Minggu 12 Juni 2022, 19:34 WIB

Satgas Minta Fasilitas Kesehatan Waspadai Penyebaran Subvarian Omikron BA.4 dan BA.5

Atalya Puspa | Humaniora
Satgas Minta Fasilitas Kesehatan Waspadai Penyebaran Subvarian Omikron BA.4 dan BA.5

Dok. Kemenkes
Hingga Jumat (10/6) terdapat 9 pasien yang terkonfirmasi varian BA.4 dan BA.5 di Indonesia

 

KEPALA Sub Bidang Dukungan Kesehatan Darurat Satgas Covid-19 Alexander Kaliaga Ginting mengungkapkan, dalam rangka menghadapi subvarian omikron BA.4 dan BA.5 yang ada di Indonesia, seluruh pelayanan kesehatan diminta untuk mewaspadai varian tersebut.

"Kendati pada hari Jumat (10/6) Kemenkes mengonfirmasi masuknya varian baru omikron dengan total empat kasus, yaitu subvarian BA.4 dan BA.5. dan 4 kasus baru ini dilaporkan pertama di Bali, untuk itu diminta kepada semua pelayanah kesehatan dan lab virologi agar meningkatkan kewaspadaan dengan memantau ketat subvarian baru ini," kata Alexander saat dihubungi, Minggu (12/6).

Diketahui, hingga Jumat (10/6) terdapat 9 pasien yang terkonfirmasi varian BA.4 dan BA.5 di Indonesia. Adapun, sebanyak lima orang berasal dari Jakarta dan empat orang dari Bali.

Baca jugaSudah 13 Jemaah Haji yang Sakit di Arab Saudi

Baca jugaVarian Omikron BA.4 dan BA.5 Masuk Indonesia, Ini Gejalanya

Saat ini sendiri, Alexander menyatakan bahwa pemerintah belum melakukan pelonggaran sepenuhnya pada aktivitas publik. Pasalya, sampai saat ini Indonesia masih berada di PPKM level 1 dan 2.

Dengan demikian, masyarakat harus tetap waspada dengan tetap menjaga protokol kesehatan dan vaksinasi booster mengingat pandemi belum sepenuhnya berakhir.

Namun demikian, adanya varian baru tersebut diyakini Alexander belum sampai membuat situasi covid-19 di Indonesia memburuk. Pasalnya, sampai saat ini positivity rate masih rendah 10 Juni 2022 Positivity Rate Harian 1,43%, 7DMA Positivity Rate 1,02%% dan BOR RS masih terkendali di angka BOR 1,37 %. "Itu semuanya masih dibawah angka indikstor yang ditetapkan WHO," kata dia.

"Masyarakat tidak perlu panik namun tetap waspada dan kata kunci menghadapi situasi pandemi yang dinamis adalah dengan tetap menjaga kebiasaan hidup sehat. Vaksinasi booster untuk melindungi masyarakat menjadi kunci mengendalikan penyebaran," pungkas Alexander. 

Baca Juga

Unsplash/ Jiachen Lin

Gerakan Makan Tanpa Sisa Targetkan Kurangi 14 Ton Sampah

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 27 September 2022, 11:30 WIB
Gerakan Makan Tanpa Sisa, yang diharap bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengurangi sampah, menargetkan 14 ton sampah makanan...
dok.ist

Di Panti Asuhan Binaan Konghucu, Korlantas Bagikan Paket Sembako

👤Selamat Saragih 🕔Selasa 27 September 2022, 11:30 WIB
Korlantas Polri menyambangi Panti Asuhan Binaan Khonghucu, Klenteng Bio Hok Tek Tjeng Sin, Kebayoran Lama,...
MI/Dwi Apriani

Kemenkes Izinkan Vaksinasi Covid-19 bagi WNA di Indonesia

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Selasa 27 September 2022, 11:29 WIB
“Ini salah satu upaya kami untuk memastikan WNA yang tinggal atau menetap sementara dan permanen mendapatkan kemudahan akses...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya