Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
UNDERUTILIZED Fruit Trees (UFT) adalah kelompok pohon yang buahnya dapat dikonsumsi dan kaya manfaat, namun tidak dibudidayakan dalam skala besar. Beberapa contoh UFT ialah buah buni, ceremai, dan nam-nam.
Buah-buahan ini kaya dengan nutrisi dan vitamin. Beberapa buah rasanya kurang enak atau terlalu asam, namun sebenarnya dapat disulap menjadi kreasi yang unik dan menarik.
Sayangnya, keberadaan UFT ini masih terabaikan karena pengetahuan masyarakat yang masih rendah. Dalam penelitiannya, dua dosen dan peneliti Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) Institut Teknologi Bandung (ITB) mengungkapkan sejumlah informasi menarik yang berguna untuk pengembangan UFT ke depan.
"UFT kurang digemari anak muda karena terputusnya rantai informasi dari generasi pendahulunya. Selain itu, UFT bukan prioritas utama untuk ditanam sehingga populasinya yang tersisa cukup terancam dan sudah jarang ditemui," kata peneliti SITH ITB, Mochammad Fikry Pratama seperti dilansir dari laman ITB.
Pemanfaatannya yang belum maksimal, imbuh Fikry, membuat aneka buah ini kerap menjadi sampah dan hanya sedikit yang bisa dijual.
Peneliti SITH lainnya, Angga Dwiartama menyampaikan, ketidakpopuleran UFT dapat mengantarkannya ke gerbang kepunahan. Terbukti, beberapa UFT tersebut kini sudah masuk dalam kelompok buah langka.
"Dengan mengenal dan memanfaatkan UFT, kita juga ikut berkontribusi menjaga ketahanan pangan khususnya buah dan membantu agar generasi selanjutnya dapat menikmati keberadaan buah lokal," kata Angga.
Bagi ekosistem, tambahnya, budidaya tanaman UFT juga akan menyumbang oksigen, mencegah erosi, dan menjadi habitat bagi berbagai satwa. "Kesadaran menjadi kunci utama yang dapat meningkatkan kapasitas institusi pendidikan, pihak swasta, maupun individu untuk merawat keberadaan buah langka," cetus Angga.
Jaga warisan leluhur
Dari penelitian UTF pada tujuh komunitas masyarakat adat di Jawa Barat selama tiga tahun, kedua peneliti ini pun merekomendasikan sejumlah hal untuk mengangkat kembali pamor buah lokal ini. Upaya promosi dan kampanye pengetahuan akan UFT merupakan salah satunya.
Pemilihan masyarakat adat sebagai objek riset, diakui Angga, karena mereka memiliki rekam jejak yang lebih baik dengan keanekaragaman hayati yang diwariskan oleh leluhurnya.
Berdasarkan hasil survei awal, kata Angga, mayoritas orang tidak mengetahui UFT, sebagian hanya sekadar tahu tetapi belum pernah melihatnya bahkan mencicipi rasanya.
Riset dimulai dengan mengunjungi masyarakat adat dan melakukan penanaman UFT di ITB Kampus Jatinangor di tahun pertamanya. Tahun berikutnya, dilakukan eksplorasi keberadaan UFT di berbagai pasar di Jawa Barat dan survei ke 345 responden dari kawula muda terkait beberapa UFT yang ada di Jawa Barat.
Akhirnya, di tahun ketiga, mereka berkolaborasi dengan Rumah Bantala dan The GoodLife untuk mengenalkan berbagai jenis dan olahan UFT. (H-2)
Nanas madu bukan sekadar buah tropis manis yang menyegarkan. Di balik rasanya, terkandung senjata alami yang mampu memperkuat tubuh dan menurunkan risiko kanker.
Nanas dikenal sebagai buah tropis yang menyegarkan, kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Namun, tidak semua orang disarankan mengonsumsinya.
Mangga, buah tropis yang digemari karena rasa manis dan segarnya, tak hanya nikmat di lidah, tetapi juga kaya akan nutrisi penting yang bermanfaat bagi kesehatan
Banyak manfaat bagi kesehatn yang tersembunyi dalam buah naga. Simak penjelasan ilmiahnya berikut.
Rasakan kelezatan mangga! Temukan ragam jenis mangga tropis, dari aromanis hingga manalagi. Info lengkap, rasa unik, dan manfaatnya di sini!
Buah mangga adalah salah satu buah tropis yang tidak hanya lezat tetapi juga penuh dengan manfaat kesehatan. Mangga kaya akan vitamin, mineral, dan senyawa bioaktif
Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran (DPMK) menyelenggarakan Workshop dan Galeri Abhinaya Pemulihan Pasca Bencana Sumatra.
Mahasiswa doktoral (S3) Teknik Kimia, Institut Teknologi Bandung (ITB), Widda Rahmah, berhasil mengubah peta pemahaman dunia tentang teknologi membran pemisahan gas.
Untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat terdampak bencana di Kota Langsa, Provinsi Aceh, ITB mengirimkan bantuan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Mobile.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Komunikasi dan Hubungan Masyarakat ITB, Nurlaela Arief.
Guna memberikan fleksibilitas bagi calon mahasiswa, SSU ITB dibagi menjadi dua skema seleksi.
Tahun 2025 menjadi tahun gemilang bagi reputasi akademik ITB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved