Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
STARTUP edutech Cakap, turut berinisiasi untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan yang siap kerja. Sebagai perusahaan edukasi berbasis teknologi, Cakap mengambil peran untuk berkontribusi dalam mempercepat pembangunan sumber daya manusia di Indonesia.
Dalam komitmennya, CEO dan Co-Founder Cakap, Tomy Yunus, mengatakan pihaknya terus mengembangkan program melalui kelas-kelas upskill dan bahasa untuk ditujukan kepada anak-anak Indonesia mulai dari wilayah perkotaan sampai wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
"Sampai saat ini Cakap telah menjangkau 95 kota di 34 provinsi Indonesia. Termasuk daerah terluar seperti Sabang, Sumba dan Halmahera," kata Tomy ketika dihubungi dalam rangka "3 Tahun Anniversary CAKAP" di Jakarta, Jum'at (22/4).
Baca juga:BNPB: Banjir Melanda Desa Dawuan Tengah di Wilayah Karawang Berangsur Surut
Cakap merupakan salah satu platform Edutech di Indonesia yang mengembangkan pembelajaran online dengan interaksi dua arah antara siswa dan guru profesional melalui panggilan video dan percakapan teks.
Selain fokus memberikan pendidikan untuk murid, Tomy menyampaikan Cakap juga ingin memperbaiki kualitas pengajar di Indonesia. Ia mengungkapkan melalui program Teacher Academy, para guru yang akan menjadi pengajar dibekali pemahaman mengenai pedagogi pendidikan serta kelas etik.
Setidaknya, kata Tomy, saat ini Cakap telah memiliki 1000 lebih pengajar bahasa online. Melalui program Teacher Academy itu pula para pengajar dibekali literasi digital agar mampu menguasai medan kelas online.
“Kita sudah punya lebih dari 1000 pengajar bahasa online yang mengajar di aplikasi Cakap. Iya, kita berikan kelas berupa teaching pedagogy, kita berikan juga class ethics, lalu juga literasi digital juga bagaimana untuk bisa mengajar online secara lancar. Maupun juga mengatasi technical problem di dalam kelas,” imbuh Tomy.
Sementara itu, Celillia Ong, yang juga merupakan Co-Founder Cakap, mengatakan platform ini juga mengedepankan akses kesetaraan pendidikan. Ia mengungkapkan, tidak ada pembatasan gender, daerah maupun jarak. Semua orang berhak mendapatkan pendidikan dan akses yang sama.
“Cakap untuk Bangsa, sebuah program yang menyediakan akses kesetaraan pendidikan berkualitas di Indonesia. Pemberdayaan yang dilakukan tidak hanya dilakukan terhadap kaum pelajar, tetapi juga terhadap tenaga pendidikan dan kaum perempuan. Tanpa pembatasan gender, daerah maupun jarak,” tutur Celillia.
Salah satu pemberdayaan yang telah dilakukan Cakap ialah dengan memberdayakan bidang pariwisata di Nusa Tenggara Timur. Celillia menuturkan Cakap bekerjasama dengan pihak pemerintah daerah untuk meningkatkan sektor hospitality.
“Kita melakukan pemberdayaan lokal di bidang pariwisata di NTT. Kami bekerjasama dengan pemda untuk meningkatkan kualitas hospitality. Baik dari sisi keterampilan maupun kemampuan berbahasa,” tandasnya. (H-3)
Institusi pendidikan tidak boleh sekadar menjadi penonton di tengah dinamika dunia yang bergerak cepat.
Universitas Pembangunan Jaya menggelar seminar internasional membahas peran AI dalam transformasi pendidikan tinggi bersama akademisi Indonesia, Malaysia, dan Taiwan.
SELAMA puluhan tahun, Indonesia terjebak dalam delusi bahwa mutu pendidikan bisa ditingkatkan hanya dengan menyuntikkan dana ke sekolah atau mengganti label kurikulum
Sekretaris Kabinet menjelaskan bahwa anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 % dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sesuai amanat konstitusi.
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak mengurangi anggaran pembangunan infrastruktur pendidikan dalam APBN.
Interaksi lintas budaya serta kesempatan membangun global networking diharapkan dapat memperluas wawasan sekaligus memperkuat kesiapan mereka dalam memulai karier profesional.
BENTROK antarwarga akibat konflik lahan di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, pecah pada Jumat (6/3). Kericuhan melibatkan warga empat desa.
Bentrokan warga pecah di Adonara Timur, Flores Timur (6/3/2026). 3 warga luka tembak senjata rakitan & sejumlah rumah terbakar akibat sengketa lahan.
ABB di Indonesia menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan dengan berkolaborasi bersama Happy Hearts Indonesia (HHI) melalui program “Water for All”.
GUBERNUR NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, mengungkap potensi dampak serius terhadap sekitar 9 ribu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkup Pemprov NTT.
KEMENTERIAN Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) mengawal proses pemulangan 13 korban dugaan TPPO asal Jabar yang ditemukan di Kabupaten Sikka.
Dalam perkara ini, penyidik Polres Belu menerapkan Pasal 473 ayat (4) KUHP sebagaimana disesuaikan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved