Selasa 27 Juli 2021, 22:59 WIB

Bantu Penanganan Covid-19, Universitas Budi Luhur Bagikan Paket Isoman Gratis

Mediaindonesia.com | Humaniora
Bantu Penanganan Covid-19, Universitas Budi Luhur Bagikan Paket Isoman Gratis

Dok. Universitas Budi Luihur
Pemberian paket isoman dari Universitas Budi Luhur

 

DALAM rangka membantu pemerintah menangani wabah Covid-19 selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Universitas Budi Luhur memberi berbagai bantuan pada warga terdampak pandemi. Salah satunya paket isolasi mandiri (isoman) gratis selama pemberlakuan masa PPKM.

Rektor Universitas Budi Luhur Wendi Usino mengatakan, pembagian paket isoman ini sebagai bentuk kepedulian Kampus Budi Luhur dan ikut berperan membantu pemerintah serta meringankan warga dalam memulihkan kesehatannya saat menjalani isolasi mandiri di rumah. Apalagi di masa PPKM ini sulit untuk mendapatkan vitamin.

"Alhamdulillah... respons yang diterima positif, kelurahan, kecamatan dan warga sekitar ke Budi Luhur untuk memberi paket isoman ke masyarakat. Pembagian ini sebagai implementasi nilai-nilai kebudiluhuran, tolong-menolong," ujar Wendi dalam keterangannya.

Ketua Yayasan Budi Luhur Cakti Kasih Hanggoro menambahkan, kampus Budi Luhur selalu siap membantu masyarakat yang terdampak Covid-19. Hal ini merupakan bentuk simpati kampus Budi Luhur terhadap masyarakat.

"Kita di Budi Luhur selalu ada di tengah masyarakat baik dalam kesenangan atau tidak, apa yang dirasakan saudara-saudara kita, kita bersimpati karena saudara-saudara kita terkena COVID-19. Kita hadir memberi sesuatu sebagai bekal makhluk yang Berbudi Luhur, kita hadir di tengah masyarakat jangan jadi penonton," terangnya. 

Paket isoman yang akan diterima per orang berisi madu, vitamin C, susu, hand sanitizer, inhaler, obat kumur dan snack. Persyaratan untuk menerima paket isoman ini dengan mendaftar melalui hotline 082123906708 dan melampirkan bukti swab positif serta berada di wilayah kecamatan Pesanggrahan, Kembangan, Larangan, Ciputat Timur, Pondok Aren, Kebayoran Lama, Ciledug, Karang Tengah, Ciputat dan Kebon Jeruk. 

Baca juga : Apindo Sebut Solidaritas antar Sesama Harus Dilakukan untuk Tangani Pandemi

Setiap harinya sebanyak 200 paket siap dikirim menggunakan ojek online sesuai dengan alamat yang diterima.

Selain itu, Universitas Budi Luhur memiliki berbagai cara dalam mengabdi kepada masyarakat dengan mengikutsertakan mahasiswa sebagai relawan. Relawan #DEKATDIHATI Ini membantu mendata orang yang akan diberi paket isoman, penyusunan paket, memesan ojek online dan pendistribusian paket. 

Keterlibatan para relawan mahasiswa sebagai bagian dari simpati dan gerakan sukarela untuk membantu percepatan penanganan Covid-19. Carmenita (20), mahasiswa program studi Ilmu Komunikasi untuk menjadi relawan dilakukan dengan niat tulus dan keinginan diri sendiri.

"Aku ikut jadi relawan merasa terpanggil untuk membantu orang-orang yang terpapar COVID-19. Aku ikut memang sudah niat banget dan aku ajak teman-teman yang lain. Karena bagi aku jadi relawan itu pengabdian kita," kata Carmenita mahasiswa semester lima ini.

Selain bantuan Paket Isoman gratis,  kampus budi luhur telah menjadi sentra vaksinasi massal COVID-19 sejak 21 juni-16 Agustus 2021. (RO/OL-7)

Baca Juga

Antara

Kuartal III 2022, Vaksin Merah Putih Ditargetkan Dapat EUA

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 18 September 2021, 16:45 WIB
Saat ini, LBM Eijkman sudah menyelesaikan fase research and development untuk vaksin Merah Putih, serta berhasil membuat bibit...
dok.UWG

Kampus Widyagama dan Kodam V Brawijaya Gelar Vaksinasi Covid-19

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 18 September 2021, 16:41 WIB
UNIVERSITAS Widyagama bekerjasama dengan Kodam V Brawijaya ikut mendukung percepatan vaksinasi covid-19 pemerintah dengan menggelar...
Antara

Satgas Covid-19 : Kedisiplinan Memakai Masker Turun

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 18 September 2021, 16:05 WIB
HASIL Monitoring Kepatuhan Protokol Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19, memperlihatkan adanya penurunan kedisiplinan memakai masker di...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Ramai-Ramai Abai Laporkan Kekayaan

KPK mengungkap kepatuhan para pejabat membuat LHKPN tahun ini bermasalah. Akurasinya juga diduga meragukan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya