Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
Lingkar Belajar Untuk (Libu) Perempuan Provinsi Sulawesi Tengah menyatakan hari perempuan internasional tanggal 8 Maret 2021, harus menjadi perekat untuk membangun kebersamaan dan gerak bersama mengakhiri Kekerasan Berbasis Gender (KBG).
"Kerja dan gerak bersama dari berbagai pihak dan berbagai lapisan untuk melakukan penanganan dan membangun rujukan adalah harapan baik untuk penghapusan sebagai bentuk kekerasan berbasis gender ke depan," ucap Direktur Libu Perempuan Provinsi Sulteng Dewi Rana di Palu, Minggu (7/3).
Menurut Dewi Rana, salah satu bentuk kebersamaan dan gerak bersama yakni adanya pelibatan kaum adam dalam pembangunan kesejahteraan perempuan untuk mengakhiri kekerasan berbasis gender.
Baca juga: PJJ Picu Anak Putus Sekolah, KPAI: Bantuan belum Merata
"Pelibatan laki-laki dan unsur-unsur lainnya dalam penghapusan kekerasan berbasis gender yang telah digagas oleh DP3A provinsi harus
disambut baik sebagai salah satu jawaban atas persoalan ini," kata Dewi.
Di sisi lain, Dewi mengatakan kekerasan berbasis gender masih cenderung meningkat terutama pada situasi bencana, tanggap darurat
bencana dan pascabencana baik bencana alam maupun nonalam seperti covid-19 saat ini.
Di Sulteng misalnya, kata dia, kasus kekerasan berbasis gender yang dialami perempuan masih cukup tinggi. Berdasarkan data DP3A melalui
Simfoni-PPA tahun 2020, jumlah kasus kekerasan di Sulteng bulan November berjumlah 312 kasus, terdiri dari 41 kasus korbannya adalah laki-laki dan 288 korbannya adalah perempuan.
Kemudian pada bulan September terjadi 239 kasus meliputi 34 kasus laki-laki sebagai korban dan 222 perempuan sebagai korban kekerasan. Berikutnya, bulan Oktober dalam Simfoni-PPA terdapat 270 kasus kekerasan terdiri dari 34 kasus laki-laki sebagai korban dan 253 kasus perempuan sebagai korban.
"Kerentanan ini diperparah dengan adanya aksi terorisme sebagaimana yang terjadi di Desa Lembantongoa beberapa bulan yang lalu. Pelibatan desa hingga unsur-unsur paling bawah sangat penting untuk dilakukan, terus membangun sosialisasi, penguatan kesadaran adalah hal-hal yang harus terus dilakukan kedepan," ujarnya.
Hari Perempuan Internasional, sebut dia, diperingati untuk melihat sejauh mana pencapaian pembangunan kesejahteraan perempuan di berbagai bidang. Mulai dari bagaimana kondisi penghapusan kekerasan berbasis gender apalagi di pascabencana dan di tengah pandemi seperti saat ini, bagaimana penghargaan atas hak-hak, kesetaraan, bagaimana diskriminasi pada perempuan dihapus, sejauh mana ruang kepemimpinan perempuan dibuka, bagaimana akses atas keadilan terutama bagi korban-korban kekerasan seksual didengar dihormati dan mendapatkan hak-haknya , bagaimana situasi perkawinan usia anak dan isu-isu lainnya. (Ant/H-3)
Koleksi ini menampilkan deretan drama Korea populer yang menempatkan perempuan sebagai pusat narasi, mulai dari perjuangan karier, penyembuhan luka batin, hingga dinamika romansa.
Berdasarkan laporan Global Gender Gap 2025, posisi Indonesia naik tiga peringkat ke urutan 97 dunia dengan skor kesetaraan yang meningkat menjadi 69,2%.
Berdasarkan laporan Strava Year in Sport Trend Report 2025, keterlibatan perempuan dalam olahraga angkat beban tercatat 21% lebih tinggi dibandingkan laki-laki.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menekankan pentingnya memperluas partisipasi perempuan di bidang STEM sebagai strategi meningkatkan inovasi, daya saing, dan pembangunan SDM Indonesia.
Pelaku usaha dapat berkonsultasi dengan mentor berpengalaman di bidang UMKM mengenai permasalahan dalam bisnisnya
DI setiap situasi konflik dan bencana, perempuan kini dipersepsikan dominan sebagai aktivis pendorong keadilan dan pembela hak asasi manusia di Indonesia.
Komnas Perempuan ungkap 12 kelompok perempuan rentan alami diskriminasi 2020–2024, dari korban KDRT hingga buruh migran, desak pemerintah bertindak.
Dorong terciptanya lingkungan kerja yang aman dan bebas dari diskriminasi terhadap para pekerja, termasuk perempuan, sebagai bagian dari upaya peningkatan kinerja perekonomian nasional.
PERNYATAAN cawagub Jakarta nomor urut 1 Suswono, agar janda kaya menikahi pengangguran dianggap sebagai seksisme oleh Komnas Perempuan.
Memperkuat kesetaraan gender bukan berarti diskriminasi terhadap salah satunya.
Akses pelayanan kesehatan bagi perempuan juga masih menjadi pekerjaan rumah karena belum memenuhi perspektif gender sesuai konvensi CEDAW.
Untuk pemilihan umum, seleksi kandidat dilakukan oleh sekelompok kecil yang kebanyakan laki-laki.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved