Kamis 07 Juli 2022, 08:05 WIB

Gunakan STB Tersertifikasi, Kominfo: Banyak Pilihan bagi Masyarakat

Faustinus Nua | Humaniora
Gunakan STB Tersertifikasi, Kominfo: Banyak Pilihan bagi Masyarakat

ANTARA/Iggoy el Fitra
Pedagang melayani pembeli set top box (STB) TV Digital di pusat elektronik Blok AA Pasar Raya Padang, Sumatera Barat, Rabu (30/3/2022).

 

KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mendorong masyarakat menggunakan Set Top Box (STB) yang telah tersertifikasi. Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kominfo, Usman Kansong menyatakan sebanyak 36 merek STB telah mendapatkan sertifikat resmi dari pemerintah dan telah dipasarkan dengan jaminan kualitas serta harga yang terjangkau agar dapat menikmati siaran televisi digital.

“Saat ini di Kementerian Kominfo tercatat 36 merk set top box telah tersertifikasi, sehingga masyarakat memiliki banyak pilihan set top box dengan berbagai penawaran fitur dan harga,” tuturnya dalam Webinar Survei Kesiapan Masyarakat dalam Mendukung Era Baru Siaran TV Digital, Rabu (6/7).

Menurut Usman, perangkat TV digital juga telah diperdagangkan secara luas di seluruh Indonesia. Sedangkan bagi masyarakat yang masih memiliki TV analog dan belum memiliki rencana untuk mengganti dengan TV baru yang sudah menggunakan teknologi digital, dapat memasang STB agar bisa menerima siaran TV digital.

Baca juga: DPR: Perlu Pengawasan Khusus Cegah Penyelewengan Dana Lembaga Filantropi

“Terdapat alternatif selain TV terestrial yang dapat digunakan masyarakat dengan berbagai pilihan siaran lain seperti melalui TV parabola free to air, media TV berlangganan dengan satelit atau kabel hingga mengakses konten multimedia melalui layanan internet,” jelasnya.

Dirjen IKP menegaskan bahwa Indonesia mengakhiri siaran TV analog sesuai amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang Cipta Kerja. Dalam UU tersebut, paling lambat tanggal 2 November 2022 Indonesia telah bermigrasi dari siaran TV analog ke tv digital dan penghentian siaran TV analog atau Analog Switch-Off (ASO).

“Untuk selanjutnya, siaran televisi melalui terestrial sepenuhnya menggunakan teknologi digital. Bahkan sebelum adanya penetapan analog switch off dalam Undang-Undang CIpta Kerja, proses migrasi ke siaran TV digital sudah berlansung lebih dari sepuluh tahun untuk sampai ke titik ini,” ujarnya.

Dikatakannya kurun waktu yang sama negara-negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, Thailand dan Vietnam telah menyalip Indonesia dengan lebih dulu mengakhiri siaran TV analog atau ASO. Oleh karena itu, Pemerintah melakukan berbagai upaya guna menyukseskan program ASO.

“Banyak biaya yang kita keluarkan baik oleh Pemerintah maupun swasta untuk mempersiapkan ASO dengan sebaik-baiknya. Mulai dari pembangunan infrastruktur multipleksing, program siaran digital, sosialisasi dan penyiapan ekosistem perangkat TV digital,” kata dia. (H-3)

Baca Juga

AFP

Pemerintah Susun Instrumen Survei Indeks Kepuasan Jemaah Haji 1444 H

👤Zubaedah Hanum 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 01:00 WIB
Penyusunan Instrumen Survei Kepuasan Jemaah Haji mengacu pada Standar Pelayanan Minimal...
Antara

RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga, Upaya Memanusiakan Manusia

👤Despian Nurhidayat 🕔Jumat 30 September 2022, 23:55 WIB
PRAKTIK perbudakan rupanya masih berlangsung di Indonesia seperti ditampakkan dari para pekerja rumah tangga (PRT) yang belum mendapatkan...
Instagram @gytr.art

Opera Majapahit: Gayatri Sang Sri Rajapatni, Merawat Ibu Bhumi

👤 Faustinus Nua 🕔Jumat 30 September 2022, 23:50 WIB
Opera Majapahit: Gayatri Sang Sri Rajapatni akan dipentaskan untuk khalayak ramai pada Sabtu 8 Oktober 2022 di Teater Besar Taman Ismail...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya