Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGIAN besar masyarakat Indonesia telah mendapatkan suntikan dosis kedua vaksinasi Covid-19 bermerek Sinovac. Namun tak sedikit dari mereka yang meragukan efektivitas vaksin tersebut sehingga berencana mendapatkan suntikan vaksin dengan mereka lain.
Seiring munculnya varian baru dan keraguan terhadap efektivitas vaksin sebelumnya, Direktur Pasca Sarjana Universitas YARSI/Guru Besar FKUI, Prof. Dr.Tjandra Yoga Aditama mengatakan vaksinasi pertama kali diberikan pada pertengahan Desember 2020. Oleh karena itu, vaksinasi asli Covid baru ada 6 bulan sehingga untuk mengetahui efektivitas tentunya diperlukan evaluasi berkala 1 tahun hingga 2 tahun.
"Yang ada hasil uji klinik yaitu efikasi, untuk mengetahui efektivitas di lapangan atau untuk mengetahui berapa lama antibodi bertahan tentunya harus evaluasi, 1 atau 2 tahun. Nah vaksinasi aja baru berjalan 6 bulan," kata Prof Tjandra dalam diskusi virtual Kamis (8/7).
Prof.Tjandra menyebut vaksinasi dosis ketiga baik dengan vaksin merek yang sama atau merek lain tentunya diperlukan penelitian lebih lanjut.
"Tanpa mempersoalkan vaksin Sinovac atau vaksin lainnya. Bahkan ada yang sudah vaksin dosis kedua Pfizer tetap positif Covid-19, nah itu mungkin saja. Makanya orang berpikir vaksin dosis ketiga, lebih bagus tetapi untuk itu mustinya diteliti dulu. Kita belum punya bukti penelitian yang cukup lengkap," paparnya.
Namun demikian, Prof.Tjandra tak memungkiri bahwa akhirnya akan terjadi atau kecendrungan diberikan dosis ketiga dengan vaksin yang sama atau vaksin lainnya.
"Ada juga kemungkinan yang berkembang meet and match, karena ada pendapat yang mengatakan meet and match lebih bagus, jadi kalau pertama dikasih astrazeneca kedua di kasih pfizer lebih bagus kayaknya," ujarnya.
Bahkan ada yang lebih ekstrem lagi pada waktu Eropa sedang dihantam pandemi terbesar, seperti di Inggris atau Badan Kesehatan setempat mengatakan bahwa memberikan satu dosis saja daripada tidak sama sekali dengan kondisi keterbatasan dosis vaksin.
"Kita sudah seperti ini mendingan kita kasih vaksin sekali aja, jika kita memiliki 1000 vaksin maka dua kali vaksi yang tersuntik hanya 500 orang. Atau semua divaksin meskipun hanya sekali tetapi sudah ada 1000 orang," paparnya.
Menurut Prof Tjandra, memang ada uji coba untuk vaksin dosis ketiga tapi belum ada hasil yang sepenuhnya konklusif. Bahkan dia tak menyalahkan pemahaman-pemahaman itu atau kemungkinan saja akan benar tetapi bukti ilmiah belum sepenuhnya 100% ada.
"Vaksinasi dosis ketiga ini memang suaranya lagi keras-kerasnya, baik dengan obat vaksin yang sama atau lainnya. Nah kita lihat saja perkembangan sejalan waktu, mungkin bisa saja diberikan. AstraZeneca dosis pertama dan Pfizer kedua juga cukup diminati orang dianggap lebih baik terutama mengatasi varian-varian baru," pungkasnya. (Fer/OL-09)
Tim UI menggunakan teknologi *Remotely Operated Vehicle* (ROV) atau drone bawah air untuk memetakan kondisi visual terumbu karang.
Sejak diaktifkan kembali pada 25 Februari 2012, IKA Notariat UI terus bertransformasi menjadi wadah komunikasi dan kontribusi bagi almamater serta masyarakat.
Saat ini setiap tahunnya hanya sekitar 1 juta dari 9 juta lebih siswa SMA yang lulus berhasil masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN).
Konferensi ini menekankan pentingnya integrasi pendidikan karakter dan kemajuan sains dalam menghadapi dinamika global serta percepatan transformasi digitaL
Pertambangan berkontribusi sekitar 12% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) serta menghasilkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mineral dan batubara mencapai Rp140,5 triliun pada 2024.
Kombinasi kunjungan kampus dan industri ini bertujuan agar siswa memiliki bekal etika dasar saat nantinya aktif berorganisasi maupun memasuki dunia kerja.
Deby Vinski menyampaikan Celltech Stem Cell Centre menggandeng RSPPN Soedirman guna memperluas akses layanan terapi sel punca berstandar internasional di Indonesia.
PADA Senin, 2 Februari 2026, dibentuk Forum Organisasi Profesi Kedokteran dan Kesehatan Indonesia (FOPKKI) sebagai forum koordinasi dan komunikasi nasional.
Presiden Prabowo menjajaki kerja sama STEM dan kedokteran dengan 24 universitas terkemuka Inggris demi memperkuat pendidikan tinggi dan tenaga medis RI.
Program ini memungkinkan para mahasiswa untuk memperoleh pengalaman klinis melalui kegiatan kepaniteraan atau observership di berbagai rumah sakit luar negeri.
PRESIDEN Prabowo Subianto mengungkapkan, pemerintah bakal merealisasikan pembukaan kampus-kampus kedokteran di berbagai daerah sebagai langkah konkret menjawab kebutuhan nasional.
Kemdiktisaintek mendukung upaya Majelis Guru Besar Kedokteran Indonesia (MGBKI) dalam memperbaiki tata kelola dan sistem perguruan tinggi di bidang pendidikan kedokteran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved