Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

KSP Ungkap 200 Ton Beras Siap Dibagikan kepada Masyarakat

Theofilus Ifan Sucipto
24/7/2021 09:59
KSP Ungkap 200 Ton Beras Siap Dibagikan kepada Masyarakat
Warga membawa bantuan pangan non tunai (BPNT) berupa beras di Desa Matantimali, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.(MI/BRIYANBODO HENDRO)

KANTOR Staf Presiden (KSP) menyebut ratusan ribu ton beras siap dibagikan kepada masyarakat. KSP mendorong percepatan distribusi guna meringankan beban masyarakat selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

"Bantuan beras sebanyak 200 ribu ton siap didistribusikan," kata Tenaga Ahli Utama Deputi III Bidang Perekonomian KSP Edy Priyono dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/7).

Edy menyebut total sasaran bantuan beras yang disediakan pemerintah mencapai 288 ribu ton. Bantuan itu bakal disalurkan kepada 28,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Baca juga: Ahli Forensik Unpad Ungkap Virus Korona Masih Ada di Jenazah Covid-19 Hingga 35 Hari

Meski begitu, saat ini, baru 200 ribu ton beras yang bakal didistribusikan kepada 10 juta penerima Bantuan Sosial Tunai (BST). Sebanyak 10 juta keluarga yang tercatat dalam Program Keluarga Harapan (PKH) turut menerima bantuan beras.

"Selain memberikan manfaat kepada keluarga penerima, program ini juga akan meningkatkan konsumsi beras yang diproduksi oleh petani lokal," papar Edy.

Badan Urusan Logistik (Bulog) siap menambah 200 ribu ton beras untuk bantuan sosial (bansos) bagi penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Nantinya, Bulog akan secara langsung menyalurkan beras itu melalui jaringannya di seluruh Indonesia dengan data yang diperoleh dari Kementerian Sosial.

"Bulog siap melaksanakan penugasan menyalurkan tambahan beras untuk bantuan sosial kepada 10 juta penerima BST dan 10 juta PKH, masing-masing nanti akan mendapat tambahan bantuan beras sebanyak 10 kilogram (kg)," kata Dirut Bulog Budi Waseso dalam keterangan tertulis, 8 Juli 2021 lalu.

Adapun bansos dicairkan seiring Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali sejak 3-20 Juli 2021. Mantan Kabareskrim itu menegaskan kualitas dan kuantitas beras yang disalurkan terjaga dengan baik. Terlebih stok beras saat ini ada sebanyak 1,4 juta ton dan dalam kondisi bagus. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya