Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar bakal mengaktifkan kembali Relawan Desa Lawan Covid-19 yang dibentuk tahun lalu. Pengaktifan itu untuk mendukung program Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Pulau Jawa dan Bali.
"Beberapa hari terakhir ini, kami merevitalisasi apa yang pernah dilakukan desa melalui Relawan Desa Lawan Covid-19," kata Abdul dalam keterangan tertulis, Jumat (5/2).
Abdul menjelaskan Relawan Desa Lawan Covid-19 sudah terbentuk hampir di semua desa di Indonesia. Desa juga telah menyiapkan rumah isolasi dan pos jaga di setiap gerbang desa.
Baca juga: Epidemiolog: Lockdown Akhir Pekan Tak Akan Efektif
"Warga juga memberikan edukasi kepada warga desa terkait pencegahan dan penanganan covid-19," ujarnya.
Adapun fungsi pos jaga adalah mendata dan memeriksa tamu dan warga yang keluar masuk desa. Kemudian, mendata dan memeriksa kesehatan pendatang, bila kurang sehat akan direkomendasikan untuk karantina mandiri.
"Selama 2020 itu, 58 ribu desa sudah punya rumah isolasi, kemudian posko atau gerbang desa yang merupakan filter pertama di dalam menyeleksi warga desa yang keluar masuk itu juga sudah dimiliki sekitar 58 ribu desa," jelasnya.
Relawan Desa Lawan Covid-19 diaktifkan kembali atas permintaan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Hal ini disampaikan Airlangga dalam rapat koordinasi pada beberapa waktu lalu.
Turut hadir secara virtual dalam rapat koordinasi tersebut yakni Menteri Koordinator Pembangunan Manusia Muhadjir Effendy, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved