Minggu 16 Mei 2021, 06:30 WIB

Silaturahim Virtual tidak Mengurangi Keberkahan

Van/X-10 | Humaniora
Silaturahim Virtual tidak Mengurangi Keberkahan

MI/PERMANA
Vokalis Slank Kaka tampil bersama musikus Oppie Andaresta di program Vaksin untuk Negeri (VUI) di Studio Metro TV, Jakarta, Kamis (13/5).

 

PANDEMI covid-19 yang belum juga berakhir memaksa umat Islam, khususnya di Indonesia, harus kembali merayakan Lebaran dengan tidak mudik ke kampung halaman. Ini merupakan kali kedua pemerintah menerapkan larangan mudik untuk memutus rantai penyebaran covid-19.

Dalam acara Vaksin untuk Indonesia (VUI) yang ditayangkan Metro TV pada Kamis (13/5), personel Slank membeberkan kisah mereka yang harus menjalani Hari Raya Idul Fitri 1442 H tanpa melakukan silaturahim secara fisik. Lebaran di tengah pandemi menjadi momentum untuk lebih introspeksi diri.

"Gue, istri, anak-anak gue gak ke mana-mana, di rumah saja. Mulai dari sekolah di rumah, olahraga, dan kita sama-sama introspeksi soal kehidupan," ungkap personel Slank Bimbim dalam acara VUI Spesial Idul Fitri dengan tema Sehat senang menang, itu.

Hal serupa juga diakui vokalis Slank Kaka. Dia mengatakan banyak hal yang mendorongnya untuk berubah selama pandemi. Dan di usia yang tidak muda lagi dia merasa menjadi lebih sabra, meski harus menjalani Lebaran di rumah. "Usia juga dan pandemi makin menjelaskan bahwa ada waktunya untuk lu hijrah, sekali lagi berkah pandemi," tuturnya.

Selain itu, salah satu VUI Lovers (komunitas pecinta VUI) bernama Yuni mengungkapkan bahwa sudah 10 tahun dirinya tidak pernah merayakan Lebaran bersama keluarga. Pasalnya, dia sedang bekerja di Singapura dan dalam dua tahun terakhir makin sulit untuk bisa mudik.

Terkait silaturahim di momen Lebaran yang hanya bisa dilakukan secara virtual, ustaz Erick Yusuf mengatakan bahwa hal itu tidak mengurangi esensi silaturahim. Meski silaturahim bermakna saling mengunjungi secara fisik, di tengah pandemi ada hal yang lebih utama, yakni keselamatan.

"Kita mesti memahami bahwa kita harus dalam kontemplasi esensi dari silahturahim. Karenanya Allah tidak akan mengurangkan yang namanya pahala, Allah tidak akan menghilangkan keberkahan usia, Allah tidak akan menyempitkan rejeki orang yang ingin bersilahturahim dengan cara online atau teknologi," jelasnya.

Sementara itu, juru bicara covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menjelaskan pandemi saat ini belum berakhir dan program vaksinasi pun tengah berjalan. Untuk memastikan tidak terjadi penyebaran virus yang lebih luas, interaksi antarmasyarakat harus terus ditekan.

"Si virus korona itu bisa bertahan kalau dia ada di manusia. Nah penularannya itu adalah dari manusia ke manusia saat berinteraksi," jelasnya.

Program acara VUI tayang di Metro TV setiap Jumat, pukul 20.05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank tidak saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial. (Van/X-10)

 

Baca Juga

Pexels

Cemas karena Munculnya Varian Omicron? Ini Tips Mengatasinya

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 07 Desember 2021, 09:30 WIB
"Munculnya varian Omicron dapat menyebabkan kecemasan dan ketakutan di antara orang-orang. Ketidakpastian tentang masa kini dan masa...
ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

Keju yang Baik Miliki Kandungan Zat Gizi seperti Susu

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 07 Desember 2021, 09:00 WIB
Seperti halnya susu, keju juga harus mengandung tinggi kalsium, protein, dan vitamin...
dok.gromgelato

Apa Manfaat Makan Es Krim di Pagi Hari?

👤Muhamad Fauzi 🕔Selasa 07 Desember 2021, 08:50 WIB
MENGOSUMSI es krim di pagi hari bahkan dapat mendatangkan manfaat positif bagi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya