Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MASYARAKAT diminta tidak bereuforia terhadap kehadiran vaksin dan fakta menurunnya kasus covid-19 di Indonesia. Pasalnya, ancaman lonjakan kasus masih mengintai seperti yang dialami sejumlah negara di wilayah Asia, Amerika Selatan, dan Eropa.
"Kita harus ingat bahwa cakupan vaksinasi di Indonesia baru 5% sampai 6%. Kalau cakupan vaksinasi kita masih di bawah 50% dan PPKM kita kendor, kasus bisa kembali naik," tegas Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Minggu (18/4).
Ia menjelaskan, lonjakan kasus di berbagai negara terjadi karena banyak hal mulai dari longgarnya penerapan protokol kesehatan, rendahnya cakupan vaksinasi, hingga munculnya varian baru B.1.1.7 yang lebih cepat menyebar.
Menurut Menkes, munculnya varian baru menjadi ancaman tersendiri terhadap kasus covid-19 di Indonesia. Dikatakan bahwa kini varian B.1.1.7 yang tergolong ke dalam varian covid-19 yang perlu diwaspadai sudah menyebar di Indonesia.
"Hingga 6 April 2021, Indonesia telah melaporkan 10 sekuens varian B.1.1.7. Meskipun masih rendah, ini harus diwaspadai karena penularannya lebih cepat," ungkapnya.
B.1.1.7, terang Menkes, banyak masuk dari Arab Saudi. Namun, Kemenkes juga mendapati kita juga perhatikan ada beberapa daerah yang menyebar karena transmisi lokal, yakni di Kalimantan Selatan, Medan, Karawang, Palembang.
"Makanya kita gencarkan genome sequencing dan vaksinasi di sana," tambahnya.
Melihat ancaman-ancaman tersebut, Budi menuturkan terdapat sejumlah langkah yang harus ditempuh, diantaranya yakni meningkatkan surveilans genomik, dan pembatasan mobilitas masyarakat harus juga dilakukan guna mencegah kenaikan kasus baru.
"Kita tidak boleh lengah. Urusan virus ini sudah kayak militer saja. Tetap pakai masker, jaga jarak, kalau kasus sampai turun nanti jangan sampai kita jadi lupa diri," pungkasnya. (H-2)
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan penyelesaian masalah BPJS dapat dilakukan tanpa menunggu Perpres.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi memasukkan virus Nipah (NiV) ke dalam daftar patogen prioritas yang berpotensi memicu pandemi berikutnya.
Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan, Azhar Jaya, memaparkan lokasi 66 rumah sakit tersebut tersebar di berbagai wilayah.
Ia mengatakan sebagai upaya pencegahan virus Nipah maka yang bisa dilakukan yaitu menjaga protokol kesehatan, dan mengetahui cara penularannya.
Di Indonesia, gangguan penglihatan akibat kelainan refraksi yang tidak terkoreksi masih menjadi tantangan serius.
Kemenkes bekerja sama dengan Philips, Graha Teknomedika, dan Panasonic Healthcare Indonesia sepakat untuk melakukan transfer teknologi dan produksi alkes berteknologi tinggi secara lokal.
Pada pekan pertama Desember 2024, otoritas Jepang mencatat jumlah kasus influenza baru meningkat menjadi 44.673, meningkat sekitar 20.000 dibandingkan sepekan sebelumnya.
Pemerintah Jepang mewajibkan warganya memakai masker imbas melonjaknya kasus influenza dan Covid-19.
Kadinkes Kota Depok Mary Liziawati mengatakan beberapa hari ini kasus covid-19 di Kota Depok terus mengalami lonjakan.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati memandang belum saatnya menerapkan kebijakan Covid-19 berbayar.
Kampanyekan kembali pemakaian masker dan vaksin booster Covid-19 merupakan salah satu upaya pencegahan yang harus dilakukan masyarakat Indonesia.
Derajat kekebalan masyarakat yang mendapatkan vaksinasi ataupun yang pernah terkena covid-19 sebelumnya dan mendapatkan vaksinasi sudah mulai menurun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved