Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
ADANYA pandemi Covid-19 beberapa waktu belakangan telah memberi dampak yang cukup signifikan tak terkecuali di dunia pendidikan. Melihat hal itu, band legendaris tanah air, Slank mengajak penggemar untuk meningkatkan kepedulian.
Drummmer Slank, Bimbim mengatakan bentuk kepedulian bisa diwujudkan melalui donasi yang disalurkan melalui yayasan Surya Edukasi Bangsa. Tiap partisipasi, lanjutnya, akan sangat membantu menyelamatkan generasi penerus bangsa.
"Kalau kita aware dengan dunia pendidikan, kita pastiiya tidak perlu khawatir dengan generasi penerus bangsa. Karena kalau bukan dari kita sekarang, siapa lagi yang mau peduli," imbuh sang vokalis, Akhadi Wira Satriaji atau yang akrab disapa Kaka, saat taping program Vaksin Untuk Indonesia, di Grand Studio Metro TV, Kedoya, Jakarta, Jumat, (23/4).
Pada saat yang sama, Gitaris Slank, Abdee Negara turut memperkenalkan sosok yang selama ini telah mendedikasikan diri untuk dunia pendidikan dan pesantren. Ia adalah Ipda Budiman, atau yang akrab disapa Abah Budiman.
Menurut Abdee, Abah Budiman ialah sosok yang sangat mengayomi. Ia yang berprofesi sebagai polisi masih punya kesempatan untuk mengurus pendidikan agama sekaligus formal anak yatim-piatu dan duafa.
Baca juga: MUI Imbau Umat di Zona Merah Salat Id di Rumah
Sekolah dan pesantren Abah Budiman sendiri berdiri di Purwakarta, Jawa Barat sejak 2011. Ia menceritakan, pada mulanya ia hanya ingin membuat tempat pengajian.
"Sebelumnya kami tidak pernah berpikir ke arah sana, karena saya sendiri adalah polisi dan hubungannya hanya dengan kamtibmas, tindak pidana dan segala macam. Tapi seiring berjalannya waktu, dan karena dorongan masyarakat di sana saya lalu mendirikan pesantren dan segala macam," tutur Budiman.
Meski sempat mengahadapi penolakan, karena Budiman sendiri mengaku tidak pernah punya pengalaman belajar dan tinggal di pesantren, tapi budi tetap melanjutkan niatnya. Ia merasa yakin karena tujuannya ialah untuk membantu masyarakat dan anak-anak di sekitar rumah agar memiliki kegiatan positif yaitu mengaji selepas Maghrib hingga sebelum Isya.
Selain memberikan tempat untuk mengaji, Budiman juga mengantar anak-anak berangkat sekolah setiap pagi. Sayangnya tak semua anak yang diantar mau belajar, dan oleh karena itu ia mulai mendirikan sekolah di pesantren.
"Mungkin karena anak yatim, kurang didikan, setelah diantar kemudian saya tinggal bekerja, habis itu saya ditelpon kalau anak-anaknya tidak sekolah. Oh kalau begini, saya lalu berpikir harus mendirikan sekolah. Dan ternyata dengan adanya sekolah anak-anak bisa lebih diawasi," imbuhnya.
Pesantren dan sekolah yang didirikan Budiman awalnya memiliki luas 500 meter persegi. Akan tetapi kini sudah semakin berkembang hingga mencapai kurang lebih 1 hektar, yang menampung 200 siswa.
Budiman menggratiskan biaya pesantren sekaligus sekolah untuk anak-anak yatim-piatu dan dhuafa. Sementara untuk keluarga yang punya penghasilan, ia hanya menarik infag. Adapun kurikulum dan tenaga pengajar untuk pesantren ia datangkan dari pesantren Miftahul Huda, Tasikmalaya, sementara kurikulum pendidikannya diadopsi dari Kementerian Agama.
"Awalnya, kalau dipikir secara akal kita dapat dari mana? Kita tidak punua donatur tetap. Tetapi ketika kita membutuhkan Allah pasti punya. Awalnya ya perjuangan istri saya. Berpikirnya kalau semua gratis, kita makannya dari mana? Tapi dengan keikhlasan, ya sudah kita pakai gaji saja, dan diluar gaji kita pakai penghasilan dari usaha kecil-kecilan," imbuh Budiman.(OL-4)
Media Group bersama Fun Garden of Literasi menggelar pesantren kilat yang diikuti 40 anak untuk memeriahkan Ramadan 1447 Hijriah
MEDIA Group bersama Fun Garden of Literasi menggelar kegiatan pesantren kilat yang diikuti lebih dari 40 anak di Masjid Nursiah Daud Paloh.
KONDISI pendidikan di Provinsi Aceh pascabanjir pada November 2025 masih memprihatinkan dan memerlukan pemulihan segera serta terarah.
THE Papandayan Jazz Fest (TPJF) 2025 digelar pada Sabtu dan Minggu (4–5/10) di The Papandayan Hotel Bandung. Tahun ini, festival ini menapaki usia satu dekade.
CEO Media Group, Mohammad Mirdal Akib, mengenang Gubernur Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem, Mayor Jenderal TNI (Purn.) I Gusti Kompyang (IGK) Manila, y
Turut hadir pula Kepala Biro Humas KPK Yayuk Andriati Iskak, Kepala Bagian Pemberitaan KPK Gumilar Prana Wilga, dan Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika.
Pemerintah memastikan sekolah tetap berlangsung tatap muka di tengah krisis global, dengan fokus pada capaian akademik dan penguatan pendidikan karakter siswa.
Saat ini, banyak platform telah menyediakan fitur kendali orangtua (parental control), namun belum semua orangtua memahami cara mengoperasikannya.
Banjir besar November 2025 menyisakan duka yang belum usai, menjadikan perayaan tahun ini pengingat pahit bahwa bencana datang silih berganti.
Program penguatan kualitas lingkungan belajar dan pengembangan kapasitas siswa digelar untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan di Jakarta Timur.
BPIP mengapresiasi Pemprov DKI Jakarta yang menyelenggarakan Sosialisasi Pembelajaran Pendidikan Pancasila bagi satuan pendidikan.
Sejumlah pakar dan hasil kajian sosiologi menunjukkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mampu memperkuat solidaritas dan semangat belajar siswa di sekolah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved