Senin 19 Juli 2021, 20:00 WIB

Tingginya Kepercayaan pada Program Vaksinasi Diapresiasi

Atalya Puspa | Humaniora
Tingginya Kepercayaan pada Program Vaksinasi Diapresiasi

Antara/Abriawan Abhe
Vaksinasi Covid-19 pada mahasiswa

 

BERDASARKAN hasil riset yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI), 84,9% masyarakat Indonesia setuju terhadap program vaksinasi covid-19. Menanggapi hasil survei tersebut, KPCPEN melihat itu adalah suatu hal yang positif. 

“Ini bagus sekali, di saat sedang tingginya lonjakan kasus covid-19, 84,9% masyarakat Indonesia setuju terhadap program vaksinasi covid-19 dan terdapat 68,6% masyarakat percaya bahwa vaksin dapat mencegah penularan virus covid-19,” terang Arya Sinulingga, Koordinator Komunikasi Publik Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Arya Sinulingga dalam keterangan resmi, Senin (19/7). 

Arya menjelaskan, kepercayaan publik merupakan hal penting, karena peran serta dan partisipasi publik jadi salah satu elemen penentu sukses-tidaknya penanganan pandemi. Vaksin covid-19 yang saat ini sudah disuntikkan lebih dari 50 juta dosis, tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kekebalan tubuh sehingga jika ada orang yang tertular virus tersebut, diharapkan tidak mengalami sakit berat. 

Baca juga : Tambahan Pasokan Vaksin Sinopharm Percepat Vaksinasi Gotong Royong

“Untuk mencegah agar kita tidak tertular virus covid-19 adalah dengan disiplin protokol kesehatan, sering mencuci tangan, memakai masker rangkap, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas,“ terang Arya. 

Senada dengan Arya, Ahli Virologi dan Molekuler Biologi Universitas Udayana I Gusti Ngurah Mahardika mengatakan, pandemi covid-19 kembali merebak hebat di banyak negara di dunia. Tentu hal ini mengkhawatirkan banyak orang jika vaksin yang sudah digunakan di dunia tak bekerja optimal. 

Menurutnya, terinfeksi bisa saja terjadi. Kasus positif covid-19 boleh naik asal tak bergejala berat. Dia menambahkan, di negara yang capaian vaksinasi covid-19 sudah di atas 50 persen, kematian rendah walau lonjakan kasus positif kembali tinggi. Berdasarkan pengamatannya, lanjut Mahardika, hal ini terjadi di beberapa negara seperti Inggris, Jeman, dan Amerika Serikat yang capaian vaksinasi telah tinggi. (OL-7)

Baca Juga

Antara/Mohammad Ayudha.

Sosok Muhadjir Effendy di Mata Buya Syafii

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 31 Juli 2021, 18:35 WIB
Menurut Buya Syafii, di samping sebagai kader almarhum Malik Fadjar, Muhadjir Effendy merupakan sosok gigih dan...
Ist

Terima Hibah Oksigen Konsentrator, Kosgoro 1957 Distribusikan ke Rumah Sakit

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 31 Juli 2021, 18:15 WIB
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI Agung Laksono menilai oxygen concentrator HFNO ini dibutuhkan bagi para pasien yang terkena Covid-19...
Antara/HO-BNPT

BNPT dan YHPB Beri Bantuan Mahasiswa Perantauan

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 31 Juli 2021, 17:52 WIB
BNPT bekerja sama dengan Yayasan Harmoni Pemersatu Bangsa (YHPB) menggelar gerakan bakti sosial memberikan bantuan kepada mahasiswa...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencari Abdi Negara di Tengah Pandemi

Jumlah pelamar di bawah perkiraan 5 juta orang dan menurun ketimbang perekrutan sebelumnya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya