Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
MAJELIS Permusyawaratan Rakyat (MPR) memasukkan peta jalan pengembangan biosains di Indonesia dalam rancangan pokok-pokok Garis Besar Haluan Negara (GBHN). Hal itu diketahui dari hasil pertemuan Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad dengan Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof Reini Wirahadikusumah.
Kunjungan MPR ke kampus ITB pada Senin (22/3), tersebut dilakukan dalam rangka meminta masukan dari ITB. Fadel menyampaikan, MPR ingin membuat GBHN yang akan berlaku selama 25 tahun. "Untuk itu MPR meminta pendapat dari anggota DPR, DPD, tokoh masyarakat, dan perguruan tinggi atas berbagai isu," kata Fadel, seperti dilansir dari laman ITB, Kamis (25/3).
Terkait dengan biosains, dijelaskan Fadel, masukan dari ITB akan menjadi bahan utama berhubungan dengan pokok-pokok haluan negara dalam bidang pengembangan industri dan teknologi ke depan.
"Ternyata ini merupakan 7 program utama dari ITB dan nomor 1 yang berhubungan dengan itu (pengembangan bioteknologi). Dalam waktu dekat ini ITB akan memberikan dukungan dalam bentuk masukan berupa makalah, paper, sehingga ini bisa melengkapi dukungan bahan yang ada di MPR," ujar Fadel yang juga alumni Teknik Fisika ITB angkatan 78 ini.
Rektor ITB menyambut baik atas rencana tersebut. Saat ini, kata Reini, ITB memiliki pusat-pusat penelitian dan Pusat Unggulan Iptek (PUI) dimana salah satunya adalah Pusat Penelitian Nanosains dan Nanoteknologi.
Menyambung harapan MPR, ITB berkomitmen menyediakan hasil penelitian, paper, laporan senat akademik, dan seminar tentang GBHN yang nantinya akan menjadi produk pemerintah dalam realisasinya. Semua itu akan disatukan dalam sebuah naskah akademik.
"Naskah akademiknya akan kita sampaikan dalam waktu yang tidak terlalu lama. Kita tidak melakukan dari nol karena kita sudah mempunyai kajian mengenai hal itu (biosains/nanosains). Tinggal mempertajam untuk kebutuhan nasional," ujar Prof Reini.
Oleh sebab pokok-pokok GBHN ini akan digunakan dalam jangka panjang, ITB mencoba mengidentifikasi bagaimana arah bagi Indonesia yang paling optimal di GBHN, di samping pemilihan topik juga kebutuhan pokoknya.
"Seperti yang sudah disampaikan bagaimana tujuan kelembagaannya, programnya bagaimana, bukan hanya penentuan risetnya saja. Sehingga semuanya bisa ditata dan dijaga oleh pemerintah," ujar Prof Reini. (H-2)
Komet bernama 41P/Tuttle-Giacobini-Kresak dilaporkan mengalami perlambatan rotasi ekstrem hingga diduga berhenti total, sebelum akhirnya berbalik arah setelah mendekati Matahari.
Ilmuwan berhasil menyempurnakan metode penentuan usia permukaan Bulan dengan menggabungkan data sampel Chang’e-6.
Penelitian terbaru mengungkap meteorit Mars Black Beauty menyimpan air purba jauh lebih banyak, memperkuat bukti Mars pernah basah dan layak huni.
Studi terbaru mengungkap makalah ilmiah karya perempuan membutuhkan waktu lebih lama untuk terbit dibanding laki-laki.
Para astronom menjelaskan bahwa gerhana Matahari bukanlah peristiwa acak, melainkan fenomena yang dapat diprediksi secara ilmiah melalui perhitungan orbit Bulan dan Bumi.
Panduan Aman Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, butuh upaya kolektif setiap anak bangsa untuk meningkatkan peran aktif perempuan di bidang politik.
KEMAMPUAN story telling atau bercerita sangat dibutuhkan untuk memberi pemahaman yang benar bagi masyarakat terkait langkah pengobatan yang tepat dalam mengatasi kanker.
HAMPIR dipastikan revisi Undang-Undang (UU) Pemilu atau UU Omnibuslaw Politik akan disahkan pada 2026 ini mengingat tahapan Pemilu 2029 harus sudah dimulai menjelang akhir 2026
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran keluarga sebagai ruang yang aman bagi perempuan, sebagai bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, mengatakan peran generasi muda sangat dibutuhkan dalam upaya membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Lestari Moerdijat mengatakan pemenuhan hak anak berkebutuhan khusus (ABK) dan disabilitas harus terus digencarkan di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal pendidikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved