Kamis 22 Juli 2021, 11:55 WIB

IPB-LIPI Kembangkan Produksi Oksigen Konsentrator

Dede Susianti | Humaniora
IPB-LIPI Kembangkan Produksi Oksigen Konsentrator

Antara
Tabung oksigen medis

 

REKTOR IPB University Arif Satria mengungkapkan, pihaknya saat ini sedang melakukan pengembangan untuk memproduksi oksigen konsentrator bersama dengan  Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

“Jadi oksigen konsentrator ini sebagai salah satu untuk mengisi kekosongan oksigen di lapangan. Semoga minggu ini kita bisa selesai produknya,” terang Rektor Arif.

Di sela peninjauan Asrama Mahasiswa IPB Dramaga yang dijadikan Pusat Isolasi Covid-19, kemarin, saat ini tahapan perakitan.

“Sudah dirakit, Insya Allah Jumat ujicoba. Kalau sudah firm, Insya Allah akan kita produksi. Kita ujicoba di lingkungan kampus, bisa di poliklinik atau di pusat isolasi,” tambahnya.

Arif yang saat itu bersama Wali Kota Bogor Bima Arya menjelaskan, IPB juga sedang merancang oxygen concentrator plant untuk memproduksi oksigen tersebut.

"Semoga akan sangat membantu. Kita tidak perlu lagi isi ulang, sangat tergantung pada alatnya saja. Sebenarnya oksigen di udara banyak, bagaimana menangkap itu agar bisa dimanfaatkan untuk pasien,” jelas Arif.

IPB-Pemkot Bogor

Masih terkait penanganan covid-19, IPB juga bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Salah satunya kolaborasi terkait pusat isolasi bagi pasien covid.

Arif pun mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepercayaan berkolaborasi dengan IPB University dalam berbagai hal, termasuk penanganan Covid-19.

“Kerjasama dengan pemerintah daerah menjadi sangat penting untuk perguruan tinggi dalam rangka percepatan mengatasi masalah ini. Terimakasih kepada Pak Wali atas kepercayaannya kepada IPB untuk terus bisa mensupport Pemkot Bogor,” kata Arif.

Pada kesempatan itu, Bima Arya dan Arif Satria menyapa dan menyemangati para pasien yang sedang isolasi dari kejauhan. Para pasien yang ditanya mengaku menunjukan perkembangan kesehatan yang membaik saat dirawat di Pusat Isolasi Asrama IPB Dramaga.

“Kita cek semua. Semuanya berjalan dengan baik, makannya, obat-obatan, kemudian fasilitasnya dan lain-lain. Sudah banyak yang sembuh. Jadi ini sangat bermanfaat sekali. Saya mengucapkan terimakasih kepada IPB,” ungkap Bima Arya.

Bima mengatakan, dari 184 tempat tidur yang disiapkan, hanya terisi 67.

“Saya minta dimaksimalkan. Camat, Lurah, Puskesmas, untuk yang Isoman sebaiknya digeser ke sini kalau tidak memungkinkan isoman di rumah mereka. Karena sudah ada fasilitasnya, harus dimanfaatkan,” ujar Bima.

Terkait kolaborasi IPB dengan LIPI, Bima Arya pun merespon baik. Bahkan dia berharap agar itu cepat terealisasi.

"Ini kolaborasi yang akan berlanjut, karena kebutuhan oksigen luar biasa. Kalau kata Pak Presiden, nafas kita harus panjang ke depan. Jadi berterimakasih sekali kolaborasi ini. Kita akan hitung sekarang kapasitas produksinya berapa, IPB dan LIPI, kemudian kebutuhannya di mana saja dan penganggarannya bagaimana. Tapi Pemkot Bogor siap untuk menganggarkan,” pungkas Bima Arya. (OL-13)

Baca Juga: Mulai Hari Ini Operasional KRL Jabodetabek Diubah-ubah

Baca Juga

Antara

Kota Pariaman Diamuk Angin Puting Beliung, BNPB Ingatkan Kewaspadaan Bencana

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Minggu 01 Agustus 2021, 18:05 WIB
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pariaman mendistribusikan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak angin puting...
dok.ist

BIN Gelar Vaksinasi di Ponpes dan Door To Door di 3 Provins juga Bagikan 7.000 Sembako

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 01 Agustus 2021, 17:45 WIB
BADAN Intelijen Negara (BIN) menggelar vaksinasi untuk pelajar di sejumlah pondok pesantren dan warga secara door to door di tiga provinsi...
ANTARA

Banyak Nakes Terpapar Covid-19, Kemnaker dan IDI Gelar Webinar

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Minggu 01 Agustus 2021, 16:30 WIB
Data juga mengungkapkan hingga saat ini, lebih dari 1.400 orang nakes gugur akibat pandemi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pemerintah Afghanistan Hadapi Krisis Eksistensial

 Laporan SIGAR menggarisbawahi kekhawatiran pasukan Afghanistan tidak siap untuk melakukan pertahanan yang berarti

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya