Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
IPB University menjalin kerja sama dengan PT Sanggar Sehat Sejahtera untuk proses komersialisasi inovasi permen kayu putih 'Cajuput Candy'. Inovasi ini hasil riset Prof Hanny Wijaya, Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian IPB University.
Penandatanganan kerja sama dilakukan secara daring oleh Wakil Rektor Bidang Inovasi dan Bisnis/Kepala Lembaga Kawasan Sains Teknologi (LKST) IPB University, Prof Erika B Laconi, Komisaris dan Direktur PT Sanggar Sehat Sejahtera, Ledyana C Sumitro dan William, pada 29 Juli 2021 lalu.
“Saya merasa bangga dan terharu setelah perjalanan yang sangat panjang dengan suka dukanya. Banyak sekali pengorbanan tapi juga kebahagiaan dari cajuput candy. Mudah mudahan dengan kerjasama ini tidak hanya melahirkan benefit dari sisi ekonomi, tapi juga benefit psychological bagi para dosen dan peneliti lain,” tutur Prof Hanny dikutip dari laman IPB University.
Sejak 1996, ia mulai mengembangkan produk pangan fungsional dari tanaman kayu putih sebagai permen pelega tenggorokan. Selain itu, cajuput candy juga berkhasiat sebagai anti caries gigi, anti sariawan dan anti bau mulut.
Kepala Lembaga Kawasan Sains Teknologi (LKST) IPB University Prof Erika B Laconi berharap kerja sama ini menjadi pembuka jalan bagi inovasi lainnya dari IPB University untuk dapat diserap industri.
LKST IPB University, katanya, akan menjadi wadah untuk menjembatani invensi menuju inovasi dan berperan mempertemukan peneliti dengan industri. Dengan langkah itu, sebut Prof Erika, inovasi yang dihasilkan di kampus akan dapat tersebar luas di masyarakat.
“IPB University akan terus menjalin kerjasama agar hasil karya inovator dapat terus berperan di masyarakat,” tuturnya.
Pada masa pandemi, lanjut Prof Erika, produk berbasis herbal kini menjadi salah satu yang dibutuhkan masyarakat. Karenanya inovasi cajuput candy ini diharapkan mampu memberikan manfaat kesehatan bagi masyarakat di tengah kondisi pandemi saat ini.
“Semoga setelah ditandatangani kerjasama ini, bisa langsung diproduksi,” sebut Prof Erika.
Hal senada disampaikan Prof Slamet Budijanto, Dekan Fakultas Teknologi Pertanian IPB University. Ia mengharapkan momentum ini bukan menjadi kerja sama pertama dan terakhir.
Pasalnya dalam proses invensi menuju inovasi, tak mudah menemukan industri sebagai partner kerjasama. Langkah kerjasama dengan industri ini merupakan satu capaian yang luar biasa bagi peneliti.
“Bagi kami peneliti, jika ada satu saja invensi yang bermuara dan digunakan oleh masyarakat itu adalah capaian yang luar biasa,” sebut Prof Slamet.
Komisaris PT Sanggar Sehat Sejahtera William menyampaikan terima kasih atas kesempatan kerja sama yang sudah diberikan IPB University. Ia berharap kerja sama ini dapat berlangsung dalam jangka panjang.
“Terima kasih selama ini sudah mendukung untuk menjalin hubungan antara kami dengan IPB University. Tentu kita akan berusaha semaksimal mungkin dalam sisi bisnis, untuk melakukan promosi dan penjualan. Juga tentunya manfaat dari cajuput candy bisa dirasakan masyarakat luas, terutama di Indonesia,” kata Wiliam. (H-2)
Prestasi ini menegaskan komitmen Pertamina dalam mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan, memperkuat riset terapan, serta menghadirkan solusi teknologi.
Penderita Restless Legs Syndrome (RLS) memiliki risiko lebih tinggi terkena Parkinson dibandingkan orang yang tidak mengalami gangguan tersebut.
Riset ini bertujuan memberikan panduan bagi elit politik sekaligus edukasi bagi masyarakat mengenai kompetensi pemimpin yang benar-benar dibutuhkan di Indonesia.
Kepemimpinan transformasional kepala sekolah, budaya hijau sekolah, dan motivasi intrinsik siswa memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku ramah lingkungan.
Penghargaan bagi peneliti muda menjadi instrumen penting dalam membangun ekosistem riset nasional yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing.
Upaya peningkatan kualitas nutrisi masyarakat Indonesia terus diperkuat melalui riset dan publikasi ilmiah yang berkelanjutan.
Wacana herbal Indonesia menjadi produk unggulan sebenarnya telah muncul sejak 2000.
Penggunaan dan kepemilikan merek Kutus Kutus kini memiliki kepastian hukum final setelah Mahkamah Agung menguatkan putusan Pengadilan Niaga Surabaya.
Pengembangan Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) harus didukung. Itu karena TSTH2 merupakan bagian dari langkah mewujudkan ketahanan pangan.
Kolaborasi itu mempertemukan dunia akademik, terutama hasil riset herbal dan kosmetika UGM, dengan industri.
Vmalety, jamu herbal berbentuk serbuk dengan rasa mixberry yang menyegarkan.
PAFI Kabupaten Kaur menekankan pentingnya penelitian ilmiah untuk memastikan efektivitas dan keamanan penggunaan obat herbal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved