Senin 25 Oktober 2021, 17:11 WIB

Pemerintah Turunkan Harga Tes PCR Jadi Rp300 Ribu

M. Ilham Ramadhan Avisena | Humaniora
Pemerintah Turunkan Harga Tes PCR Jadi Rp300 Ribu

ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah
Petugas kesehatan berjaga di bilik tes usap saat peresmian laboratorium tes usap PCR dan Antigen secara "Drive Thru"

 

PEMERINTAH menetapkan harga tes PCR untuk pelaku perjalanan dengan pesawat sebesar Rp300 ribu dan berlaku selama 3x24 jam. Langkah itu diambil berdasarkan masukan dari masyarakat. Nilai itu turun dari yang sebelumnya ditetapkan yakni Rp450 ribu dan berlaku 2x24 jam.

"Arahan Presiden agar harga PCR dapat diturunkan menjadi Rp300ribu dan berlaku selama 3x24 jam untuk perjalanan pesawat," ujar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers secara daring, Senin (25/10).

Dia menambahkan, kebijakan wajib tes PCR itu dilakukan sebagai langkah antisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan kasus covid-19. Kendati kasus harian di Indonesia saat ini tergolong rendah, langkah preventif diperlukan untuk menghindari kemungkinan terburuk.

Itu juga berkenaan dengan adanya momen libur panjang di akhir tahun. Belajar dari pengalaman di 2020, kata Luhut, pemerintah tak menginginkan adanya lonjakan kasus pascalibur panjang. Secara bertahap penggunaan tes PCR akan juga diterapkan pada transportasi lainnya selama dalam mengantisipasi periode Nataru.

Baca juga: Penumpang KRL Terus Meningkat, KAI Commuter Minta Prokes Tetap Ditaati

Terlebih berdasarkan survei Balitbang Kemenhub, wilayah Jawa-Bali diperkirakan akan ada volume perjalanan sekitar 19,9 juta, sedangkan Jabodetabek 4,45 juta. "Peningkatan pergerakan penduduk, tanpa pengaturan protokol kesehatan yang ketat, akan meningkatkan resiko penyebaran kasus," kata Luhut yang juga Koordinator PPKM Jawa-Bali.

"Dapat kami sampaikan bahwa mobilitas di Bali saat ini sudah sama dengan Nataru tahun lalu, dan akan terus meningkat sampai akhir tahun ini, sehingga meningkatkan resiko kenaikan kasus," sambungnya.

Luhut meminta agar masyarakat memahami alasan pemerintah mewajibkan tes PCR untuk perjalanan pesawat. Pemerintah, imbuhnya, melihat potensi peningkatan kasus dan diharapkan dengan tes tersebut potensi itu tak terjadi. (OL-4)

Baca Juga

ANTARA/ Indrianto Eko Suwarso

Momentum Bonus Demografi, Lulusan PT Diharapkan Ciptakan Lapangan Kerja

👤 M. Iqbal Al Machmudi 🕔Kamis 02 Desember 2021, 09:25 WIB
Masyarakat usia produktif dapat menjalankan tiga fungsi yaitu dapat menghidupi dirinya sendiri, menghidupi mereka yang tidak atau belum...
ANTARA

Tampil di Waiwai World Fair 2021, Tim Seni Budaya Indonesia Pukau Warga Shizuoka

👤 Faustinus Nua 🕔Kamis 02 Desember 2021, 09:05 WIB
Diplomasi budaya ini sangat penting dalam penguatan hubungan Indonesia-Jepang yang akan mencapai 65 tahun pada tahun...
DOK DPR RI

Komisi IX Pantau Penanganan ‘Stunting’ di Kota Tangerang

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 02 Desember 2021, 08:17 WIB
Permasalahan stunting ini, menurut Melki, merupakan perkara yang serius. Pasalnya, anak yang mengalami gagal tumbuh akan berpengaruh...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya