Selasa 20 Juli 2021, 22:33 WIB

Masyarakat Diminta Berperan Aktif dalam Perpanjangan PPKM Darurat

Faustinus Nua | Humaniora
Masyarakat Diminta Berperan Aktif dalam Perpanjangan PPKM Darurat

Antara/Idiranto Eko Suwarso
Warga melintas di pos penyekatan PPKM Darurat

 

PRESIDEN Joko Widodo kembali memperpanjang kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga 25 Juli mendatang. Masa PPKM yang diperpanjang 5 hari itu dinilai membawa angin segar bagi masyarakat yang terdampak parah akibat pandemi.

Dosen Epidemiologi Universitas Airlangga (Unair) Laura Navila Yamani mengatakan, masyarakat harus berperan aktif dalam 5 hari ke depan. Kebijakan pemerintah perlu diimplementasi dengan penuh kesadaran demi kebaikan bersama.

"Ya intinya ini menjadi angin segar untuk masayrakat agar bisa menyudahi PPKM Darurat. Tapi tentunya kalau masyarakat harus berperan aktif. Jadi perpanjangan PPKM Darurat ini juga perlu didukung oleh kontribusi masyarakat," ungkapnya kepada Media Indonesia, Selasa (20/7). 

Angin segar dari kebijakan yang baru diumumkan presiden tersebut, kata dia juga terkait relaksasi per tahap. Menurutnya, hal itu memberi optimisme kepada masyarakat untuk keluar dari situasi sulit saat ini.

Baca juga : PPKM Darurat Diperpanjang, Tokoh Agama Minta Sektor Mikro Informal Dibantu

Laura menjelaskan, perpanjangan waktu 5 hari bukan berarti PPKM Darurat sebelumnya sudah benar-benar efektif. Dengan angka kasus positif yang mulai menurun dan adanya pertimbangan terkait dampak di sektor ekonomi maka kebijakan saat ini dinilai cukup tepat.

"Sebetulnya PPKM Darurat kan evaluasinya tidak secara akumulasi, ini memang dilihatnya per hari sehingga sifatnya fleksibel. Artinya dengan kondisi yang sekarang ini, dampak dari Covid-19 tidak hanya untuk kesehatan tapi juga perekonomian, maka masa perpanjang 5 hari dengan relaksasi per tahap," imbuhnya.

Meski demikian, dia mengatakan pemerintah tetap harus punya target tertentu. Dalam 5 hari ke depan tagetnya tidak hanya penurunan kasus tapi juga positivity rate dan presentasi BOR rumah sakit. Target tersebut, sebutnya bisa tercapai bila implementasi PPKM Darurat dijalankan dengan sungguh-sungguh oleh masyarakat.

"Kalau masyarakat patuh terhadap PPKM, ini bisa mempercepat capaian dari targetnya, sehingga relaksiasi dari PPKM bisa lebih cepat," tandas.(OL-7)

Baca Juga

Medcom.id

Indonesia Kecolongan Kemasukan Limbah B3 Impor

👤Andhika Prasetyo 🕔Rabu 28 Juli 2021, 14:48 WIB
pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bea Cukai sudah melarang kegiatan impor limbah B3 terutama yang terkait dengan peralatan...
Ist/KLHK

Pemerintah Siapkan Rp1,8 Triliun untuk Tangani Limbah Medis

👤Andhika Prasetyo 🕔Rabu 28 Juli 2021, 14:39 WIB
KLHK akan mengintensifkan penanganan limbah medis beracun di Tanah Air. Setidaknya, dana sebesar Rp1,8 triliun sudah bisa disiapkan untuk...
Ist/Aston

Utamakan Prokes di Era PPKM, Aston Imperial Bekasi Hotel Siap Menyambut Tamu

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 28 Juli 2021, 13:38 WIB
Langkah langkah yang diambil dan dibuat demi kesehatan dan keselamatan standar merupakan tujuan utama untuk menciptakan lingkungan yang...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Membangun Konektivitas Segitiga Emas Jawa Bagian Tengah

 Untuk membangkitkan pertumbuhan perekonomian di Jawa bagian tengah, Tol Joglosemar menjadi salah satu solusi

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya