Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA Tahun 2020 telah menjadi tahun perubahan yang luar biasa. Hampir semua sektor terkena imbas dari pandemi Covid-19 baik dari segi ekonomi, budaya, norma sosial, kesehatan, pemerintahan, pendidikan, komunikasi, bahkan praktik keagamaan.
Setelah beradaptasi selama 20 bulan dan berproses dengan keadaan, ada banyak keterbatasan yang dihadapi namun juga lahir sejumlah peluang baru.
Kini saatnya memfokuskan pada masa depan dan secara sadar dan realistis mulai mengelola perubahan dan memanfaatkan potensi untuk perbaikan dan kemajuan.
Bersama dengan para stakeholder-nya, International Test Center (ITC) menginisiasi kolaborasi ketiga sektor -pemerintah, Industri, dan pendidikan- untuk memahami perubahan apa yang terjadi dan antisipasi ke depannya.
Kolaborasi ini mendorong semua pihak untuk saling berbagi pengetahuan, pengalaman dan strategi dalam mengembangkan potensi dan membangun kapasitas yang ada, khususnya sumber daya manusia disetiap sektor.
“ITC Virtual Leadership Seminar 2021 adalah seminar kepemimpinan tahunan ke-11 yang diselenggarakan ITC. Karena masih dalam kondisi pandemi, acara terus menerus tahun 2008 harus dilakukan secara virtual," kata Victor Chan, CEO International Test Center saat pembukaan ITC Virtual Leadership Seminar 2021, Kamis (14/10).
"Untuk tahun 2021, kami mengambil tema 'Membangun Tenaga Kerja yang Siap Masa Depan untuk Dunia Pasca-Covid' paling tepat waktu. Kami semua harus belajar, beradaptasi, dan banyak berubah dalam 20 bulan terakhir,” ucap Victor Chan.
Leadership seminar ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan secara rutin oleh ITC yang pada tahun ini hadir dan dipersembahkan secara virtual.
Seminar didukung kemajuan teknologi sanggup menjangkau lebih banyak penerima manfaat selain mampu mengakomodir lebih banyak pihak yang terlibat dan berkontribusi didalamnya.
Secara khusus, tujuan dari kegiatan ini adalah mampu menjadi media yang menjembatani tapak baru seluruh stakeholder menuju kondisi pasca-Covid-19.
Victor Chan menambahkan,"Kita tidak tahu sampai kapan pandemi ini akan berlangsung. Banyak pemerintah dan pihak berwenang sudah mengakui bahwa Covid-19 adalah penyakit endemik dan kita semua harus mempersiapkan diri untuk menghadapinya."
"Yang paling bijaksana adalah mendorong warganya untuk melakukan bagian mereka untuk hidup dan melakukan kegiatan dengan aman di era pandemi dan jangan selalu menunggu solusi, bantuan, atau instruksi dari mereka," jelasnya.
"Mereka tidak akan memiliki semua jawaban dan tidak pernah diharapkan untuk memilikinya. Warga dan komunitas, bisnis dan sekolah, kelompok dan individu harus lebih banyak berbagi, bertukar, dan berkolaborasi agar dapat bergerak maju, dengan aman dan sukses," tutur Chan.
“Masing-masing dari kita harus melakukan bagian kita untuk berkontribusi pada kampanye sukarela ini untuk berbagi, bertukar, dan berkolaborasi. Inilah yang dimaksud dengan Seminar Kepemimpinan ITC,” tegas Chan.
Dalam kesempatan yang sama, Jenny Lee, Chief Operating Officer ITC mengatakan bahwa ITC adalah pionir di Indonesia yang menggunakan platform Accelevent, sebuah platform digital hybrid event management yang komprehesif.
"Accelevent memampukan perencanaan dan penyelenggaraan kegiatan yang terdiri dari sejumlah kegiatan utama di balai sidang, serangkaian sesi paralel, pameran dan eksibisi serta kegiatan berjejaring dapat dilakukan pada waktu yang bersamaan sepanjang penyelenggaraan kegiatan," kata Jenny.
Dengan menggunakan hybrid event management platform di mana semua kebutuhan akan penyelenggaraan kegiatan secara digital dan juga mampu memenuhi kebutuhan para stakeholder untuk berinteraksi dan kolaborasi dengan lebih efektif.
Selain menggandeng Accelevent, ITC juga memastikan bahwa semua stakeholder yang ada akan menjadi penerima manfaat terbesar dari sharing yang disampaikan 23 pemateri.
Mereka terdiri dari 60% pemimpin, pakar, akademisi, professional dan praktisi yang adalah putra putri terbaik Indonesia selain 40% pembicara ahli dari luar negeri baik dari Amerika, Eropa, dan Australia.
Mereka semua hadir dengan tujuan yang sama dan membawa pesan positif dengan memberikan peneguhan, berbagi pengalaman, temuan dan data serta advis yang relevan untuk masa depan baru yang lebih cerah. (RO/OL-09)
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Sinergi ini merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri mampu menghasilkan talenta berkualitas.
Sektor periklanan menyerap lebih dari 70 ribu tenaga kerja dan mencatat pertumbuhan pengeluaran iklan digital hingga 12% per tahun.
Menaker menegaskan percepatan produktivitas nasional membutuhkan keterlibatan aktif pemangku kepentingan pemerintah, industri, akademisi, profesi, dan generasi muda.
Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia menggelar Indonesia Productivity Summit 2025 pada 12 Desember 2025 di JIEXPO Convention Center and Theater.
BPIP bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Indonesia (P3SI) menyelenggarakan Seminar Nasional Sejarah Pancasila
RSUI terus berkomitmen menghadirkan layanan kanker yang komprehensif serta mengembangkan pelayanan kanker untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Seminar internasional ini membahas bagaimana negara perlu memperkuat kapasitas tata kelola publik di tengah lanskap global yang semakin kompleks.
Gubernur Agustiar Sabran menegaskan komitmen Pemprov Kalteng untuk melindungi eksistensi dan martabat Masyarakat Adat Dayak sebagai bagian tak terpisahkan dari pembangunan Kalimantan.
AI harus dilihat sebagai peluang besar untuk menciptakan solusi kreatif dalam berbagai bidang, terutama pendidikan.
Kompetensi digital harus dibarengi dengan pembentukan karakter dan nilai profesional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved