Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH sukses penyelenggaraan di tahun 2019, 2020, dan 2021, di tahun ini Nyalanesia kembali meluncurkan rekrutmen Sosialisator Program Literasi Nasional (SPL Nasional).
"SPL Nasional adalah penggerak literasi nasional yang dibentuk, dilatih dan dikembangkan oleh Tim Nyalanesia dengan tujuan guna melakukan percepatan sosialisasi dan pengembangan gerakan literasi nasional serta pengembangan kompetensi penggerak literasi hingga ke pelosok negeri," ujar Afirin Nurdin, selaku Ketua SPL Nasional 2022 dalam keterangan pers, Selasa (14/6).
Dalam menjawab tantangan zaman dan menuju Indonesia Emas 2045, peningkatan budaya literasi mutlak dibutuhkan.
Kompetensi berliterasi penting untuk dimiliki masyarakat Indonesia guna menjadi pondasi pengembangan kualitas SDM secara menyeluruh. Terutama bagi para pelajar dan guru-guru di Indonesia.
Semenjak diresmikannya program Gerakan Literasi Nasional, ada banyak program-program literasi yang bermunculan yang diinisiasi oleh pemerintah maupun swasta.
Salah satu di antaranya adalah Nyalanesia yang selama beberapa tahun ke belakang sukses membantu ribuan sekolah.
"Melalui program Gerakan Sekolah Menulis Buku Nasional (GSMB Nasional), Nyalanesia berhasil menerbitkan lebih dari 4.200 judul buku karya para pelajar dan guru dari seluruh Indonesia," jelas Afirin.
Baca juga: Gandeng LSM, Aice Dukung Peningkatan Budaya Literasi Siswa SD
Kesuksesan Nyalanesia dalam menyukseskan program yang sejalan dengan Gerakan Literasi Sekolah ini, tak lepas dari peran penting SPL Nasional yang tersebar di berbagai daerah. Melalui program SPL Nasional,
"Nyalanesia akan memilih 100 pegiat literasi untuk dilatih dan dikembangkan hingga mampu secara profesional mensosialisasikan program-program literasi Nyalanesia sekaligus membangun kolaborasi dengan ribuan sekolah di Indonesia," kata Afirin.
Program literasi yang akan dikampanyekan oleh 100 SPL Nasional adalah program GSMB Nasional yang kini telah memasuki tahun ke-7 penyelenggaraan.
"Dibutuhkan gerakan semesta untuk mengembangkan literasi di seluruh wilayah Indonesia," katanya.
"Pembentukan SPL Nasional yang ditempatkan di berbagai daerah, menjadi jalan pintas untuk mengakselerasinya, sehingga kita mungkin bisa merasakan hasilnya beberapa tahun lebih cepat dari yang semestinya,” imbuh Arifin Nurdin.
Pada tahun 2021 lalu, SPL Nasional Angkatan III berhasil memfasilitasi lebih dari 54.000 pendidik dan peserta didik dari berbagai wilayah di Indonesia untuk berkarya dan mengembangkan kompetensinya melalui program GSMB Nasional 2021.
Para penggerak literasi yang tergabung dalam SPL Nasional ini tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua.
“Indonesia sebenarnya memiliki puluhan ribu penggerak literasi dengan kompetensi dan dedikasi yang tinggi. Namun, mayoritas berjalan sendiri-sendiri," terang Lenang Manggala, Pendiri Nyalanesia.
"Melalui program SPL Nasional dan GSMB Nasional, kami berupaya menjadi simpul kolaborasi, fasilitator, dan pemberdaya ekonomi. Kami ingin para pendidik dan pegiat literasi bisa lebih berdaya secara materi dan non-materi,” ujar Lenang.
Setelah sukses di tahun-tahun sebelumnya, Nyalanesia mengundang para pegiat literasi dan pendidik di Indonesia yang memiliki minat serta kompetensi dalam bidang literasi, untuk menjadi bagian dari keluarga besar SPL Nasional Angkatan IV.
Dengan periode masa bakti selama 3 bulan, diharapkan 100 SPL Nasional dapat berhasil meningkatkan budaya literasi dan mutu pendidikan di kota/kabupaten yang menjadi domisilinya. Pendaftaran SPL Nasional masih dibuka hingga 30 Juni 2022 melalui laman www.penggerakliterasi.id. (RO/OL-09)
TANTANGAN pendidikan di era disrupsi teknologi disoroti. Generasi sekarang dinilai mandiri secara digital tetapi rentan di bidang sosial dan emosional.
PT AXA Mandiri Financial Services menyalurkan lebih dari Rp250 juta surplus underwriting asuransi syariah tahun buku 2024 kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Lestari Moerdijat mendorong kesinambungan sektor pendidikan dan dunia usaha untuk menjawab tantangan sosial dan sektor ekonomi yang meningkat dalam proses pembangunan.
Insiden viral pengeroyokan guru oleh wali murid di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, menjadi alarm keras darurat kekerasan di dunia pendidikan Indonesia.
PROFESI dokter sejak awal berdiri bukanlah profesi ekonomi. Ia bukan lahir dari logika pasar, tetapi dari etika pertolongan.
DUNIA pendidikan tengah sakit. Gejalanya bukan hanya kesenjangan dan kualitas yang timpang, melainkan juga kegagalan mendasar: ia tidak lagi relevan dengan denyut nadi kehidupan.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Sharing Happiness, Guruverse.id, dan ACF Eduhub sebagai mitra pelaksana.
Sebagian siswa cenderung terlalu dimanja dan setiap persoalan kecil dilaporkan kepada orang tua, bahkan berujung pada kriminalisasi guru.
KEGELISAHAN guru terhadap kehadiran teknologi di ruang kelas kerap dianggap sebagai gejala baru.
Guru dan mahasiswa dilibatkan dalam pendidikan gizi di sekolah penerima MBG untuk meningkatkan kesadaran nutrisi dan mengoptimalkan konsumsi makanan siswa.
Saat harga tiket masuk ke museum murah saja, faktanya minat publik untuk wisata edukasi masih rendah.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengatakan kementeriannya memberikan bantuan kepada ribuan guru korban bencana Sumatra berupa banjir bandang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved