Senin 09 Mei 2022, 20:37 WIB

Luhut: Penanganan Pandemi Semakin Baik, Pemerintah Longgarkan Aturan PPKM

Andhika Prasetyo | Humaniora
Luhut: Penanganan Pandemi Semakin Baik, Pemerintah Longgarkan Aturan PPKM

Antara
Luhut Binsar Pandjaitan

 

PENANGANAN pandemi covid-19 yang terus membaik membuat pemerintah semakin percaya diri dalam melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan ekonomi.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan memastikan pemerintah akan merelaksasi sejumlah aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Relaksasi aturan PPKM akan terus dipermudah dan dilonggarkan namun tetap dan terus mengikuti standar protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah," ujar Luhut di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (9/5).

Adapun, detil aturan pelonggaran akan dituangkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri atau Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 yang akan dikeluarkan dalam waktu dekat.

Luhut mengungkapkan kebijakan-kebijakan yang telah dikeluarkan pemerintah selama ini telah menunjukkan hasil efektif. Itu terlihat dari jumlah kasus harian yang tercatat selalu di bawah 1.000 dalam 25 hari berturut-turut.

Tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit juga hanya tersisa 2% dan positivity rate berada dibawah 0,7%.

Seluruh perbaikan indikator dari sisi kesehatan masyarakat tentu juga memberi dampak baik terhadap perekonomian nasional.

Keberanian dan ketegasan pemerintah dalam mengeluarkan setiap kebijakan, termasuk terkait pelaksanaan mudik dan perayaan lebaran, membuat Indonesia berada di jalur pemulihan yang tepat.

"Momen Idul Fitri memberikan pemulihan aktivitas ekonomi yang begitu tinggi. Mobilitas masyarakat terjadi sangat cepat pada periode tersebut. Indeks Belanja Mandiri meningkat hingga 31% lebih tinggi dibandingkan puncak lebaran 2021 lalu," tuturnya.

Kendati kondisi kesehatan dan perekonomian terus membaik, pemerintah menegaskan masih akan terus menerapkan aturan PPKM di Jawa dan Bali hingga waktu yang masih belum ditentukan.

"Kita akan mengikuti hasil evaluasi secara reguler yang dipimpin langsung oleh presiden," sambung Luhut.

Pemerintah juga akan memantau pergerakan kasus dalam dua pekan ke depan dengan memperkuat testing dan tracing.

Langkah itu dilakukan demi mencegah penyebaran virus pascamudik tahun ini.

"Kami juga mengimbau pengusaha untuk mengoptimalkan WFH selama beberapa waktu ke depan untuk mengurangi risiko penyebaran virus," pungkasnya. (OL-8)

Baca Juga

Dok. Pribadi

Mahasiwa Penyandang Disabilitas Ini Dinobatkan Jadi Wisudawan Berprestasi Untar 

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 16 Mei 2022, 23:36 WIB
Pada wisuda tersebut, mahasiswa S2 Psikologi Terapan Untar, Andre Genta Sanjaya berhasil meraih penghargaan wisudawan...
Unair

Cegah Penularan Penyakit Mulut dan Kuku, Pakar Beberkan Cara Disinfeksi

👤Zubaedah Hanum 🕔Senin 16 Mei 2022, 23:30 WIB
Fedik Abdul Rantam mengingatkan pentingnya upaya disinfeksi di kawasan lingkungan...
Istimewa

UGM Hasilkan Ratusan Permohonan Paten Baru, Terbanyak Bidang Kimia Hayati

👤Zubaedah Hanum 🕔Senin 16 Mei 2022, 23:05 WIB
UGM mendapat penghargaan World Intellectual Property Organization (WIPO) Intellectual Property Enterprise Medal karena berhasil...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya