Kamis 22 Juli 2021, 07:11 WIB

Positif Covid-19 di Jatim Masih Tinggi, Wapres Minta Perkuat Koordinasi

Indriyani Astuti | Humaniora
Positif Covid-19 di Jatim Masih Tinggi, Wapres Minta Perkuat Koordinasi

MI/Adam Dwi
Wapres Ma'ruf Amin

 

ANGKA kasus positif covid-19 di Provinsi Jawa Timur masih cukup tinggi yakni 39,24% meskipun pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat telah diberlakukan. Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta jajaran Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Timur meningkatkan upaya penanganan wabah covid-19 terutama dalam koordinasi dan konsolidasi data.

"Jangan sampai misalnya gubernur tidak tahu ada berapa vaksin yang masuk," tegas Wapres saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 secara virtual bersama Gubernur, Bupati/Walikota, serta jajaran Satgas Covid-19 di wilayah Provinsi Jawa Timur, Rabu (21/7) malam.

Wapres meminta kepala daerah di Jawa Timur berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan, Satuan Tugas Penanganan Covid-19, hingga Menteri Dalam Negeri terutama perihal ketersediaan tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR), oksigen, dan lain-lain. Sehingga, apabila dibutuhkan dapat dilakukan antisipasi secara cepat.

Ia juga mengingatkan soal penyerapan anggaran penanganan covid-19 yang dilaporkan masih rendah.

"Mohon perhatian tadi yang disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri, banyak yang masih rendah penyerapan anggarannya untuk penanganan covid-19, karena itu saya minta ini betul-betul dipacu," pintanya lagi.

Baca juga: 33 Daerah di Jawa Timur Masuk Zona Merah Covid-19

Selanjutnya, Ia menuturkan terkait rencana pelonggaran bertahap setelah PPKM Darurat yang berlaku bagi berbagai bidang usaha seperti pedagang kaki lima (PKL) agar masyarakat tetap dapat mencari nafkah. Pelonggaran, ujar Wapres, dapat diterapkan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan ketat.

"Supaya mereka yang mencari penghidupan harian kemudian bisa mulai kembali (berjualan), tetapi dengan protokol kesehatan yang ketat," tuturnya.

Terakhir, pemerintah, terang Wapres menerapkan pembagian level PPKM pasca-PPKM darurat. Wapres menjelaskan itu didasarkan pada penilaian atau asesmen situasi pandemi di wilayah masing-masing.

"Kalau nanti sudah diketahui (levelnya), saya minta jangan ada level yang sudah turun (menjadi) naik," tukas Wapres.(OL-5)

Baca Juga

Ist/Aston

Utamakan Prokes di Era PPKM, Aston Imperial Bekasi Hotel Siap Menyambut Tamu

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 28 Juli 2021, 13:38 WIB
Langkah langkah yang diambil dan dibuat demi kesehatan dan keselamatan standar merupakan tujuan utama untuk menciptakan lingkungan yang...
ISTIMEWA

BMKG: Gempa Pacitan M5,0 Berdekatan dengan Sumber Gempa Besar 1937

👤 Ferdian Ananda Majni 🕔Rabu 28 Juli 2021, 13:05 WIB
Hingga pagi ini belum ada laporan terkait dampak kerusakan yang ditimbulkan oleh kejadian gempa tersebut dan hasil pemodelan menunjukkan...
ANTARA/ ISTIMEWA

Pascagempa Pacitan, Risma Minta Pemda Perhatikan Prediksi Bencana BMKG

👤HUMANIORA 🕔Rabu 28 Juli 2021, 11:55 WIB
Menurut hasil penelitian, Kabupaten Pacitan salah satu kawasan di garis pantai selatan Pulau Jawa yang berpotensi gempa dan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Membangun Konektivitas Segitiga Emas Jawa Bagian Tengah

 Untuk membangkitkan pertumbuhan perekonomian di Jawa bagian tengah, Tol Joglosemar menjadi salah satu solusi

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya