Jumat 11 Maret 2022, 14:46 WIB

Rerie Ingatkan untuk Atasi Ancaman Stunting Secara Berkelanjutan dan Terukur

mediaindonesia.com | Humaniora
Rerie Ingatkan untuk Atasi Ancaman Stunting Secara Berkelanjutan dan Terukur

ANTARA FOTO/Nyoman Hendra
Ilustrasi: Petugas kesehatan mengukur dan manimbang bayi sebagi upaya pemantauan tumbuh kembang

 

PARA pemangku kepentingan harus memberi perhatian serius terhadap masa depan generasi penerus bangsa dari ancaman stunting di Tanah Air. Upaya yang berkelanjutan dan terukur dalam penanganan stunting sangat diperlukan.

"Pandemi Covid-19 ini memang membuat banyak pihak di berbagai sektor kehilangan fokus dalam upaya mengatasi kendala di bidangnya masing-masing. Kondisi pemenuhan gizi balita harus terus menjadi fokus penanganan agar generasi penerus bangsa terhindar dari ancaman stunting," kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Jumat (11/3). 

Data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyebutkan saat ini Indonesia masih memiliki angka prevalensi stunting yang tinggi, yaitu 24,4% artinya 1 dari 4 anak di Tanah Air stunting. Angka tersebut masih di atas angka standar yang ditoleransi WHO, yaitu di bawah 20%.

Menurut Lestari, catatan 1 dari 4 anak Indonesia mengalami stunting merupakan kondisi yang harus ditangani segera, agar berbagai potensi yang dimiliki generasi penerus bangsa dapat dikembangkan secara maksimal.

Legislator yang karib disapa Rerie ini menyebut butuh kerja sama semua pihak mulai dari masyarakat di lingkup keluarga hingga para pemangku kepentingan di tingkat pemerintah pusat. Pengetahuan masyarakat tentang pentingnya gizi yang baik bagi Balita harus terus ditingkatkan dan disosialisasikan.

Baca juga: Pemprov Banten Kerahkan 53 Ribu kader Tanggani Stunting

Sehingga, ujarnya, setiap keluarga di tanah air memahami apa yang wajib diberikan agar setiap anggota keluarganya memiliki kecukupan gizi yang baik. 

Rerie, yang juga anggota Majelis Tinggi Partai NasDem, meminta para pemangku kepentingan di tanah air segera mengambil langkah-langkah yang strategis dan terukur dalam upaya menekan angka stunting di Indonesia.

Untuk mengakselerasi upaya menekan angka prevalensi stunting, Rerie menilai keterlibatan berbagai pihak dari pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas dan media sangat diperlukan. 

Sehingga, diperlukan pemahaman yang sama dari berbagai pihak agar terjadi kolaborasi yang baik dalam merealisasikan generasi penerus bangsa yang memiliki kecukupan gizi yang baik.(RO/OL-5)

Baca Juga

MI/Susanto

Ini 3 Pesan Penting untuk Kurangi Angka Kematian Jemaah Saat Armuzna

👤Dinda Shabrina 🕔Selasa 05 Juli 2022, 10:41 WIB
3 hal penting jelang Armuzna yakni tenaga kesehatan haji diminta mengawal ketat 30 jemaah risiko tinggi, skrining kesehatan ketat serta...
MI/RAMDANI

Antisipasi Kenaikan Kasus, Prokes dan Booster Wajib Ditegakkan Kembali

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Selasa 05 Juli 2022, 10:40 WIB
Pemerintah mensyaratkan wajib booster covid-19 untuk kegiatan atau aktivitas berskala...
ANTARA/Syaiful Arif

Diundang Kerajaan Arab Saudi, Wapres dan Istri Berangkat HajiĀ 

👤Kautsar Widya Prabowo 🕔Selasa 05 Juli 2022, 10:23 WIB
Undangan Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud untuk Wapres disampaikan melalui Duta Besar Saudi Arabia untuk Indonesia, Esam A Abid...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya