Rabu 28 April 2021, 20:38 WIB

Ramadan Ajarkan untuk Saling Mengasihi Antarsesama

mediaindonesia.com | Humaniora
Ramadan Ajarkan untuk Saling Mengasihi Antarsesama

Antara/HO
Dosen Universitas Islam As-syafiiyah Jakarta Dr.KH Farhat Abdullah, MA.

 

DOSEN Universitas Islam As-syafiiyah Jakarta Dr.KH.Farhat Abdullah, MA, mengatakan Ramadan bukanlah festival keagamaan untuk merayakan arogansi umat untuk selalu dimengerti bagi mereka yang berbeda, namun mengajarkan untuk saling mengasihi antar-sesama.

"Ramadan adalah rahmat bagi semesta, agar yang berbeda bisa merasakan indahnya bulan suci, sehingga mereka yang tidak berpuasa merasakan toleransi, lembut dan indahnya sikap orang yang berpuasa," kata KH Farhat dalam rilis yang diterima di Jakarta, Rabu (28/4).

KH.Farhat mengatakan bahwa agama Islam ini sesungguhnya adalah agama rahmatan lil alamin, agama rahmat, kasih sayang, bukan hanya khusus kepada umat Islam saja, tetapi kepada seluruh seluruh manusia. Bahkan seluruh alam semesta ini menjadi kasih sayang.

"Jadi puasa ini adalah menjadi kasih sayang kepada sesama Muslim, kepada umat seagama, antaragama dan bahkan kepada makhluk-makhluk yang lain, kepada hewan, kepada tumbuhan itu kita saling mengasihi dan saling berbagi seperti itu,” ucap KH Farhat.

Oleh sebab itu, menurut dia, sudah tentu karena Islam ini sangat menganjurkan yang namanya toleransi. Ia menyebut bahwa untuk hal itu sudah jelas ayatnya, bahwa silahkan beragama masing-masing dimana ayatnya sudah jelas yaitu di Al Quran surat Al-Kafirun.

Qul yā ayyuhal-kāfirụn; lā a'budu mā ta'budụn; wa lā antum 'ābidụna mā a'bud; wa lā ana 'ābidum mā 'abattum; wa lā antum 'ābidụna mā a'bud,” yang kemudian ditutup ayat “lakum dīnukum wa liya dīn”.

“Yang mana maksudnya ‘Bagi mu agamamu, dan bagi kami agama kami’. Kami beribadah menurut keyakinan kami. Dan kalian beribadah menurut keyakinan kalian,” jelasnya.

Maka sudah sepantasnya dalam menjalani bulan suci Ramadan ini, umat diharapkan untuk bisa menjaga toleransi antarsesama. Sebagaimana diamanatkan dalam Al Quran surat Al-Kafirun tersebut.

Karena itulah puasa seharusnya menjadikan kita pribadi yang lebih toleran dan lebih peka terhadap kondisi sosial di sekitar dan semua harus saling menghormati dan saling menghargai.

"Ramadan itu mencerminkan cinta kasih, dimana agar umat manusia ini untuk cinta kasih dan sayang kepada negara. Ya cinta kepada negara selama ini biasa disebut ‘Hubbul Wathon Minal Iman’, yang mana artinya ‘cinta kepada negara, cinta kepada tanah air adalah sebagian daripada iman,” tutur Kiai Farhat. (Ant/OL-09)
 

Baca Juga

Antara/Maulana Surya.

Tracing secara Rutin Kunci Cegah Terjadi Klaster Sekolah

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Jumat 28 Januari 2022, 18:25 WIB
Terkait lonjakan kasus di sekolah, testing dengan menggunakan rapid test antigen masih...
Antara/Adiwinata Solihin

Siswa Jadi Fokus Pengembangan SDM Unggul Indonesia 

👤Faustinus Nua 🕔Jumat 28 Januari 2022, 18:24 WIB
"Kita harus hyper focus terhadap murid. Itu tujuan kita bersama dalam proses pendidikan," ujarnya dalam MGN Summit 2022: Our Next...
Dok. Ubhara

Sosialisasikan Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Ubhara Gelar Research Day 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Jumat 28 Januari 2022, 18:21 WIB
Rektor Ubhara Jaya, Irjen Pol. (Purn) Bambang Karsono mengatakan, kegiatan itu menjadi upaya penyebarluasan hasil penelitian dan pengabdian...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya