Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mengimbau masyarakat untuk waspada gelombang tinggi yang diprakirakan terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 14 - 16 April. Kepala Bagian Humas BMKG Akhmad Taufan Maulana mengungkapkan pusat tekanan rendah 1004 hPa terpantau di Samudera Pasifik utara Papua dan memberikan dampak tidak langsung ke wilayah utara Papua.
Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Barat Daya - Barat Laut dengan kecepatan berkisar 5 - 30 knot, sedangkan wilayah di Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Timur - Selatan dengan kecepatan berkisar 5 - 20 knot. "Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan Raja Ampat utara, perairan Manokwari, perairan Biak, Teluk Cendrawasih, Samudera Pasifik utara Papua - Papua barat," kata Akhmad dalam keterangan resmi, Rabu (14/4).
Berdasarkan pantaun BMKG, perairan gelombang dengan kategori sedang 1.25 - 2.50 M berpeluang terjadi di perairan utara Sabang, Perairan barat Aceh - Kep. Mentawai, perairan Bengkulu - Kep. Enggano, Samudera Hindia barat Aceh -Kep. Nias, Teluk Lampung bagian selatan, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, Perairan selatan NTT, Laut Sawu bagian selatan, Samudra Hindia selatan NTT, Laut Sulawesi bagian tengah, perairan Kep. Sangihe - Kep. Talaud, Laut Maluku. \
Berikutnya, perairan Kep. Sitaro, perairan Bitung - Likupang, perairan selatan Sulawesi utara, perairan Kep. Halmahera, Laut Halmahera, Samudra Pasifik utara Halmahera, perairan Raja Ampat bagian utara, periran selatan Biak, Teluk Cendrawasih, perairan Jayapura - Sarmi.
Sementara, untuk gelombang dengan kategori tinggi 2.50 - 4.0 M terjadi di beberapa perairan Indonesia di antaranya perairan barat Kep. Enggano, perairan barat Lampung, Samudra Hindia barat Kep. Mentawai, perairan barat Kep. Enggano - Lampung, perairan selatan Jawa - Sumbawa, Samudra Hindia selatan Jawa - NTB, Selat Sunda, perairan Manokwari, perairan utara Biak, Samudra Pasifik utara Halmahera.
Selanjutnya, potensi gelombang dengan kategori sangat tinggi 4.0 - 6.0 M berpeluang terjadi di Samudera Pasifik utara Papua barat - Samudra Pasifik utara Papua.
BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu tetap waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).
"Dimohon kepada para masyarakat yang tinggal serta beraktifitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," pungkas Akhmad.(H-1)
“Pemilihan lokasi pemasangan EWS didasarkan pada kejadian banjir susulan akhir tahun 2025 di Desa Lampahan Timur,”
Sebanyak 62 jadwal perjalanan kereta cepat Whoosh kembali normal usai gempa bermagnitudo 4,9 di Kabupaten Bekasi.
Sistem peringatan dini gempa bumi memanfaatkan jaringan sensor seismik untuk mendeteksi gelombang primer (P)—gelombang cepat yang muncul pertama kali saat gempa terjadi.
BMKG membuat sistem peringatan dini tsunami Indonesia (InaTEWS) yang resmi beroperasi sejak 11 November 2008.
Potasium bisa dijadikan indikator baru dalam pemantauan aktivitas vulkanik, terutama untuk menilai potensi terjadinya letusan besar yang memicu pembentukan kaldera.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah penyebaran informasi kebencanaan melalui berbagai saluran komunikasi, termasuk operator seluler dan televisi.
BMKG, melalui laman resmi https://www.bmkg.go.id/ yang dikutip di Jakarta, Selasa, mencatat kondisi hujan ringan terjadi di Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Barat
BMKG memprediksi pagi hari di sebagian besar wilayah Jakarta akan diawali dengan kondisi berawan tebal.
Kecepatan angin di wilayah Lampung umumnya berkisar antara 18-55 kilometer per jam, terutama di wilayah pesisir dan perairan seperti perairan Barat Lampung
Prakirawan BMKG Cilacap, Adnan Dendy Mardika, mengatakan tinggi gelombang di wilayah tersebut berpotensi mencapai 2,5 hingga 4 meter.
BMKG memprediksi adanya cuaca ekstrem di Indonesia yang umumnya didominasi oleh kondisi hujan ringan hingga hujan lebat pada 27 Januari-29 Januari 2026.
BMKG mencatat cuaca ekstrem yakni hujan dengan intensitas lebat hingga ekstrem di beberapa wilayah Indonesia, antara lain di DK Jakarta (171,8 mm/hari), Banten, Jawa Barat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved