Jumat 01 April 2022, 13:41 WIB

Kemendikbud-Ristek Luncurkan Platform Rapor Pendidikan Indonesia

Faustinus Nua | Humaniora
Kemendikbud-Ristek Luncurkan Platform Rapor Pendidikan Indonesia

ANTARA/ GALIH PRADIPTA
Mendikbud-Ristek Nadiem Makarim mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/1/2022)

 

MENTERI Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud-Ristek) Nadiem Makarim hari ini meluncurkan Rapor Pendidikan Indonesia sebagai terobosan Merdeka Belajar Episode ke-19. Rapor Pendidikan Indonesia ini merupakan langkah tindak lanjut dari Asesmen Nasional (AN) yang diluncurkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) sebagai Merdeka Belajar Episode Pertama.

“Asesmen Nasional telah menjadi sistem evaluasi pendidikan mutakhir yang berfokus pada kompetensi literasi, numerasi, karakter, dan kondisi lingkungan belajar yang mendukung proses pembelajaran yang efektif,” kata Nadiem dalam peluncuran Merdeka Belajar Episode ke-19, Jumat (1/4).

Penerapan AN sejalan dengan prinsip Kemendikbud-Ristek, yaitu mengakselerasi transformasi pendidikan Indonesia, terutama dalam hal evaluasi pendidikan. Dijelaskan Nadiem bahwa penekanan dalam penerapan AN adalah evaluasi yang berorientasi pada mutu, sistem dan pengumpulan informasi yang terintegrasi, serta mendorong refleksi dan perbaikan, bukan sekadar hasil akhir.

Baca juga: Pemerintah akan Siapkan Regulasi Dana Bantuan Korban Kekerasan Seksual

Baca juga: Peserta Vaksinasi Bomba Grup dan Seknas Jokowi Lampaui Target

“Sekarang kami menghadirkan platform Rapor Pendidikan yang berisi laporan hasil Asesmen Nasional secara komprehensif dan analisis lintas sektor yang holistik untuk masing-masing satuan pendidikan dan daerah,” imbuhnya.

Rapor Pendidikan sebagai sebuah platform, mengintegrasikan berbagai data pendidikan untuk membantu satuan pendidikan dan dinas pendidikan mengidentifikasi capaian pembelajaran. Selain itu juga untuk bisa mengetahui akar masalah, melakukan refleksi, dan kemudian merancang strategi pembenahan berbasis data.

“Fungsi dari Rapor Pendidikan adalah sebagai bahan refleksi dan identifikasi persoalan bagi masing-masing satuan pendidikan dan dinas pendidikan, untuk menyusun rencana perbaikan secara lebih tepat dan berbasis data,” jelas Nadiem.

Nadiem pada peluncuran Merdeka Belajar Episode ke-19 juga mengajak para pemangku kepentingan untuk segera menjadikan Rapor Pendidikan sebagai landasan bagi semua untuk melakukan evaluasi dan perbaikan di satuan pendidikan masing-masing.

“Mari kita gunakan Rapor Pendidikan untuk mengidentifikasi akar permasalahan di masing-masing satuan pendidikan dan daerah, merefleksikan hasil Rapor Pendidikan berbasis data, dan bersama-sama kita benahi dunia pendidikan Indonesia secara menyeluruh. Dengan Rapor Pendidikan, mari kita bersama-sama mewujudkan Merdeka Belajar,” pungkasnya. (H-3)

Baca Juga

Pexels

Gejala Penyakit Jantung Bawaan Ternyata Tergantung Usia

👤Basuki Eka Purnama 🕔Jumat 30 September 2022, 14:15 WIB
Anak-anak yang sering masuk rumah sakit dengan pneumonia atau infeksi saluran napas bawah, perlu dicurigai menderita penyakit jantung...
verywell

Asupan Air Penting untuk Perkembangan Organ Anak

👤Basuki Eka Purnama 🕔Jumat 30 September 2022, 14:00 WIB
Anak punya kebutuhan metabolisme lebih tinggi dibandingkan orang dewasa sebagai dampak dari tumbuh kembang...
DOK/UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BANDUNG

Universitas Muhammadiyah Bandung Kukuhkan Mahasiswa Baru. Ini 4 Amanat Rektor

👤Media Indonesia 🕔Jumat 30 September 2022, 13:45 WIB
Rektor mengingatkan peningkatan kesadaran teknologi informasi merupakan suatu keniscayaan dalam menghadapi era disrupsi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya