Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
FAKULTAS Psikologi Universitas Indonesia (UI) melaporkan bahwa resiliensi orang Indonesia cenderung rendah. Di tengah situasi sulit atau dalam tekanan, orang Indonesia cenderung pesimis melihat masa depan.
"Secara umum, rata-rata resiliensi orang Indonesia itu tergolong rendah. Mereka cenderung tidak tahan terhadap tekanan atau rasa sakit serta cenderung pesimis melihat masa depan ketika mengalami situasi yang menekan dan membuat mereka terpukul," ujar Dr. Bagus Takwin, M.Hum, Ketua Laboratorium Cognition, Affect, & Well-Being Fakultas Psikologi UI, sebagai peneliti utama, Sabtu (10/7).
Hasil riset disampaikan pada webinar bertajuk Resiliensi di Masa Pandemi: Studi tentang Resiliensi dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Mental pada Orang Indonesia secara daring yang dihadiri 614 peserta. Dijelaskannya, resiliensi dapat dibangun melalui yang disebut dengan afek positif, yaitu pengalaman positif yang dialami seseorang ketika berinteraksi dengan orang lain atau ketika berhasil mengatasi tantangan hidup.
"Contoh, ketika seseorang berhasil menyelesaikan sesi olahraga yang berat, ini memberikan afek positif. Ada emosi positif yang terjadi di dalam diri ketika berhasil menyelesaikan satu tantangan dalam hidup," ucapnya.
Jika dikaitkan dengan kondisi pandemi, bila situasi sulit ini terus terjadi dalam waktu lama, hal tersebut akan berdampak buruk. Kondisi resiliensi yang rendah ini dapat menyebabkan gangguan mental meningkat di masyarakat seperti sulit berkonsentrasi, tidak merasa puas dengan yang dijalani, sulit mengambil keputusan, serta sulit menyelesaikan masalah.
Kepala Lembaga Demografi UI Turro S. Wongkaren, Ph.D membeberkan bahwa resiliensi itu terdiri dari dua unsur, yaitu daya lenting dan fleksibilitas. Menariknya, masyarakat Indonesia itu tidak punya daya lenting (bounce back) yang baik terhadap masa depan, cenderung puas dengan status quo. "Namun kita punya daya fleksibilitas (daya tahan) yang tinggi terhadap penderitaan," kata dia.
Dosen F.Psi UI Dr. S.R. Pudjiati, M.Si, Psikologi menyampaikan bahwa untuk membangun resiliensi seseorang dapat diajak untuk mengenal aspek karakteristik internal dan eskternal dirinya. Seseorang harus mengenal kekurangan dan kelebihannya (who am i?), lalu mengenal kualitas hubungannya dengan orang lain (what i have?), sehingga lalu seseorang dapat mengenali kapasitasnya dirinya secara realisitik (what i can do?). "Hal ini adalah cara-cara sederhana yang dapat dilakukan semua orang untuk membangun resiliensi," ujarnya.
Adapun riset ini dilakukan dengan tujuan mengetahui keadaan dan faktor-faktor pembentuk resiliensi serta merekomendasikan tindakan yang perlu dilakukan untuk meningkatkan resiliensi, kesehatan mental, dan kebahagiaan masyarakat Indonesia di tengah pandemi. "Harapan kami, hasil penelitian ini dapat menjadi suatu bahan intervensi dari berbagai stakeholders guna meningkatkan ketangguhan kita sebagai bangsa. Ini merupakan salah satu upaya dunia pendidikan. Dalam hal ini, Fakultas Psikologi UI siap membantu usaha intervensi tersebut yang juga merupakan bagian dari layanan Fakultas Psikologi UI kepada masyarakat." ujar Dekan Fakultas Psikologi UI Dr. Tjut Rifameutia Umar Ali. (OL-14)
Studi terbaru mengungkap teknik "meta-cognitive doubt". Meragukan pikiran negatif ternyata lebih efektif untuk kembali berkomitmen pada tujuan jangka panjang.
Korps Relawan Bencana di bawah Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi), melaksanakan rangkaian Psychosocial Support Program bagi anak-anak yang terdampak gempa bumi di Kabupaten Poso.
Dialah Saparinah Sadli, perempuan berusia 99 tahun yang menjadi saksi hidup perjalanan panjang ilmu psikologi dan gerakan perempuan di Indonesia.
Talentlytica bersama Unit Usaha Akademik Unpad akan menggelar Workshop Pauli Reimagined pada 4 Oktober mendatang di Bandung, Jawa Barat
Penggunaan pacar AI di platform seperti Character.AI makin populer, tetapi pakar memperingatkan risikonya.
Cinta bukan hanya soal perasaan, tapi juga ilmiah. Pelajari efek hormon ini saat jatuh cinta dan patah hati.
Founder sekaligus Pemimpin Umum Suratkabar Kampus UI Salemba, Antony Z Abidin, menekankan pentingnya warisan nilai profesionalisme dan etika jurnalistik.
Universitas Indonesia menggandeng Bank Sampah Alamanda Sejahtera dalam kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang menyasar anak-anak sekolah dasar di Kota Bekasi.
FEB UI melaksanakan program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa edukasi pengelolaan sampah organik dan anorganik bagi ibu rumah tangga.
Universitas Indonesia bersama Universitas Sumatera Utara memberikan layanan kesehatan dan pendampingan psikososial bagi penyintas banjir bandang di Sumatra Utara
Salah satu terobosan dalam program ini adalah penempatan unit filter air bersih dan fasilitas internet di Puskesmas Batipuh Selatan.
Kegiatan ini bertujuan membekali relawan dengan pengetahuan dan keterampilan dasar Psychological First Aid sebagai respons awal dalam situasi krisis dan bencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved