Rabu 09 November 2022, 08:05 WIB

Pakar Komunikasi: Migrasi Siaran Analog ke Digital Beri Banyak Manfaat

Mediaindonesia.com | Humaniora
Pakar Komunikasi: Migrasi Siaran Analog ke Digital Beri Banyak Manfaat

Antara
Ilustrasi

 

Pakar ilmu komunikasi Universitas Gadjah Mada Rahayu mengatakan migrasi dari TV analog ke TV digital memberikan peluang konten siaran yang lebih beragam bagi masyarakat.

"TV yang ada sudah terlanjur dikuasai oleh sejumlah konglomerat media sehingga tidak bisa diharapkan lagi. Perlu kehadiran TV-TV baru yang dapat menyajikan konten yang lebih beragam, kreatif," kata Rahayu melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Selasa (8/11).

Selain itu, kata dia, kualitas siaran TV digital, khususnya kualitas audio-visualnya jauh lebih bagus dibanding TV analog. "Menawarkan lebih banyak variasi konten dan layanan komunikasi lainnya di luar penyiaran. Bagi pemerintah, migrasi ke TV digital juga berpotensi meningkatkan pendapatan nasional," kata dia.

Dengan jumlah spektrum frekuensi digital yang berlipat, menurut dia, dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menyelenggarakan penyiaran, terutama penyiaran komunitas dan penyiaran publik yang selama ini cenderung terabaikan.

Jumlah spektrum frekuensi yang banyak, lanjut Rahayu, juga memungkinkan dimanfaatkan untuk mengembangkan atau meningkatkan layanan komunikasi bencana. "Seperti di Jepang, komunikasi terkait mitigasi bencana memanfaatkan penyiaran televisi untuk dapat menjangkau masyarakat luas," ujar ketua Prodi Magister Ilmu Komunikasi Fisipol UGM ini.

Kondisi ini berbeda dengan frekuensi analog selama ini yang tidak mampu memenuhi permintaan pendirian TV baru.

Migrasi analog ke digital, kata dia, bakal memunculkan usaha-usaha atau industri baru yang membuka lapangan kerja bagi masyarakat seperti pengelolaan multipleksing, produksi set-top-box, pesawat TV digital, content provider dan lain-lain.

Namun demikian, menurut Rahayu, ketersediaan set-top-box (STB) di pasaran tidak selalu ada, kalaupun ada tidak sesuai dengan standar STB yang ditetapkan oleh Kominfo. "Harapan kita pemerintah perlu memastikan distribusi set-top-box menjangkau masyarakat yang memerlukan," kata dia. (Ant/OL-12)

Baca Juga

Antara

Jokowi Genjot Pembangunan Infrastruktur Digital untuk Tingkatkan Kualitas SDM

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 01 Desember 2022, 12:35 WIB
Menurutnya hal itu sebagai langkah yang tepat di tengah distrupsi digital yang melaju sangat cepat guna melahirkan SDM unggul dan berdaya...
dok.humas kemendes

Di HBT ke-72, Gus Halim : Transmigrasi Tidak Bisa Dilepaskan dari Spiritualitas

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 01 Desember 2022, 10:55 WIB
MENDES PDT Abdul Halim Iskandar menyatakan Program Transmigrasi tidak bisa dilepaskan dari...
AFP

14.490 Rumah Rusak Akibat Gempa di Cianjur akan Direhabilitasi

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Kamis 01 Desember 2022, 10:40 WIB
Sebanyak 14.490 rumah yang terdata kerusakannya dan telah diverifikasi oleh BNPB akan dilakukan rekontruksi pascagempa Cianjur Jawa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya