Senin 03 Mei 2021, 13:05 WIB

Tetapkan Pemenang Mux, LPS Terpilih Diminta Siapkan Infrastruktur

Faustinus Nua | Humaniora
Tetapkan Pemenang Mux, LPS Terpilih Diminta Siapkan Infrastruktur

Kominfo.go.id
Istimewa

 

KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah menetapkan pemenang seleksi penyelenggara multiplexing (mux) untuk siaran televisi digital terestrial di 22 provinsi usai memberi kesempatan sanggah dan klarifikasi hingga 30 April 2021. Sebanyak 5 lembaga penyiaran swasta (LPS) pemenang seleksi diminta segera mengambil langkah-langkah persiapan, khususnya persiapan infrastruktur.

"Seluruh penyelenggara mux pemenang seleksi agar segera menyelesaikan kewajiban-kewajibannya sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, dalam hal ini yang paling penting adalah infrastruktur," ungkap Menkominfo Johnny G. Plate dalam konverensi pers virtual, Senin (3/5).

Menurutnya, kewajiban itu menjadi prasyarat yang harus dipenuhi LPS pemenang seleksi. Pemerintah pun akan terus meninjau serta mengevaluasi realisasi dari komitmen penyelenggara multiplexing tersebut.

Dengan penetapan itu, lanjutnya LPS harus bergerak cepat sehingga penyiaran digital bisa dilakukan sesuai target.  "Agar nanti pada 2 November 2022 kita akhiri siaran analog atau analog switch off dan mengawali full penyiaran digital dengan harapan bahwa industri penyiaran kita semakin berkembang pesat dan maju di era digital," terangnya.

Lebih lanjut, Johnny menegaskan, penetapan pemenang seleksi mux sudah sesuai dengan aturan dan mekanisma yang berlaku. Sejak diumumkan pada 26 April, Kementerian Kominfo kemudian membuka kesempatan sanggah hingga 30 April.

"Terhadap sanggahan-sanggahan telah diberikan jawaban, klarifikasi dan penjelasan sesuai dengan aturan-aturan dan mekanisme yang tersedia," terangnya.

Adapun, ke-5 pemenang yakni Grup Emtek memperoleh 9 wilayah layanan, Metro TV 9 wilayah layanan, NTV Group dengan 2 wilayan layanan, RCTI-MNC Group untuk 9 wilayah layanan, dan VIVA Group dengan 5 wilayah layanan. Total sebanyak 43 untuk 22 wilayah layanan atau provinsi.

Penetapan hasil seleksi itu berhak atas pengelolaan 50% dari kapasitas saluran multiplexing untuk program siaran afiliasi. Sementara 50% kapasitas tersisa akan disewakan kepada LPS lain, lembaga penyiaran lokal (LPL) dan lembaga penyiaran komunitas (LPK) melalui mekanisme yang ditetapkan oleh penyelenggara mux.

Sementara itu, TVRI sebagai lembaga penyiaran pemerintah juga memiliki slot siaran yang dapat dimanfaatkan oleh LPS. Mengingat tidak semua slot TVRI sebagai penyelenggara mux dapat digunakan sepenuhnya oleh lembaga penyiaran itu sendiri.

Selain melakukan seleksi, Johnny menerangkan bahwa pemerintah juga melakukan evaluasi atas 12 wilayah layanan atau provinsi tersisa. Hal itu untuk menetapkan status penyelenggara mux yang hasilnya akan segera diumumkan.(H-1)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Akbar N

Jaga Positivity Rate Indonesia dengan tidak Memaksa Mudik

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Rabu 12 Mei 2021, 11:46 WIB
Pada bulan Mei, tercatat angka minimal sebesar 8,5% dan maksimal sebesar 13,6% dengan angka rata-rata sebesar...
DOK THE SULTAN HOTEL AND RESIDENCE JAKARTA

Gemerlapnya Idul Fitri di The Sultan Hotel and Residenc, Jakarta

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 12 Mei 2021, 11:42 WIB
Prasmanan khusus Lebaran dibandrol di harga Rp250.000...
MI/Andri Widiyanto

Tukarkan Sampah Anda Dengan Poin Digital MRT Jakarta

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 12 Mei 2021, 10:50 WIB
MASYARAKAT yang menyetorkan sampah melalui waste station dan rebox akan mendapatkan poin dalam bentuk uang digital yang terdapat pada...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya