Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PUSAT Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) meminta warga agar tidak berada di radius 4 kilometer (km) pascaerupsi Gunung Semeru, Jawa Timur.
Diketahui, Gunung Semeru dengan ketinggian 3676 mdpl meluncurkan awan panas guguran dari kubah puncak pada Selasa (1/1) dini hari. Jarak luncur berkisar 2-11 km ke arah Besok Kobokan di sektor tenggara dari puncak Semeru.
"ESDM merekomendasikan masyarakat tidak melakukan aktivitas dalam radius 1 km dan wilayah jarak 4 km arah bukaan kawah di sektor selatan-tenggara,” jelas Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Publik Kementerian ESDM Agung Pribadi, Selasa (1/1).
Baca juga: Gunung Semeru Erupsi
“Serta, mewaspadai awan panas guguran dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru," imbuhnya.
Pemerintah terus mengevaluasi rekomendasi tersebut untuk mengantisipasi gejala perubahan ancaman bahaya. Agung menjelaskan aktivitas Gunung Semeru berpusat di Kawah Jonggring Seloko, yang terletak di sebelah tenggara puncak Mahameru. Kawah itu terbentuk sejak 1913.
Saat ini, status aktivitas vulkanik Gunung Semeru berada pada level II atau waspada. PVMBG melaporkan secara visual pada 1 Oktober-30 November 2020, gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut.
Baca juga: 550 Warga Mengungsi Saat Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas
Teramati asap kawah utama berwarna putih dan kelabu, dengan intensitas tipis hingga sedang tinggi sekitar 50-500 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga kencang ke arah utara, timur laut, timur, selatan, barat daya dan barat. Suhu udara sekitar 19-32 derajat Celcius.
Dilaporkan, erupsi terjadi menerus dan menghasilkan kolom erupsi berwarna kelabu dengan tinggi maksimum 500 m dari atas kawah. Guguran batuan dari arah puncak terjadi tidak menerus sejak 19 Oktober 2020.
Pada 28 November, terjadi kenaikan jumlah guguran secara signifikan. Itu diikuti kejadian awan panas guguran yang berasal dari ujung lidah lava, dengan jarak luncur maksimum 1 km ke sektor tenggara lereng. Pengamatan kegempaan menunjukkan kenaikkan jumlah gempa guguran dan beberapa kali awan panas guguran.(OL-11)
Apa pula yang akan dia lakukan sebagai bukti bahwa dia tak termasuk elite atau pejabat bermental penjajah? Atau, hanya sekadar omon-omonkah dia?
Aktivitas ini dikenal juga dengan istilah pendakian. Mendaki gunung merupakan aktivitas fisik sekaligus pengalaman batin yang menggabungkan tantangan, olahraga
Balai Latihan Kerja (BLK) Semarang 1 milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah(Jateng) membuka pelatihan Pemandu Wisata Gunung seiring dengan banyaknya kecelakaan di gunung
Sejak erupsi yang terjadi pada Desember 2023, hasil kebun seperti jambu mete, kakao, kemiri, kopi bahkan kelapa enggan berbuah karena sering diguyur material vulkanis.
Pendaki pemula tidak perlu terburu-buru menentukan pencapaian diri karena capaian seperti mendaki sampai ke puncak gunung memerlukan tenaga dan usaha yang lebih banyak.
Apakah kamu lebih suka liburan ke gunung atau pantai? Ternyata, pilihan destinasi liburan favoritmu bisa mencerminkan kepribadianmu yang sebenarnya.
Presiden menyebut, dalam beberapa tahun terakhir rakyat merasakan dampak dari tata kelola energi yang tidak beres.
Cahaya baru di rumah Arobi menghidupkan warga Fakfak. Arobi Namudat (66) tinggal di rumah kayu sederhana di Fakfak, Papua Barat.
Target Program BPBL tahun 2025 ini sejumlah 215.000 rumah tangga dengan instalasi terpasang akan selesai di akhir tahun ini.
Salah satu alasan pembuatan aturan baru LPG 3 kg adalah karena, saat ini, tidak ada aturan yang melarang pembelian bahan bakar itu oleh masyarakat mampu.
Tahap penjurian lomba karya jurnalistik & fotografi ESDM 2025 yang merupakan kerjasama Kementerian ESDM RI dengan Dari Balik Lensa Media Indonesia.
Ali menilai keberhasilan program ini dapat dijadikan acuan model bagi sektor industri ekstraktif lainnya di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved