Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
TENTARA Nasiona Indonesia (TNI) Angkatan Laut menurunkan Tim Crisis Centre yang akan mendampingi keluarga prajurit yang gugur dalam peristiwa tenggelamnya KRI Nanggala 402.
"Kondisi mental keluarga utamanya istri dan anak-anak dari para awak KRI Nanggala 402 saat ini menjadi salah satu perhatian utama TNI Angkatan Laut," kata Pangkoarmada II Laksda TNI I N.G. Sudihartawan di Surabaya, Selasa (27/4).
Sebagai bentuk perhatian itu, TNI AL mewujudkan dalam bentuk pendampingan psikologis oleh tim crisis center guna menguatkan mental atau moril keluarga yang ditinggalkan.
Tim crisis Center melibatkan sejumlah psikolog dari Dinas Psikologi Angkatan Laut (Dispsial) untuk memberikan penguatan dan dukungan moril melalui konseling, juga Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) yakni salah satu teknik terapi alternatif untuk mengatasi masalah emosi dan fisik. Selain psikolog, para perwira dan bintara rohani (paroh) juga turut dilibatkan.
Menurutnya, pasca dinyatakan hilang, TNI AL segera mungkin melakukan pendampingan yang melibatkan para psikolog dan paroh untuk memberikan
konseling dan terapi dengan menyambangi kediaman seluruh awak KRI Nanggala 402.
"Hal ini untuk menjaga kestabilan mental terutama istri, anak-anak, dan orang tua mereka, agar tidak down, dan mereka tetap semangat," ungkapnya.
Pangkoarmada II menambahkan jika pendampingan terus dilakukan hingga sekarang. Terlebih setelah Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyatakan bahwa 53 awak KRI Nanggala 402 telah gugur.
Lebih lanjut Laksda Sudihartawan mengatakan, kedepan banyak instansi yang akan membantu upaya pendampingan terhadap keluarga. Ia berharap mental para istri, orang tua dan anak-anak dari awak KRI Nanggala cepat pulih dan tetap semangat melanjutkan hidup setelah kepergian orang yang mereka cintai. (OL-13)
Baca Juga: Jangkar hingga Baju Keselamatan KRI Nanggala 402 Ditemukan
BEA Cukai Tanjung Priok bersama TNI Angkatan Laut gagalkan pemasukan peti kemas bermuatan ballpress (pakaian dan tas bekas).
Pengunjung lainnya, Tisa Putriana, mengaku takjub saat pertama kali menginjakkan kaki di kapal tersebut.
Upacara gelar pasukan operasional dan kehormatan militer bakal dihadiri Presiden Prabowo Subianto di Pusdiklatpassus Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (10/8).
Lantamal XIV berharap pemerintah daerah dapat membantu menyediakan lahan yang strategis dan mudah dijangkau masyarakat.
Pelaksanaan ERB 2025 secara resmi ditandai dengan pelepasan KRI Hasan Basri-382 dari Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Senin (22/7).
Satria Arta Kumbara, nama yang mendadak viral di jagat maya Indonesia, adalah mantan prajurit Marinir TNI AL berpangkat terakhir Sersan Dua (Serda)
PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) menganugerahkan Tanda Kehormatan Samkarya Nugraha untuk KRI Nanggala-402 yang tenggelam di perairan Bali pada 2021 lalu.
Mantan Komandan Kala Seram KRI Nanggala 402 wafat setelah menjalani perawatan di RS Mintohardjo, Jakarta.
Perumahan ini dibangun di atas lahan 2 hektare dan mulai dibangun sejak 23 Agustus 2021. Ada 53 unit rumah khusus untuk Pahlawan KRI Nanggala 402
Kegiatan tersebut adalah murni dukungan kemanusian dari Noah, Musica Studio, serta paduan suara Unpar tanpa ada unsur komersial sedikitpun.
TNI Angkatan Laut membangun monumen untuk mengenang peristiwa tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 di Laut Bali.
Selama pelaksanaan operasi salvage ini telah dilaksanakan penyelaman sebanyak 20 kali dan berhasil mengangkat material-material penting
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved