Selasa 04 Januari 2022, 19:58 WIB

PPI Terus Gencarkan Upaya Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak

Widhoroso | Humaniora
PPI Terus Gencarkan Upaya Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak

DOK PPI
Ketua Umum PPI Nasional Giwo Rubianto Wiyogo

 

PENURUNAN angka kematian ibu dan bayi merupakan salah satu hal yang menjadi fokus Pita Putih Indonesia (PPI). Untuk mencapai hal itu, PPI terus berupaya menyatukan individu, organisasi, dan masyarakat luar untuk bekerja sama mengupayakan agar kehamilan dan persalinan aman bagi setiap perempuan.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum PPI Nasional Giwo Rubianto Wiyogo saat menerima kunjungan Pengurus PPI Provinsi NTB, beberapa waktu lalu. Giwo menyebut, self-care menjadi salah satu focus kegiatan Pita Putih Indonesia sampai dengan tahun 2021 disamping Maternity care dan Respecfull maternity.

"PPI mengusung visi dan misi bahwa semua perempuan dan anak perempuan menyadari hak mereka atas Kesehatan yang berkualitas, yang dilakukan melalui pengaktifan gerakan masyarakat untuk kesehatan reproduksi, ibu dan bayi baru lahir dalam pencapaian Tujuan SDG’s keteiga yaitu Good Health dan Well-being (kesehatan dan kesejahteraan yang baik)," jelas Giwo dalam keterangan yang diterima, Selasa (4/1).

Sedangkan Heru Kasidi, Ketua Pelaksana Harian PPI Nasional menyampaikan PPI tetap fokus pada kegiatan peningkatan kesehatan ibu dan anak (Maternity Care), Respectfull Maternity Care dan Self-Care Kesehatan Ibu dan Anak. Hal itu dilakukan dengan diversity edukasi kepada remaja dan pelibatan laki-laki dalam peningkatan kesesehatan ibu dan anak.

"PPI juga melakukan advokasi berbasis data yang dilakukan dengan bekerja sama dengan kementerian dan pengampu kepentingan terkait kepada pembuat kebijakan yang didukung media dan champion untuk menyuarakan kuat, serta mengawasi pemberian layanan kesehatan ibu yang yang bermutu melalui respectful maternity care dan pemberdayaan perempuan dan keluarga untuk kemandirian (self-care ) dalam kesehatan reproduksi dan gizi," jelasnya.

Di sisi lain, Ketua PPI NTB Hj. Niken Saptarini dalam dalam pertemuan tersebut menyampaikan kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan, diantaranya mengaktifkan posyandu keluarga dan ketercapaiannya di NTB hampir 100% serta berkomitmen dalam percepatan penurunan stunting di NTB. "Dalam hal percepatan penurunan stunting, edukasi kepada masyarakat harus dilakukan secara terus menurus dan berkelanjutan mengenai peningkatan Kesehatan ibu dan anak dan remaja," jelasnya. (RO/OL-15)

 

Baca Juga

DOK/ASTRA INTERNASIONAL

Kemenko PMK Gandeng SMK Binaan Astra Tingkatkan Kemandirian Pangan dan Perbaikan Lingkungan

👤Bayu Anggoro 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 23:25 WIB
Gerakan Penanaman 10 juta Pohon ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menyadari persoalan lingkungan saat...
FOTO/researchgate.net

Inilah Bahaya yang Mengerikan Akibat BPA 

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 23:23 WIB
Paparan BPA memiliki risiko terhadap gangguan perkembangan janin, menghasilkan kondisi feminisasi janin, fetus infertilitas, kualitas...
MI/Panca Syurkansi.

Cocok untuk Diet, Kimpul Alternatif Pengganti Nasi

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 23:13 WIB
Kementerian Pertanian (Kementan) menginisiasi talas belitung atau yang dikenal dengan kimpul sebagai calon pengganti nasi dari beras...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya