Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 14 individu dan 6 kelompok masyarakat masuk dalam nominasi peraih penghargaan Kalpataru 2022. Pihak-pihak tersebut sebelumnya telah melewati proses kualifikasi yang dilakukan oleh tim dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
"Kalpataru sudah ada penetapannya. Saat ini tinggal menunggu penyerahan apresiasinya," kata Direktur Kemitraan Lingkungan (Ditjen PSKL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jo Kumala Dewi saat dihubungi, Jumat (8/7).
Seperti diketahui, penghargaan Kalpataru merupakan penghargaan tertinggi di bidang lingkungan hidup dan kehutanan yang telah dianugerahkan sejak 41 tahun lalu, tepatnya dimulai pada tahun 1980.
Pemberian Penghargaan Kalpataru bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, membuka peluang bagi berkembangnya inovasi, dan prakarsa masyarakat, serta sebagai bentuk apresiasi dan motivasi kepada individu maupun kelompok yang telah berpartisipasi aktif dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan.
Baca juga: Tahun Ini, 51 Jemaah Dibadalhajikan dan 136 Orang Disafariwukufkan
Baca juga: Epidemiolog: Anak di Atas 6 Tahun Perlu Vaksin Booster
Adapun, peraih Kalpataru 2022 digolongkan ke dalam empat kategori. Yakni kategori penyelamat lingkungan, pembina lingkungan, perintis dan pengabdi lingkungan.
Jo menjabarkan, pada kategori perintis nominasinya ialah Sri Wahyuningsih dari DI Yogyakarta. Penghargaan itu diberikan kepada Sri karena ia berhasil melakukan pemanenan dan pengolahan air hukan dengan teknologi elektrolisa.
Selain itu ada Rudi Hartono dari Kaimantan Barat yang merintis pengembangan desa wisata mangrove dan mengajak wisatawan melakukan adopsi pohon mangrove, yakni menanam mangrove yang dikombinasikan dengan sistem digital.
Selain itu ada Idris Sahidu dari NTB yang merintis penghijauan sumber air di Kecamatan Wawo dan mengembangkan madu dari lebah triguna.
Selain itu ada Daim dari Jawa Timur yang merintis penanaman lahan gundul di lereng gunung Lamongan dengan ribuan pohon pinang jawa.
Selanjutnya ialah Leni Haini dari Jambi yang merupakan IRT atlet dayung internasional yang telah bergelut membersihkan sampah Danau Sipin sebagai area waisata.
Ada pula Muhammad Ikhawan dari Sulawesi Tengah yang merintis upaya advikasi mengatasi eksploitasi karet di Maros.
Terakhir yakni Iis Rochati dari Jawa Barat yang membangun kader konservasi di wilayah Desa Penyangga Gunung Tangkuban Perahu dan Hulu DAS yang berada di Kabupaten Subang.
Pada kategori pengabdi, ada Adipda Dodi Permana dari Sumatra Selatan, yakni seorang polisi yang mencetuskan ide pendirikan bank sampah pertama di Kab Lahat, dan membuka usaha di bidang pengelolaan sampah dengan sistem ekonomi gotong royong.
Selain itu ada Zulkifli dari Maluku Utara yang memiliki Program Gemma Camtara dengan slogan bergerak bersama konservasi air tanah kita, mengajak semua pihak untuk melakukan upaya pelestarian mata air tanah di ternate utara
Selain itu ada Abigael Lomo dari Sulawesi Barat yang melakukan edukasi pertanian ramah lingkungan, pembuatan pupuk organik, pemanfaatan limbah pestisida nabati, sehingga meningkatkan produksi pertanian.
Baca juga: Kemendikbud-Ristek Siapkan Regulasi Turunan UU Pendidikan dan Layanan Psikologi
Sementara itu, di kategori pembina ada Pendeta Resely Sinampe dari Sulawesi Selatan yang melakukan pelestarian lingkungan bersama ribuan jemaat serta mengedukasi pertanian organik para kelompok tani dan warga.
Selain itu Komang Astika dari Bali yang mengoservasi terumbu karang dengan metode biorock serta membina kelompok konservasi terumbu karang di Bali, Lombok, Jawa Timur, Ambon dan Bangka
Selanjutnya ada Boro Suban Nikolaus dari Kalimantan Utara yang membentuk lembaha pemerhati dan pemberdayaan dayak punan malinau untuk mendampingi suku punan dari ancaman perusahaan kebun sawit besar.
Selain itu ada Eliza Marthen Kisaya dari Maluku yang merupakan pemangku adat muda.
Di samping individu-individu tersebut, dalam kategori penyelamat masuk sejumlah kelompok masyarakat, yakni Kelompok Tani Elok Basamo Sumatra Barat, Masyarkat Hukum Adat Mului Kalimantan Timur, Kelompok Tani Hutan Kofarwis Papua, Sahabatn Bekantan Indonesia Kalimantan Selatan, LMDH Lawu Suko Lestari Jawa Timur dan Gerakan Ciliwung Bersih DKI Jakarta.
Selain kepada individu, penghargaan kalpataru juga akan diberikan kepada daerah-daerah di Indonesia. Dirketur Penanganan Sampah PSLB3 KLHK Novrizal Tahar mengungkapkan, penghargaan Adipura harus menjadi mandat bagi setiap daerah untuk melakukan pengelolaan sampah dan lingkungan di wilayah masing-masing.
"Ini adalah pengawasan kinerja. Sebanyak 514 kabupaten/kota kita mandatori untuk melakukan ini. Apalagi kita tahu bahwa dalam pengelolaan sampah kita harus menurunkan emisi gas rumah kaca. Kalau menggunakan landfill sebagai sistem utamanya, 2030 tidak boleh ada yang open dumping," ucap dia. (H-3)
Menurut Menteri Lingkungan Hidup, Dr. Hanif Faisol Nuroqif, di tengah ancaman kepunahan berbagai satwa endemik, penyelamatan keanekaragaman hayati adalah prioritas
Volume besar itu tentunya memperparah tekanan terhadap lahan seluas 142 hektar yang sudah menampung sampah Ibu Kota selama lebih dari tiga dekade.
Dunia saat ini tengah menghadapi tiga ancaman serius yang disebut “Triple Planetary Crisis” oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Pemerintah tekankan komitmen industri jalankan EPR demi kelola sampah plastik. Target 100% pengelolaan tercapai pada 2029 lewat kolaborasi multi-pihak.
KLHK melalui Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) menyegel empat perusahaan yang diduga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
‘’Kolaborasi, termasuk dengan kerja sama dengan pihak swasta menjadi kunci untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang efektif, bernilai ekonomis dan ramah lingkungan,”
sudah ada inovasi dalam mengatasi masalah sampah dalam skala rumah tangga hingga satu desa.
Kemenag memperkenalkan konsep ekoteologi dan peran agama sebagai sumber harmoni sosial
Analisis mendalam dampak penaburan Kapur Tohor (CaO) dalam modifikasi cuaca. Pelajari efek eksotermik, risiko alkalinitas, dan manfaat mitigasi bencana.
Ekoteologi tidak boleh berhenti sebagai wacana, tetapi harus menjadi perilaku nyata umat dalam kehidupan sehari-hari.
Industri kelapa sawit terus dipandang sebagai salah satu sektor strategis perekonomian nasional,
Di luar sanksi hukum, WALHI Sumut menekankan pentingnya agenda pemulihan ekosistem yang terencana, terukur, dan melibatkan masyarakat terdampak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved