Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

Presiden: Vaksin Jangan Sampai Kedaluwarsa

Andhika Prasetyo
15/11/2021 17:18
Presiden: Vaksin Jangan Sampai Kedaluwarsa
Ilustrasi vaksinasi(AFP/Mario Tama )

PRESIDEN Joko Widodo menginstruksikan kepada seluruh kepala daerah untuk dapat menggunakan vaksin yang telah disediakan pemerintah pusat dengan sebaik-baiknya.

Jangan sampai, vaksin yang dikirim terlalu lama disimpan hingga akhirnya kedaluwarsa.

Baca juga: Presiden Perintahkan Sekolah Tatap Muka Diawasi Ketat

"Bapak Presiden menekankan, tolong hati-hati dengan vaksin kedaluwarsa. Jangan sampai vaksin ini kedaluwarsa," ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin usai mengikuti rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/11).

Budi menyebut ada beberapa provinsi yang melaporkan kejadian tersebut yakni Nusa Tenggara Timur dan Yogyakarta, dan itu terdengar langsung oleh presiden.

"Jadi ini perlu diperhatikan. Kalau sudah dekat tanggal kedaluwarsa, mungkin kita bisa alihkan ke provinsi yang lebih membutuhkan atau kita limpahkan ke TNI/Polri," ucap Budi.

Mantan direktur utama PT Inalum itu mengungkapkan, hingga saat ini, stok vaksin covid-19 di Tanah Air masih dalam kondisi aman.

Dari total 276 juta dosis yang didatangkan, sudah digunakan 216 juta dosis.

"Jadi stok masih ada 60 juta. Ini sudah didistribusi ke kabupaten/kota," tuturnya.

Sejauh ini, pemerintah sudah menyuntikkan 216 juta dosis vaksin dengan rincian 130,6 juta dosis pertama dan 85 juta dosis kedua.

"Hingga akhir tahun, kita optimistis bisa sampai 300 juta suntikan dengan jumlah dosis pertama 160 juta dan dosis lengkap 120 juta," tandasnya. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya