Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebanyak 52 ekor ikan paus yang terdampar di pantai Modung, Kabupaten Bangkalan, Madura pekan lalu masih mengundang sejumlah pertanyaan. Paus yang terdampar tersebut diperkirakan berasal dari perairan Australia dan melewati perairan Indonesia.
Kepala Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Analitika Data, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Dr. Dewi Hidayati S.Si, M,Si, memberikan beberapa tanggapan dan jawaban berdasarkan referensi ilmiah terhadap faktor yang mempengaruhi fenomena tersebut.
Berdasarkan beberapa jurnal dan laporan media massa, pakar Biologi kelautan ini mengungkapkan, dalam periode tertentu ikan paus akan melakukan migrasi yang dilakukan secara berkelompok.
Baca juga: BMKG Prakirakan 5 Provinsi Siaga Banjir pada 22-23 Februari
Umumnya, paus yang bermigrasi melalui perairan Indonesia adalah jenis paus pilot atau short-finned pilot whale. Sedikitnya ada 52 ekor paus yang terdampar tersebut diperkirakan berasal dari perairan Australia dan akan melewati perairan Indonesia.
Dalam sebuah jurnal dari journals.org tentang aktivitas migrasi paus mengungkapkan, bahwa migrasi akan mencapai puncaknya pada bulan Februari dan Mei 2021. “Pada penelitian tersebut dan juga beberapa laporan lain menyebutkan, bahwa paus umumnya akan melewati jalur yang sama untuk bermigrasi,” ujarnya.
Berbicara tentang kemampuan paus yang bisa mengingat jalur yang dilalui setiap tahunnya, hal ini bisa dilakukan berkat adanya biomagnitit. Dewi menjelaskan, yang dimaksud biomagnitit adalah zat yang berada pada retina cetacea yang mempunyai fungsi sebagai indra magnetis yang membantu mereka mengetahui ke arah mana bergerak.
“Hal ini membuat paus peka terhadap perubahan medan magnet bumi,” ujarnya.
Dalam sebuah referensi artikel ilmiah berjudul In depth Whale Navigation: Navigating the Long Way Home karya Robin Marks dikatakan bahwa paus yang mengikuti ‘jalur’ magnet ini kemungkinan besar akan terdampar di daerah yang jalurnya berbelok. “Kemungkinan termasuk di beberapa perairan pantai Pulau Madura dan kawasan Selat Madura,” jelasnya.
Baca juga: Survei: 41% Masyarakat Masih Kurang dan Tidak Bersedia Divaksin
Ia memprediksi, jika perubahan yang terjadi pada navigasi paus bisa dipengaruhi oleh berbagai macam faktor, mulai dari cuaca yang ekstrem, gelombang sinar matahari, perubahan garis pantai, paus sakit, dan bisa juga adanya aktivitas kilang minyak yang berada di sekitar perairan. “Karena ada juga referensi yang mengatakan bahwa rig (bangunan lepas pantai) dijadikan patokan magnetik bagi paus,” imbuhnya.
Salah satu dosen yang merupakan anggota Laboratorium Zoologi dan Rekayasa Hewan Biologi ITS ini menyimpulkan, sebenarnya banyak teori terkait anomali ini, karena banyak kasus yang terjadi namun penyebabnya belum diketahui secara pasti. Ia mengamati bahwa pada saat ini masyarakat dengan kearifan lokalnya telah melakukan beberapa upaya penyelamatan.
Diharapkan ke depannya, masyarakat lokal bersama institusi terkait dapat membuat protokol langkah mitigasi dalam menangani kasus paus yang terdampar. Pasalnya, hal serupa ini tidak hanya sekali terjadi di Indonesia.
Dengan respons yang tanggap dari masyarakat diharapkan bisa membantu paus untuk kembali melakukan perjalanan migrasinya. “Besarnya tubuh paus lah yang menyebabkan ia tak dapat bermanuver kembali ke laut, sehingga dibutuhkan bantuan langsung dari manusia,” tuturnya.
Dewi menganjurkan langkah-langkah yang dapat dilakukan masyarakat saat ini untuk mengatasi masalah paus terdampar di pantai adalah, memprediksi kapan dan di mana peristiwa paus biasanya terdampar.
“Bisa digalakkan untuk membangun pos paus di sekitar pantai, pos ini berfungsi sebagai pemantau kondisi pantai, juga bisa sebagai media edukasi paus,” jelasnya. (H-3)
Peneliti internasional mengidentifikasi 'Shofin' dan 'Orcin', dua spesies circovirus baru pada paus pilot dan orca. Simak temuan mengejutkan terkait kesehatan laut ini.
Studi terbaru menemukan pola bunyi mirip vokal dalam klik komunikasi paus sperma di Dominika.
Rekaman drone memperlihatkan bangkai empat paus terdampar di pantai Prefektur Chiba, Jepang, Kamis (31/7). Kejadian ini pertama kali terdeteksi pada Selasa (29/7).
Serangan brutal militer Israel ke Jalur Gaza masih terus berlangsung sejak 7 Oktober 2023.
Paus Leo XIV menyerukan supaya Gereja Katolik mewujudkan persatuan agar bisa menjadi dasar bagi perdamaian dunia dalam misa pelantikannya di Lapangan Santo Petrus Vatikan, Minggu (18/5).
Paus Leo XIV, yang berasal dari Amerika Serikat (AS), suka bermain tenis dan menyukai sepak bola, khususnya saat mendukung AS Roma.
KASUS pengusiran Nenek Elina, 80, dari rumahnya di Surabaya, telah masuk pada babak baru. Polda Jatim telah menangkap tersangka ketiga berinisial SY, 59.
MENTERI Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul angkat bicara soal kasus pengusiran Nenek Elina, 80, dari rumahnya di Surabaya
KASUS pengusiran Nenek Elina, 80, dari rumahnya di Surabaya membuahkan hasil. Kepolisian berhasil menangkap pelaku dan menetapkan tersangka
Rawon disebut dalam prasasti Taji di Ponorogo, Jawa Timur dan kala itu disebut rarawwan.
BAYI yang baru berusia dua minggu kehilangan ibunya PDA, 39, seorang warga binaan Rumah Tahanan Perempuan Surabaya di Kecamatan Porong, Sidoarjo yang meninggal dunia akibat sakit.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdullah, mengecam keras aksi pembongkaran rumah dan pengusiran terhadap Nenek Elina di Surabaya, Jawa Timur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved