Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) tengah melakukan pendataan peserta untuk mendapatkan vaksin covid-19. Langkah itu sesuai arahan pemerintah pusat.
"Kami diminta menyiapkan data pekerja yang terdaftar BPJAMSOSTEK. Kami terus mendata untuk jaminan sosial dan juga memenuhi permintaan pemerintah menyiapkan data vaksin," kata Direktur Utama BPJAMSOSTEK Agus Susanto dalam diskusi virtual, Rabu (16/12).
Agus mengimbau pekerja dan pemberi kerja untuk memastikan bahwa setiap pekerja telah memiliki jaminan sosial dari BPJAMSOSTEK. Menurutnya, data bantuan subsidi upah (BSU) dapat digunakan untuk pendataan vaksin.
Baca juga: Presiden Siap Jadi yang Pertama Kali Divaksinasi Covid-19
"Distribusi bantuan sosial yang digunakan data yang sudah valid, akuntabel dan teruji, yang sudah diimplementasikan di BSU. Insyaallah akan digunakan untuk bantuan vaksin," imbuh Agus.
Terkait basis data vaksin covid-19, BPJAMSOSTEK akan menambahkan dengan data terbaru. Sehingga, data itu bisa menjadi acuan pemerintah. Pihaknya berharap pekerja yang belum terdaftar segera mendaftar BPJAMSOSTEK.
"Pastikan Anda sudah terdaftar. Karena selain mendapat manfaat, ada juga nilai tambah lebih," pungkasnya.(OL-11)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved