Sabtu 01 Mei 2021, 14:08 WIB

Menaker: Pandemi Percepat Pembangunan SDM Berkualitas

M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora
Menaker: Pandemi Percepat Pembangunan SDM Berkualitas

Ist
Menaker Ida Fauziyah

 

PANDEMI covid-19 mendorong dunia ketenagakerjaan untuk bertransformasi mempercepat perubahan menuju revolusi industri 4.0.

Gelombang baru revolusi ini ditandai dengan makin gencarnya penggunaan teknologi digital yang mengarah pada otomasi dan pertukaran digital secara cepat dan bahkan realtime di segala aspek.

Baca juga: Cendekia BAZNAS UINAM Tebar Kebaikan bagi Anak Yatim saat Ramadan

"Kita bisa lihat sekarang dunia kini lebih banyak digerakkan oleh internet of things (IoT), artificial intelligence (AI) dan juga Big Data. Perubahan Ini menjadikan pekerjaan hari ini menjadi sangat fleksibel, baik dari segi waktu maupun tempat. Kerja tidak lagi harus dikerjakan di kantor dan di jam-jam kerja yang telah ditentukan. Kerja kini bisa di mana saja dan kapan saja,” ujar Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziah dalam keterangannya, Sabtu (1/5).

Menurut Ida, gelombang perubahan yang terjadi juga memantik disrupsi dalam dunia industri dan juga menciptakan tatanan baru dalam dunia kerja. Perekonomian dunia secara bertahap bergerak dari old economy ke arah new economy.

World Economic Forum (WEF) dalam laporan terbarunya memperkirakan bahwa akan ada sedikitnya 95 juta jenis pekerjaan baru yang akan tumbuh bersamaan dengan 85 juta pekerjaan lama yang bakal semakin berkurang dan hilang.

Di Indonesia, McKinsey juga meyakini ada setidaknya 23 juta pekerjaan yang terdampak oleh gelombang otomasi, namun juga akan ada puluhan juta pekerjaan baru yang akan muncul

"Dengan kondisi demikian, Ida menyebut bahwa pada akhirnya profil dan skill yang dibutuhkan di masa depan juga pasti akan berubah," ucapnya.

"Dengan segala perubahan itu, maka pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM) adalah kuncinya. Dan dalam konteks korporasi, peran itu jelas berada di bagian Human Resources (HR)," sambungnya.

Menurut Ida peran HR berada di ujung tombak dalam pengembangan kompetensi dan karier karyawan. Dari sana lah perusahaan kemudian memupuk daya saingnya menjadi lebih baik lagi, dan siap menghadapi berbagai tantangan di industri.

"Terakhir, dalam kaca mata pemerintah, sumbangsih HR ini juga merupakan dukungan nyata dalam upaya membangun SDM Indonesia yang unggul dan mumpuni di masa depan," pungkasnya. (OL-6)
 

Baca Juga

Ilustrasi/Istock

Protein Hewani Bantu Atasi Masalah Gizi Buruk

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 16 Juni 2021, 17:54 WIB
Di fase terbentuknya jaringan otak, perkembangan tulang dan berbagai organ tubuh lainnya membutuhkan dukungan beragam asupan zat gizi,...
CDC

Rilis Panduan Penanganan Long Covid, CDC: Berikan Empati pada Pasien

👤Faustinus Nua 🕔Rabu 16 Juni 2021, 17:25 WIB
THE Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat merilis panduan sementara pelayanan kesehatan dalam merawat pasien...
Antara

BRIN : Indonesia Batasi Masuknya Peneliti Asing karena Pandemi

👤Faustinus Nua 🕔Rabu 16 Juni 2021, 16:55 WIB
BADAN Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)  akan melakukan penyesuaian metode riset di masa pandemi covid-19 dengan membatasi mobilitas...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Orang Rimba masih Berjuang untuk Diakui

MATA Mariau tampak berkaca-kaca kala menceritakan perihnya derita kehidupan anggota kelompoknya yang biasa disebut orang rimba.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya