Senin 22 November 2021, 13:30 WIB

Pengkuran Tensi Terbaik Adalah Saat Subuh

Basuki Eka Purnama | Humaniora
Pengkuran Tensi Terbaik Adalah Saat Subuh

ANTARA/Siswowidodo
Ilustrasi--Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) memeriksa tekanan darah calon pendonor.

 

DOKTER spesialis jantung & pembuluh darah dari Universitas Hasanuddin, Antonia Anna Lukito menyarankan pasien darah tinggi untuk memeriksa tekanan darah mereka pada waktu subuh, sekitar pukul 02.00 atau 03.00.

"Dikenal lonjakan pagi hari. Tensi paling tinggi menjelang bangun, subuh. Kalau ada pasien menensi dirinya tensilah pada pukul 2 atau 3 pagi," kata Antonia melalui sebuah webinar kesehatan, Kamis (18/11).

Menurut Antonia, ;yang tergabung dalam Komite Ilmiah Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) cabang Banten itu, mereka yang mengukur tekanan darah tinggi saat pagi biasanya memiliki hasil pemeriksaan tekanan yang lebih rendah pada waktu lain misalnya saat siang, sore dan malam hari. 

Baca juga: Olahraga Pakai Jaket Bisa Sebabkan Dehidrasi

Menurutnya, itu adalah hal yang wajar dan tidak perlu dikhawatirkan.

"Morning surge-nya dibedakan dari tensi pagi dan saat tidur itu tidak melonjak, kita lihat tensi 24 jam-nya bukan sesaat. Misalnya pagi saja tinggi 150/90 mmHg tetapi sisanya sampai malam bagus, itu masih fine-fine saja," tutur dia.

Tekanan darah, seperti dikutip dari Medical News Today, mengacu pada kekuatan yang digunakan jantung untuk memompa darah ke sekitar sistem peredaran darah.

Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi tekanan darah, antara lain stres, aktivitas fisik, dan diet. 

Tekanan darah normal yakni kurang dari 120/80 mm Hg. Angka antara 120/80 mm Hg dan 139/89 mm Hg menunjukkan Anda berisiko terkena hipertensi, sedangkan angka lebih dari 140/90 mm Hg menandakan hipertensi.

Tekanan darah naik dan turun sepanjang hari dan malam. Saat tidur, tekanan darah turun 10-30%. Kemudian meningkat sekitar waktu bangun. Pada beberapa orang, peningkatan ini mungkin signifikan dan mengakibatkan hipertensi pagi.

Orang yang memiliki pola tekanan darah abnormal mungkin berisiko mengalami komplikasi, seperti serangan jantung dan stroke. 

Sebuah tinjauan pada 2010 menunjukkan, kejadian stroke dan masalah jantung serius lainnya memuncak dalam 4-6 jam pertama setelah bangun tidur.

Pemeriksaan tekanan darah di rumah secara teratur dapat membantu Anda lebih memahami fluktuasi tekanan darah, sekaligus mengidentifikasi episode hipertensi pagi.

Sebelum mengukur tekanan darah sebaiknya kosongkan dulu kandung kemih, istirahat dengan nyaman dan tenang selama 5 menit sebelum mengukur tekanan darah.

Selain itu, hindari merokok, minum alkohol, atau berolahraga dalam waktu 30 menit setelah mengukur tekanan darah.

Kemudian, saat mengukur tekanan darah lakukan pembacaan pada waktu yang sama setiap hari, duduk dengan punggung lurus, kaki tidak disilangkan, dan telapak kaki rata di lantai.

Istirahatkan lengan pada permukaan yang rata sehingga lengan atas sejajar dengan jantung, kemudian, tempatkan manset pada lengan sehingga bagian bawah manset berada tepat di atas lipatan siku.

Ambil dua atau tiga bacaan dengan jarak kira-kira 1 menit dan hitung nilai rata-ratanya. Jangan lupa catatlah semua pembacaan, karena ini dapat membantu dokter menentukan pengobatan terbaik. (Ant/OL-1)

Baca Juga

DOK Pribadi.

Wanita Hamil dan Menyusui Butuh Perawatan Kulit

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 Juni 2022, 14:30 WIB
Banyak wanita hamil dan menyusui kurang sadar dengan perawatan tubuh dan...
ANTARA

Doa Menyembelih Hewan Kurban Idul Adha

👤Miskah Syifa Putri 🕔Minggu 26 Juni 2022, 13:45 WIB
Seperti dijelaskan dalam Buku Panduan Lengkap Ibadah Muslim karya Syukron Maksum, berkurban adalah hal yang sangat dicintai Allah di Hari...
MI/John Lewar

NTT Dorong Pariwisata Sebagai Motor Pembangunan

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Minggu 26 Juni 2022, 10:00 WIB
Pemerintah daerah NTT terus menonjolkan ragam kebudayan adat dan wisata alam untuk meningkatkan pariwisata...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya