Jumat 11 Maret 2022, 13:36 WIB

Sinergi Bantu Pasien Ginjal Dapat Akses Informasi dan Layanan Dialisis

mediaindonesia.com | Humaniora
Sinergi Bantu Pasien Ginjal Dapat Akses Informasi dan Layanan Dialisis

Ist
klikdialisis.com dan Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) melakukan penandatangan nota kesapahama untuk bersinergi.

 

PADA Jumat (11/3) bersamaan dengan pekan diperingatinya hari ginjal sedunia (World Kidney Day), menjadi momentum baik dalam mewujudkan kerja nyata dan kolaborasi antara klikdialisis.com salah satu platform aplikasi di bidang kesehatan dan Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI).

Kedua pihak melakukan penandatanganan nota kesepahaman yang berjudul Sinergi dalam peningkatan akses informasi kesehatan ginjal dan layanan dialisis bagi pasien di Indonesia.

Hari Ginjal Sedunia 2022 yang diperingati secara global mengangkat tema “Ginjal Sehat untuk Semua: Menjembatani Kesenjangan Pengetahuan untuk Kesehatan Ginjal yang Lebih Baik”.

Tema itu mengajak seluruh pihak dalam berperan menjembatani akses informasi dan pengetahuan yang lebih baik untuk Kesehatan ginjal.

Berdasarkan laporan dari Indonesia Renal Registry tahun 2020 jumlah pasien dialisis aktif pada tahun tersebut berjumlah 130.931 pasien, terjadi penurunan pasien sebanyak lebih dari 50 ribu pasien yang terjadi karena dampak dari meningkatnya mortalitas pasien pada saat pandemi covid-19,dan pasien baru tercatat 61.786 pasien di 2020.

Baca juga: Perkuat Layanan PAUD HI untuk Siapkan Generasi Emas

Sebelum pandemi covid 19 peningkatan pasien berkisar di pertumbuhan 10- 12% setiap tahunnya , yang menempatkan penyakit ginjal kronis dalam peringkat lima besar beban pembiayaan Kesehatan pemerintah.

Dalam keterangan kepada pers, Jumat (11/3), Kevin Soeharli, selaku Chief Operating Officer menjelaskan bahwa Klikdialisis.com menyadari bahwa salah satu solusi dalam meningkatkan tingkat kehidupan dan kesehatan khususnya dalam keterbatasan di masa pandemi ini adalah dengan kemudahan akses.

"Saat ini, pasien dialisis yang membutuhkan tindakan harus melakukan kunjungan secara langsung ke unit dialisis untuk memastikan ketersediaan ruangan untuk mereka yang membutuhkan," jelas Kevin.

Di era teknologi informasi yang berkembang pesat saat ini dan pandemi covid-19 yang tidak kunjung usai, semestinya juga dapat mempermudah pasien dialisis untuk mencari informasi dan melakukan pemesanan layanan hemodialisis secara digital tanpa harus melakukan kunjungan ke unit dialisis.

"Oleh karena itu pihaknya mengembangkan sebuah sistem yang terintegrasi berbasis website dan aplikasi untuk mempermudah pasien mencari unit dialisis sesuai kebutuhannya," kata Kevin.

Akses bagi pasien, tidak hanya dapat menghubungi dan mendapatkan informasi yang lengkap dari fasilitas kesehatan dan atau konsultansi dokter spesialis khususnya di bidang kesehatan ginjal, tetapi juga akses untuk mendapatkan layanan dengan mudah, cepat, dan pada saat itu juga.

"Klikdialisis.com memiliki berbagai fitur pendukung untuk mempermudah pencarian informasi, pemesanan dan layanan konsultasi yang berkaitan dengan penyakit ginjal," ujar Kevin.

Dengan fitur yang di Klikdialisis.com, pasien dapat memilih lokasi unit dialisis yang terdekat dan mudah sesuai dengan kebutuhannya, deteksi lokasi menggunakan melalui sistem Geolocation, filtering kriteria layanan dialisis dan bisa disesuaikan dengan penyakit penyerta, formulir pendaftaran, layanan konsultasi dengan dokter spesialis atau sub-spesialisis yang berhubungan dengan penyakit ginjal dan akses vaskular, mengulas unit dialisis dan informasi lainnya.

“Upaya peningkatan akses layanan dialisis juga informasi kesehatan secara menyeluruh sangat dibutuhkan pasien, aplikasi klikdialisis.com yang dapat membantu pasien dalam akses informasi layanan dialisis tentunya menjadi salah satu solusi dalam terbatas nya akses informasi mengenai Kesehatan ginjal di Indonesia,” kata Tony Richard Samosir selaku Ketua Umum KPCDI.

 Bentuk dukungan dan komitmen klikdialsis.com dalam menjebatani akses informasi dan layanan dialsisis bagi pasien di Indonesia dengan melakukan nota kesepahaman dengan KPCDI.

Ruang Lingkup kerja sama terdiri dari pertama, penyediaan dan pengembangan sistem informasi Kesehatan ginjal dan layanan dialisis bagi pasien ginjal kronis di Indonesia.

Kedua, menghubungkan akses pasien dialysis dengan fasilitas penyedia layanan dialisis dan fasilitas kesehatan ginjal lainnya dengan platform klikdialisis.com.

Kedua, dukungan dalam akses informasi layanan dialisis yang dapat digunakan untuk kepentingan pasien dialisis di Indonesia.

Keempat, promosi Kesehatan ginjal dan edukasi bagi pasien dialisis di Indonesia. Klikdialisis.com berharap dapat menjadi solusi atas permasalahan akses informasi Kesehatan ginjal dan layanan dialisis bagi pasien di Indonesia. (RO/OL-09)

Baca Juga

dok.Ant

BMKG: Hari Ini Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 12 Agustus 2022, 08:47 WIB
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia hari ini, Jumat (12/8) cerah...
Dok pribadi

Kurangi Sampah Organik, Mahasiswa Undip Ajak Warga Buat Kompos Takakura  

👤Oryza Khansa Azzahra, Mahasiswa Teknik Lingkungan Undip 🕔Jumat 12 Agustus 2022, 08:35 WIB
AMPAH saat ini sampah menjadi permasalahan yang sudah mencapai skala...
Dok. Bank Syariah Indonesia

Bank Syariah Indonesia Bantu Segmen Pendidikan Islam Lewat Total Solutions

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 12 Agustus 2022, 08:20 WIB
Solusi yang disiapkan diperuntukan untuk yayasan/sekolah, owner, guru/karyawan serta wali murid sehingga menyentuh seluruh aspek...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya