Sabtu 20 Februari 2021, 17:19 WIB

Presiden: PPKM Skala Mikro Efektif Tekan Kasus Covid-19

Dhika kusuma winata | Humaniora
Presiden: PPKM Skala Mikro Efektif Tekan Kasus Covid-19

Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr
Presiden Joko Widodo

 

PRESIDEN Joko Widodo menyatakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro kini mulai efektif menurunkan angka kasus positif covid-19. Pembatasan dengan lingkup kecil akan lebih efektif dibandingkan dengan lingkup yang luas.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi dalam pertemuan dengan sejumlah pemimpin redaksi media massa beberapa hari lalu yang rekamannya baru diunggah Sekretariat Presiden, Sabtu (20/2).

"Kenapa saya ngomong di awal minggu itu PPKM tidak efektif? Ya karena memang kurvanya tidak ada yang melandai turun. Tetapi yang kedua kelihatan sekali sudah turun. Yang ketiga ini turun lagi. Kasus aktif mungkin tiga minggu yang lalu itu masih di angka 14 ribu bahkan 15 ribu. Sekarang minggu-minggu terakhir kemarin ini sudah di 8 ribu-9 ribu," kata Presiden.

Baca juga: Jokowi: Tahun Kerbau Mestinya Penuh Kekuatan Besar

Penerapan PPKM skala mikro dimulai sejak 9 Februari lalu. Jokowi mengatakan kebijakan itu didasari hasil evaluasi pemerintah terhadap kebijakan pembatasan dengan cakupan wilayah yang sebelumnya lebih luas. Presiden mencontohkan, jika hanya ada satu orang di satu RT yang terinfeksi covid-19, maka cukup RT tersebut yang dikarantina.

"Awal-awal sebetulnya juga saya sudah sampaikan, PSBB skala mikro. Karena enggak efektif. Wong yang merah itu satu RT kok, yang di-lockdown, di-PSBB-kan satu kota, ekonominya dong yang kena. Kalau yang kena satu kelurahan, ya sudah satu kelurahan itu saja yang diisolasi, dikarantina, tapi bukan satu kota," jelasnya.

Jokowi menyampaikan kebijakan serupa PPKM skala mikro juga telah diterapkan di negara lain selain Indonesia, antara lain di India. Kepala Negara menyebut bahwa India berhasil menekan kasus aktif bukan melalui kebijakan lockdown_secara luas, melainkan lockdown skala mikro.

"Meskipun awal-awal India itu lockdown_ total. Sehingga kok India sekarang ganti ini? Ternyata strateginya sama, PPKM skala mikro," paparnya.(OL-4)

Baca Juga

Antara/Arnas Padda.

Inilah Akar Masalah Maraknya Perkawinan Anak

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 27 Februari 2021, 04:55 WIB
Kalau pun perempuan bisa meraih pendidikan tinggi pun, Andy memandang terdapat ketidakseimbangan antara perempuan dan laki-laki dalam...
MI/Rudi Kurniawansyah.

Operasi TMC di Jabodetabek-Jabar Berlangsung hingga Minggu

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 27 Februari 2021, 01:50 WIB
Pada Jumat (26/2) disiapkan sebanyak 5 ton garam NaCl untuk dilakukan penyemaian di sejumlah titik di...
Antara/Aditya Pradana Putra.

UU Nomor 23 Tahun 2011 Dianggap belum Tumbuhkan Pengelola Zakat

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 27 Februari 2021, 00:01 WIB
Forum Zakat memandang masih sedikit LAZ berbasis tradisional dan komunal mendapatkan pengakuan dan pengesahan oleh...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya