Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
Tiongkok, pada Selasa, dengan tajam membantah tuduhan AS bahwa mereka melakukan peretasan besar-besaran terhadap Microsoft.
Kedutaan Besar Tiongkok di Selandia Baru segera mengeluarkan bantahan dari tuduhan tersebut, dengan mengatakan itu sama sekali tidak berdasar dan tidak bertanggung jawab.
Baca juga: Di Inggris, Anak-anak Hanya Diberi Vaksin Covid-19 Jika Rentan
Langkah itu juga didukung oleh kedutaan besarnya di Australia, yang menuduh Canberra meniru retorika AS.
"Sudah diketahui bahwa AS telah terlibat dalam penyadapan yang tidak bermoral, besar-besaran dan tanpa pandang bulu di banyak negara termasuk sekutunya," kata kedutaan dalam sebuah pernyataan. "Negara itu adalah juara dunia serangan siber berbahaya," tambahnya.
Sebelumnya, Amerika Serikat menuduh Beijing melakukan serangan dunia maya terhadap Microsoft dan mendakwa empat warga negara Tiongkok atas peretasan "berbahaya" pada Maret.
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan serangan terhadap Microsoft Exchange, server email teratas untuk perusahaan di seluruh dunia, adalah bagian dari pola perilaku yang tidak bertanggung jawab, mengganggu, dan tidak stabil di dunia maya, yang merupakan ancaman besar bagi ekonomi dan keamanan nasional.
Dalam sebuah pernyataan, Blinken mengatakan Kementerian Keamanan Negara Tiongkok atau MSS telah memupuk ekosistem peretas kontrak kriminal yang melakukan kegiatan yang disponsori negara dan kejahatan dunia maya untuk keuntungan finansial mereka sendiri.
Sementara itu, Departemen Kehakiman AS mengatakan empat warga negara Tiongkok telah didakwa meretas komputer puluhan perusahaan, universitas, dan badan pemerintah di Amerika Serikat dan luar negeri antara 2011 dan 2018.
"Amerika Serikat akan memberlakukan konsekuensi pada pelaku siber jahat (Tiongkok) atas perilaku tidak bertanggung jawab mereka di dunia maya," kata Blinken, yang mengacu pada dakwaan. (AFP/OL-6)
Ilmuwan Tiongkok menemukan waktu paling aman bagi manusia untuk beraktivitas di Bulan. Dengan suhu ekstrem dan radiasi tinggi, pemilihan waktu jadi kunci bertahan hidup.
Masa pensiun ISS mendekat pada 2030, namun stasiun ruang angkasa komersial penggantinya belum siap. AS hadapi risiko keamanan nasional dan persaingan ketat dengan Tiongkok.
Beijing dengan tegas menentang penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional.
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Komandan Shenzhou 21, Zhang Lu, baru saja mengukir sejarah sebagai astronaut Tiongkok dengan aktivitas luar kendaraan (EVA) terbanyak. Simak detail misinya!
Kuba hadapi krisis energi terburuk akibat blokade minyak AS. Tiongkok gerak cepat pasok teknologi solar sebagai tandingan dominasi geopolitik Donald Trump.
Pemkot Bandung mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melakukan pemesanan hotel secara daring, menyusul ditemukannya dugaan peretasan.
DINAS Rahasia AS tengah menyelidiki gangguan pada eskalator dan teleprompter saat kunjungan Presiden Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump ke Sidang Majelis Umum PBB.
Fitur ini disebut Memory Integrity Enforcement (MIE), dirancang untuk menghentikan bug kerusakan memori, salah satu kerentanan paling umum yang dieksploitasi pengembang spyware
Google bantah kabar peretasan gmail. Perusahaan ini menegaskan sistem keamanan mereka masih tangguh.
Anthropic mengungkap AI Claude disalahgunakan peretas, termasuk Korea Utara, untuk serangan siber, pencurian data, hingga penipuan kerja jarak jauh.
"Berdasarkan hasil penelusuran dan validasi yang telah kami lakukan, kami memastikan bahwa klaim kebocoran data yang dikelola Pemprov Jabar itu tidak benar,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved