Rabu 06 Januari 2021, 02:05 WIB

Libur Nataru, Perjalanan Berbagai Moda Turun

M Iqbal Al Machmudi | Humaniora
Libur Nataru, Perjalanan Berbagai Moda Turun

ANTARA FOTO/Ardiansyah
Sejumlah kendaraan melintas di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar di Desa Sabahbalau, Lampung Selatan, Lampung.

 

JUMLAH kendaraan atau perjalanan antarkota selama libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru) menurun drastis jika dibandingkan dengan di periode yang sama tahun lalu.

Demikian pemaparan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam konferensi pers penutupan Posko Nataru secara virtual di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, kemarin.

“Di sektor darat menurun sampai 58%. Tahun lalu itu ada 13 juta kendaraan melintas, kini turun menjadi 5,6 juta,” kata Budi.

Pada angkutan kereta api terjadi penurunan paling tajam hingga 83%, dengan total warga yang melakukan perjalanan hanya 565 ribu orang, dari tahun lalu mencapai 3,4 juta orang.

“Di sektor penyeberangan antarpulau menurun 47%. Totalnya dari 3 juta kendaraan yang melintas tahun sebelumnya menjadi 1,5 juta. Dari sektor transportasi laut turun mencapai 62% dari 1,3 juta jadi 500 ribu penumpang,” lanjut Budi.

Pria yang akrab disapa BKS itu menyebutkan bahwa sektor udara juga mengalami penurunan dan hanya mengangkut 2 juta penumpang.

“Sektor udara terjadi penurunan yang cukup signifikan 42% dari 3,6 juta menjadi 2 juta selama libur Nataru. Penurunan pergerakan manusia ini sejalan dengan perintah Presiden Joko Widodo untuk menekan pergerakan orang di tengah pandemi covid-19,” ujar Budi.

Sementara itu, Ketua Satgas Udara Penanganan Covid-19 Kolonel Pas MA Silaban mengungkapkan selama libur Nataru jumlah penumpang rute internasional menurun drastis.

“Total pada 28 Desember 2020-3 Januari 2021, jumlah penumpang internasional baik WNI maupun WNA yang mendarat di Indonesia tercatat 10.899 orang,” ungkap Silaban melalui keterangan tertulisnya, kemarin.

Saat dimulainya pemberlakuan Adendum SE Nomor 03/2020 (28-31 Desember 2020), jumlah penumpang internasional yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, 7.785 orang, terdiri atas 4.653 WNI dan 3.132 WNA.

Pada periode berlakunya SE 04/2020, yakni 1-3 Januari 2021, jumlah penumpang internasional yang tiba di Bandara Soekarno- Hatta tercatat 3.114 orang, terdiri atas 2.734 WNI dan 380 WNA.

“Adanya surat edaran ini sangat efektif karena memang hanya WNA dengan kriteria tertentu yang diperbolehkan masuk ke Indonesia. Pelaksanaan karantina juga berjalan baik dan tidak ada isu sama sekali di bandara,” tandas Silaban. (Iam/X-3)

Baca Juga

Antara

Cakupan Vaksinasi di Kendari Capai 91,47 Persen

👤Ant 🕔Minggu 23 Januari 2022, 14:32 WIB
Adapun cakupan dosis ketiga atau vaksin penguat (booster) mencapai 3.556 orang (85,67...
DOK IPB.

61 Dosen IPB University Masuk 100 Besar Ilmuwan

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Minggu 23 Januari 2022, 14:20 WIB
Dasar penilaian dan pemeringkatan ilmuwan didasarkan pada produktivitas dan efektivitas kerja peneliti dalam lima tahun...
AFP/Scott Olson.

Tambahkan Kacang ke Makanan Anak Kecil Bantu Hindari Alergi

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 23 Januari 2022, 13:00 WIB
Studi peer-review, yang diterbitkan di The Lancet, Jumat (21/1), itu melibatkan 146 anak yang alergi kacang tanah berusia antara nol dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya