Minggu 29 Mei 2022, 19:31 WIB

Akselerasi Penanggulangan Stunting Butuh Kolaborasi

Mediaindonesia.com | Humaniora
Akselerasi Penanggulangan Stunting Butuh Kolaborasi

Dok Yayasan Dharma Bakti Lestari.
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat.

 

KOLABORASI antara para  pemangku kepentingan sangat penting untuk mengakselerasi upaya pencegahan dan menanggulangi kasus stunting di tanah air. 

"Untuk menanggulangi dengan segera kasus-kasus stunting di tanah air memang membutuhkan kerja sama semua pihak dalam meningkatkan kualitas hidup setiap keluarga di Indonesia," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Minggu (29/5). 

Baca juga: Wujudkan Pendidikan Tinggi Bebas Narkoba, Dirjen Diktiristek Lantik Pengurus DPP Artipena

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo, dalam satu kesempatan mengungkapkan sebanyak 21,9 juta keluarga di Indonesia teridentifikasi sebagai keluarga berisiko stunting. 

Karena itu, BKKBN terus berupaya menurunkan angka stunting lewat pelayanan Keluarga Berencana (KB) di setiap daerah. 

Menurut Lestari, mengakselerasi langkah penanggulangan stunting lewat berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas hidup setiap keluarga merupakan langkah yang strategis. 

BKKBN sebagai salah satu lembaga yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga lewat pendekatan kesehatan dan pemenuhan gizi keluarga, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, harus mendapat dukungan dari para pemangku kepentingan. 

Upaya meningkatkan kualitas hidup keluarga, jelas Rerie, tidak hanya sekadar memberi pengetahuan tentang pentingnya pemenuhan gizi keluarga.

Namun lebih dari itu, tegas Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, bagaimana cara agar keluarga itu dapat memenuhi kecukupan gizi bagi anggota keluargannya menjadi penting.

Sejumlah pendekatan agar setiap keluarga di Indonesia bisa memenuhi kecukupan gizi keluarga, menurut Rerie, bisa dilakukan lewat upaya peningkatan ekonomi keluarga dan kemampuan keluarga memanfaatkan sumber-sumber gizi yang ada di sekitar tempat tinggalnya. 

Kompleksnya permasalahan yang dihadapi dalam penanggulangan stunting, tegasnya, membutuhkan dukungan dan kerja bersama semua pihak untuk mengakselerasi target penurunan kasus stunting di tanah air. (RO/OL-6)

Baca Juga

dok.ist

Tekan Deforestasi, Plana Usung Produk Non-Kayu

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 27 Juni 2022, 08:05 WIB
MEMBAWA misi menekan laju deforestasi dan turut mengurangi sampah plastik, Plana meluncurkan produk yang terbuat dari sekam gabah padi dan...
dok.panitia

Sumatra Utara Juara Umum Pesparawi Nasional XIII

👤Ardi T Hardi 🕔Senin 27 Juni 2022, 07:55 WIB
PESTA Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIII secara resmi ditutup, kontingen Sumut juara umum dan berhak membawa Pila Bergilir...
DOK Sahabat Ganjar

ITS Surabaya Juara Hackaton 2022 Jawa Timur

👤Widhoroso 🕔Minggu 26 Juni 2022, 22:14 WIB
TIM Victorits dari Institut Teknologi Sepuluh November, Surabaya, meraih juara ajang Hackathon 2022 Jawa Timur yang berakhir Minggu...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya