Jumat 17 Desember 2021, 07:45 WIB

Psikolog Minta Sunat Perempuan Dicegah

Basuki Eka Purnama | Humaniora
Psikolog Minta Sunat Perempuan Dicegah

Medcom
Ilustrasi

 

PSIKOLOG Ninuk Widyantoro mendukung upaya pencegahan dalam pelaksanaan female genital mutilation (FGM) atau sunat perempuan.

"Saya kira pencegahan yang lebih luas itu hal yang baik dari segi kesehatan, psikologi," kata Ninuk dalam Webinar Series Pencegahan Pelukaan dan Pemotongan Genitalia Perempuan (P2GP) dengan tema P2GP dari Perspektif Kesehatan, yang diikuti secara daring, Kamis (16/12).

Hal itu karena penyembuhan trauma akibat tindakan FGM melalui terapi tidak selalu mudah dilakukan karena ada sebagian orang yang tidak bisa mengingat traumanya sehingga bisa menyulitkan proses terapi penyembuhan trauma.

Baca juga: Kemenag, BKKBN, dan BRIN Perkuat Kerja Sama Cegah Stunting

"Jadi bisa diterapi tapi tidak selalu mudah," katanya.

Pelaksanaan FGM bisa menyebabkan trauma bagi perempuan yang menjalaninya.

"Yang menyebabkan seseorang itu jika berkaitan dengan memori buruknya membuat dia teringat kembali peristiwa itu dan menunjukkan reaksi yang sangat ketakutan, dia menolak dan sebagainya," katanya.

Hal senada dikatakan Direktur Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan Erna Mulati.

Erna menyebut perempuan yang disunat dapat mengalami trauma psikologis yang berkepanjangan.

"Trauma psikologisnya bisa puluhan tahun. Dan ini tentu juga memberikan dampak yang negatif terkait dengan kontrol emosional," katanya.

Tiak hanya menyebabkan trauma, FGM juga berdampak terjadinya perdarahan.

Kemudian ada rasa nyeri berlebihan yang memungkinkan perempuan pingsan serta bisa terjadi syok karena perdarahan yang dialami.

Dampak lainnya terjadinya infeksi saluran kencing serta tidak bisa merasakan kebahagiaan saat berhubungan seksual. (Ant/OL-1)

Baca Juga

Dok. Pribadi

Haris Pertama Kembali Terpilih Menjadi Ketua Umum KNPI

👤Selamat Saragih 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 23:30 WIB
Kongres DPP KNPI menghasilkan Haris Pertama menjadi Formatur/Ketua Umum kembali untuk periode...
MI/M, Irfan

Rasio Kesembuhan Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 97,3 Persen

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 22:15 WIB
Sehingga angka kumulatifnya terus meningkat melebihi 5,8 juta orang sembuh atau tepatnya 5.892.126 orang...
Dok.MOM

Merayakan Hidup dan Semangat Para Ibu di MomFest 2022 #CelebratingMOM5

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 21:58 WIB
MomFest #CelebratingMoM5 dihadiri lebih dari 300 peserta secara offline dan online serta dimeriahkan oleh figur publik dan para ahli di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya