Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH berupaya mempercepat program vaksinasi, termasuk dengan memerintahkan kepala daerah atau gubernur untuk memprioritaskan pelaksanaan vaksin covid-19 di daerah zona merah untuk mempercepat kekebalan kelompok (herd immunity).
Hal itu dikemukakan Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) Luhut Binsar Pandjaitan saat diskusi dengan para ahli epidemiologi soal pembahasan penanganan covid-19 secara virtual, Kamis (4/2).
"Jadi, gubernur telah diperintahkan untuk mempercepat herd immunity di daerah merah (penularan covid-19)," ujar Luhut.
Menurutnya, penyebaran virus tersebut rentan terjadi di daerah dengan populasi padat penduduk atau mobilitas masyarakat yang tinggi.
Luhut mengatakan, dengan adanya vaksinasi di daerah dengan populasi yang banyak, penurunan kasus covid-19 diharapkan bisa terjadi.
Pemerintah, ungkap Luhut, menargetkan sebanyak 60 juta penerima vaksinasi hingga pertengahan 2021. Untuk tahap pertama, vaksinasi covid-19 masih diberikan kepada tenaga kesehatan sebagai prioritas penerima.
"Kita berharap sampai bulan Juli, kita bisa nanti vaksin 60 juta orang dari 180 juta orang (yang ditargetkan)," ungkap Luhut.
Terpisah, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin membeberkan iisi pertemuan rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo dan dihadiri lima gubernur, Rabu (3/2).
Para gubernur yang hadir, yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono, dan Gubernur Bali I Wayan Koster.
"Diharapkan ada langkah-langkah yang sifatnya mikro di level terkecil, di lingkungan keluarga, tetangga. Upaya itu adalah inisiatif penanganan terbaik karena bisa menyeimbangkan perbaikan di sektor kesehatan dan ekonomi masyarakat," ujar Budi. (OL-8)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved