Senin 09 Agustus 2021, 13:44 WIB

Pemerintah Genjot Vaksinasi untuk Daerah Berisiko

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Pemerintah Genjot Vaksinasi untuk Daerah Berisiko

Antara
Ilustrasi

 

KOORDINATOR Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito menyampaikan bahwa pemerintah berupaya menggenjot vaksinasi covid-19 dan menentukan sejumlah daerah yang menjadi prioritas dalam program vaksinasi berdasarkan dengan tingkat risiko daerah.

"Pemerintah saat ini terus berusaha keras mencapai target tersebut secara konsisten di samping fokus pengendalian lain yang harus paralel dilakukan yaitu 3M dan 3T," kata Prof Wiku kepada Media Indonesia, Senin (9/8).

Dia menyebut vaksinasi diutamakan untuk daerah dengan tingkat konfirmasi kasus dan kematian yang tinggi guna menurunkan risiko kematian pasien Covid-19.

"Demi mencapai cakupannya, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan mengeluarkan surat edaran vaksinasi bagi kelompok masyarakat rentan dan yang tidak memiliki NIK," sebutnya.

Secara paralel, pemerintah juga mendorong capaian vaksinasi nasional. Salah satunya dengan melibatkan TNI-Polri untuk mempercepat proses distribusi. Selain itu juga program pemerintah terus mengevaluasi distribusi vaksin di luar Pulau Jawa Bali.

Baca juga :Menkes Hapus Aturan Soal Vaksinasi Berbayar untuk Individu

"Dan demi menekan angka kasus khususnya pada populasi vital, dosis ketiga tenaga kesehatan juga terus digencarkan secara nasional," jelasnya.

Terkait pencatatan dan pelaporan vaksin, implementasinya terus mengalami perbaikan dengan berbagai integrasi sistem kesehatan satu data.

Diketahui saat ini sudah 51.111.565 orang mendapatkan vaksin covid-19 Dosis 1 sesuai dengan data yang diumumkan https://vaksin.kemkes.go.id pada 9 Agustus 2021, 12.00 WIB.

Ini berarti vaksinasi dosis pertama sudah menjangkau 24,54% dari target vaksinasi 208.265.720 orang, walaupun baru 11,68% yang sudah menerima hingga dosis kedua.

Capaian Vaksinasi covid-19 hingga saat ini adalah 100% nakes dan petugas publik sudah mendapatkan dosis pertama dan 99,6% nakes sudah mendapatkan dosis kedua.

Setidaknya 22,91% kelompok lansia, 10,86% kelompok masyarakat rentan dan umum, serta 8,63% target vaksinasi berupa anak dan remaja (12-17 tahun) yang sudah mendapatkan vaksin covid-19 dosis pertama. (OL-2)

 

Baca Juga

Dok. Kemenko PMK

Mitigasi Bencana, Menko PMK Lakukan Penanaman 10 Juta Pohon Mangrove di 34 Provinsi

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 Mei 2022, 23:37 WIB
Adapun aksi penanaman mangrove pada GPDRR 2022 merupakan momentum dukungan PBB terhadap komitmen Indonesia dalam pengurangan risiko bencana...
Dok. Kemenparekraf

Perkuat Kampanye Sadar Wisata, Kemenparekraf Gelar Training of Trainer untuk Desa Wisata

👤Meediaindonesia.com 🕔Selasa 24 Mei 2022, 23:22 WIB
Perubahan tren di kenormalan baru pariwisata bergeser dari pariwisata berbasis kuantitas ke pariwisata berbasis...
Dok. UMJ

Fakultas Pertanian UMJ Gelar Panen Raya Perdana dari Program Kebun Hidroponik

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 Mei 2022, 23:08 WIB
FAKULTAS Pertanian Universitas Muhammadiyah Jakarta menggelar panen raya perdana dari program kebun hidroponik yang diawali pada Maret...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya