Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGHADAPI Ramadan dan Idulfitri 1443 Hijriyah, ruas-ruas infrastruktur jalan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terus dibenahi. Upaya itu dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pengendara, termasuk pemudik.
Seperti penanganan ruas infrastruktur jalan di UPTD Pemeliharaan Jalan Wilayah VI Ciranjang. Ruas-ruas jalan di wilayah tersebut kerap jadi alternatif lantaran terdapat beberapa spot kemacetan di jalur utama.
Kepala UPTD Pemeliharaan Jalan Wilayah VI Ciranjang, Erma Darmawan, menjelaskan jalur alternatif merupakan salah satu titik ruas jalan yang saat ini sedang dalam penanganan. Jalur tersebut memang difokuskan menghadapi Ramadan hingga Lebaran nanti.
"Mobilitas masyarakat, terutama pengendara dipastikan tinggi saat Ramadan. Dampaknya terjadi kemacetan. Makanya, di wilayah kami ada jalur alternatif yang bisa digunakan untuk mengurai kemacetan. Insya Allah akan ditangani pertengahan bulan ini," terang Erma ditemui di kantornya, Rabu (30/3).
Salah satu titiknya berada di ruas jalan Hegarmanah-Cikoronyo. Erma berharap dengan penanganan ruas-ruas jalan melalui pemeliharaan rutin bisa memberikan kenyamanan bagi para pengendara. "Ruas jalan alternatif itu (Hergamanah-Cikoronyo) lebih kurang sepanjang 600 meter," ujarnya.
UPTD Pemeliharaan Jalan Wilayah VI Ciranjang menangani ruas-ruas jalan dan drainase yang berada di Kecamatan Ciranjang, Haurwangi, dan Bojongpicung. Panjangnya mencapai 73,622 kilometer yang berada di 25 titik ruas jalan. "Setiap bulan kami targetkan menangani lima titik ruas jalan. Jadi itu rutin kami lakukan," sebutnya.
Skema penanganan ruas jalan seperti itu, kata Erma, sejauh ini cukup efektif. Dampaknya, tingkat kemantapan infrastruktur jalan di UPTD Pemeliharaan Jalan Wilayah VI Ciranjang, sejauh ini sudah berada di kisaran 65%.
"Hasil dari bimtek (bimbingan teknis), di UPTD Pemeliharaan Jalan Wilayah VI Ciranjang ini, tingkat kemantapan jalan sudah mencapai di atas 65%," ungkap Erma.
Erma tak memungkiri masih ada titik ruas jalan yang kondisinya butuh penanganan. Seperti yang berada di ruas jalan Sindangjaya-Calingcing sepanjang 2,8 kilometer. "Cuma ruas jalan itu saja (Sindangjaya-Calingcing) yang kondisinya masih butuh penanganan," jelasnya. (OL-15)
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Pendapatan normal Jawa Barat di angka Rp26,9 triliun.
BUPATI Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa kabar soal ratusan korban akibat adanya asap di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tidak benar.
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Hampir Rp3 triliun ruang fiskal APBD 2026 tergerus.
Inovasi teknologi migas kembali diadaptasi PT Pertamina Gas (Pertagas) untuk menjawab persoalan dasar masyarakat desa, khususnya dalam menjaga infrastruktur pipa air.
Banyak perumahan gagal dihuni akibat minim infrastruktur dasar. Wamen PU menegaskan hunian harus terintegrasi, akademisi sebut kumuh akibat sistem.
Ekspansi proyek perumahan nasional dan percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) membuka peluang besar bagi industri penyedia material mechanical, electrical & plumbing (MEP).
Pemkab Bekasi menetapkan pelebaran Jalan Raya Pilar-Sukatani sebagai prioritas 2026. Anggaran ratusan miliar disiapkan untuk pembebasan lahan demi mengurai kemacetan kronis.
Menutup tahun 2025, Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) melihat perjalanan kawasan industri sebagai cermin dinamika ekonomi Indonesia yang terus bergerak.
Presiden menekankan bahwa percepatan penyelesaian infrastruktur penghubung bersifat vital demi memulihkan mobilitas warga dan distribusi logistik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved