Jumat 17 September 2021, 15:15 WIB

Bahaya Kehamilan pada Pernikahan Anak bisa Menyebabkan Kematian

M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora
Bahaya Kehamilan pada Pernikahan Anak bisa Menyebabkan Kematian

AFP/SAM PANTHAKY
Ilustrasi

 

PERMASALAHAN pernikahan pada anak merupakan masalah klasik yang terus berulang. Namun perkara ini nyatanya harus cegah untuk untuk menurunkan angka stunting. Karena banyak perkawinan anak dan banyak kehamilan pada usia anak maka stunting juga akan meningkat.

"Oleh karena itu menurut saya harus ada upaya untuk mencegah kehamilan pada usia anak ini. Upaya itu yang kalau menurut saya perlu sekali diupayakan bersama-sama," kata Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo saat dihubungi, Jumat (17/9).

Baca juga: Jumlah Penerima KIP Kuliah pada 2022 Diusulkan Bertambah

Hasto menilai pendidikan reproduksi pada anak usia 6-17 tahun sangat penting dengan informasi yang meningkat. Namun masalahnya saat ini ketika memberikan pelajaran kesehatan reproduksi masih dianggap tabu di masyarakat terutama orang tua.

Sehingga anak-anak bisa mendapatkan informasi reproduksi dan seks dari sembarang tempat tanpa literatur yang jelas. Dan tentunya akan berbahaya sekali bagi masa depan anak.

"Kalau ada orang tua mau menikahkan anaknya yang berumur 16 tahun. Padahal anak 16 tahun mulut rahimnya masih menghadap keluar, karena Tuhan menciptakan usia segitu mulut rahimnya belum jadi," jelasnya.

Artinya, lanjut Hasto, kalau hubungan seks daerah yang rawan kanker masih berada di luar sehingga akan mudah menjadi kanker mulut rahim, dan anak-anak tersebut tidak mengerti akan hal itu.

Kemudian peningkatan stunting pada anak dengan ibu muda karena sang ibu yang masih muda memiliki panggul yang belum sampai 10 Cm. Sehingga kepala bayi akan mengikuti panggul ibunya.

"Ketika umur 16 tahun hamil bisa melahirkan saja bisa jadi malapetaka karena kepala bayi terjepit tidak bisa lahir dalam rahimnya robek dan terjadi pendarahan dan kematian ibu," ucapnya.

Oleh karena itu kematian ibu dan bayi juga tinggi dan semakin tinggi risikonya pada mereka yang hamil pada belasan tahun. (Iam)

Baca Juga

Antara

JKN Harus Dioptimalkan untuk Pengobatan Pasien Kanker

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 16:10 WIB
Penyakit kanker merupakan salah satu penyakit yang bisa memiskinkan penderita dan keluarga, karena beban biaya yang sangat tinggi....
Instagram

KLHK Ringkus Tiga Penjual Kulit Harimau di Bener Meriah

👤Atalya Puspa 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 16:05 WIB
BALAI Gakkum KLHK Wilayah Sumatera bersama BKSDA dan Polda Aceh menangkap 3 orang penjual kulit harimau sumatera di...
Ist

11 Anak Muda Tangguh Terima Apresiasi 12th SATU Indonesia Awards 2021 dari Astra

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 15:47 WIB
Semangat dan kegigihan 11 anak muda tersebut semakin terasa pada acara awarding 12th SATU Indonesia Awards 2021 yang diadakan secara...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menghadang Ganasnya Raksa

Indonesia masih menjadi sasaran empuk perdagangan ilegal merkuri, terutama dari Tiongkok dan Taiwan. Jangan sampai peristiwa Minamata pada 1956 di Jepang terjadi di sini.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya