Kamis 21 Januari 2021, 21:20 WIB

Jubir: Vaksin Covid-19 Turunkan Risiko Terinfeksi Hingga 65 Persen

Mediaindonesia.com | Humaniora
Jubir: Vaksin Covid-19 Turunkan Risiko Terinfeksi Hingga 65 Persen

AFP/WANG ZHAO P
Ilustrasi: Proses produksi vaksin covid-19 di pabrik milik Sinovac, di Beijing, Kamis (24/9).

 

Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi Covid-19 Dr Siti Nadia Tarmizi mengajak masyarakat untuk semangat mengikuti vaksinasi Covid-19, karena dengan divaksin, risiko terinfeksi penyakit tersebut turun sekitar 65 persen.

"Dengan divaksinasi, risiko kita terpapar Covid-19 sudah menurun 65 persen. Jadi dengan kondisi ini kita harus mau menerima vaksin, supaya kita bisa melindungi diri kita dan orang di sekitar kita," kata Nadia, Kamis (21/1).

Ia menyadari bahwa saat ini banyak beredar berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait Covid-19 dan dampak vaksinasi Covid-19. Berita-berita tersebut membuat masyarakat menjadi ragu untuk mengikuti vaksinasi Covid-19. "Berita ini kemudian membuat kita salah mengartikannya, bahkan bersifat hoaks," katanya.

Namun demikian, ia meyakinkan bahwa Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sudah mengeluarkan izin penggunaan vaksin Covid-19 dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan surat ketetapan halal vaksin tersebut.

Untuk itu, ia mengajak masyarakat untuk tidak percaya dengan berita hoaks, tetapi sebaliknya percaya bahwa setiap upaya yang dilakukan pemerintah, termasuk upaya vaksinasi Covid-19, adalah demi menjamin kesehatan masyarakat dari bahaya penyakit yang ditularkan oleh virus SARS-CoV-2 tersebut. "Presiden, bahkan secara langsung menerima vaksin tersebut. Maka sudah bisa dipastikan bahwa vaksin yang kita gunakan ini adalah vaksin yang bermutu dan aman," katanya.

Ia berharap masyarakat tidak ragu mengikuti vaksinasi Covid-19 dan tidak takut dengan vaksin itu dibandingkan dengan virus penyebab penyakit tersebut, karena dengan divaksinasi, risiko terinfeksi Covid-19 akan menurun hingga 65 persen. "Jadi dengan kondisi ini, kita seharusnya mau menerima vaksin supaya kita bisa melindungi diri kita dan orang di sekitar," katanya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, bahkan setelah menerima vaksinasi. "Tetap terapkan protokol kesehata,  karena kita dalam situasi pandemi dan tubuh sendiri membutuhkan waktu untuk membuat antibodi," katanya.  (Ant/OL-12)

Baca Juga

Ilustrasi

Sejumlah Cendekiawan Gelar Simposium Bedah Tantangan Bangsa

👤Syarief Oebaidillah 🕔Rabu 03 Maret 2021, 23:52 WIB
Simposium nasional bertajuk Memajukan Kesejahteraan Umum itu diyakini dapat menjadi visi utama yang ingin dicapai pada tahun 2045 sekaligus...
MI/Dwi Apriani

Pemerintah Buat Langkah Pencegahan Mutasi Korona B117

👤Antara 🕔Rabu 03 Maret 2021, 23:46 WIB
Masyarakat harus semakin meningkatkan...
Medcom

Mahasiswa Dituntut Miliki Kemampuan Hadapi Persaingan Global

👤Syarief Oebaidillah 🕔Rabu 03 Maret 2021, 23:41 WIB
MAHASISWA dituntut tidak hanya memiliki ilmu yang didapat di bangku...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya