Jumat 05 Maret 2021, 20:59 WIB

Kejar Target Vaksinasi, Penyaluran aksin di Kota Besar Diperbanyak

Ghani Nurcahyadi | Humaniora
Kejar Target Vaksinasi, Penyaluran aksin di Kota Besar Diperbanyak

Antara/Fauzan
vaksinasi Covid-19

 

PROGRAM vaksinasi masih terus berjalan untuk melawan penyebaran virus Covid-19. Tujuannya untuk membentuk kekebalan komunitas atau herd immunity, sehingga nantinya penyebaran virus Covid-19 akan lebih mudah dikendalikan. 

Sejak vaksinasi dosis pertama dimulai pada 12 Januari 2021, jumlah penduduk yang telah divaksin sudah mencapai sekitar 2.286.123 orang. Angka tersebut termasuk tenaga kesehatan yang sudah divaksinasi sebanyak 1.646.685. 

Menurut Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmidzi, jumlah vaksin yang sudah beredar di Indonesia sekitar 12 juta. Penyebaran vaksin diperbanyak di kota-kota besar untuk mencapai angka target vaksinasi. Maka jumlah vaksinator dari tenaga kesehatan juga tak kalah diperlukan dalam program vaksinasi covid-19. 

“Memperbanyak di kota besar karena kota-kita besar itu jumlah sasaran terbesar, karena kita tahu untuk bisa mengejar pada 181,5 juta dalam kurun waktu 6 bulan, membutuhkan penyuntikan vaksinasi 1 sampai 1,5 juta dosis per hari,” ucap Nadia pada diskusi virtual Percepat Vaksinasi Menuju Herd Immunity, Jumat (5/3).

Ia menambahkan, setelah tenaga kesehatan mendapat vaksin lalu terus menerus melakukan pelatihan. Ketika vaksinator semakin banyak, maka outlet tempat vaksinasi dapat terus bertambah. Pada akhir Februari 2021 sudah ada 41.000 vaksinator sampai pada awal Maret ditargetkan terdapat 80.000 vaksinator. 

Nadia menjelaskan, vaksin Covid-19 juga bisa melawan mutasi baru Covid-19, yaitu varian B.1.1.7

Baca juga : Antisipasi Varian Varu Beberapa Perusahaan Modifikasi Vaksin

“(B.1.1,7) lebih cepat menular tapi tidak menambah keparahan. Kalau kita bicara vaksin, WHO mengatakan semua vaksin mau sinovac, pfizer, dan lainnya masih efektif digunakan untuk melawan Covid,” tandasnya. 

Bagi masyarakat yang ingin melakukan vaksinasi Covid-19, Nadia menegaskan untuk melakukan registrasi terlebih dahulu melalui website Kementerian Kesehatan (www.kemenkes.go.id), Puskesmas, telemedicine, atau Rumah Sakit rujukan. Bagi yang lanjut usia bisa mendaftar lewat organisasi maupun instansi yang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). 

Nadia menjelaskan bahwa tidak ada yang tidak boleh divaksin, tetapi ditunda vaksin. Biasanya itu terjadi pada mereka yang dalam keadaan yang kurang sehat seperti demam, flu, atau batuk. Kolesterol tinggi, asam urat, asma, itu datang saja ke vaksin karena tidak ada penundaan. Sedangkan untuk yang memiliki penyakit kronis seperti jantung, liver, batu ginjal, penyandang atau penyintas kanker dapat dikonsultasikan dahulu dengan dokter.

“Tugas vaksin itu menstimulus sistem kekebalan tubuh kita, jadi respons tubuh kita harus optimal. Kalau sakit tubuh kita tidak dalam kondisi optimal, karena dia punya 2 peran, satu melawan penyakit, satu lagi merangsang untuk melawan virus,” katanya. 

Setelah divaksinasi setiap orang akan merasakan efek yang berbeda. Namun sedikit sekali yang mendapatkan efek samping yang sampai memerlukan perawatan khusus. Maka dr. Nadia menyarankan, bagi yang akan melakukan vaksin harus menyiapkan tubuh dalam keadaan bugar. Tidur yang cukup dan tidak lupa makan sebelum vaksinasi. 

“Efek samping kasusnya sangat sedikit, paling banyak itu lapar, kalau mengantuk itu sudah masuk uji klinis,” tandasnya. (RO/OL-7)

Baca Juga

Dok.MI

Anak Susah Makan Disebabkan Kebiasaan Makan Ibu Saat Hamil

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 17 April 2021, 08:30 WIB
Anak yang susah makan atau suka pilih-pilih makanan rupanya dipengaruhi oleh kebiasaan makan ibunya pada saat hamil dan...
DOK BAZNAS

BAZNAS Terima Zakat dari Nasional Re Sebesar Rp893 Juta

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 17 April 2021, 08:24 WIB
Sejak 2013, Nasional Re telah menyalurkan zakat perusahaan melalui...
ANTARA

Babinsa Distribusikan Bantuan Sembako

👤LD/H-1 🕔Sabtu 17 April 2021, 05:20 WIB
RATUSAN anggota Babinsa dan Babinkamtibmas dikerahkan untuk mendistribusikan bantuan sembako kepada warga tidak mampu di Banyumas, Jawa...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Maksimalkan Target di Ajang Pramusim

EMPAT tim semifinalis Piala Menpora, yakni PSS Sleman, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan PSM Makassar, akan memaksimalkan turnamen pramusim sebelum berlanjut ke Liga 1

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya